Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
jangan paksa mami


__ADS_3

Haris senyum dekati vano yang tensi nya lagi tinggi, bima david geleng kan kepala dengan alih kan pandangan sembunyi kan senyum nya, tuan indrawan jalan ke arah papi vano tuan handoyo untuk tegur sapa.


"apa kabar han ?" tuan indrawan papi haris peluk papi vano tuan handoyo


"hmm begini lah kabar kurang baik" ucap papi vano balas peluk kan papi haris dengan suara pelan wajah sendu.


"sabar kamu harus kuat, kamu jangan lemah.. Kamu lemah bagaimana dengan rahma"


terima kasih" jawab papi vano dengan ulasan senyum sedih di sertai angguk kan kepala.


papi haris peluk vano beri semangat dengan tepuk kan di bahu nya


"terima kasih om.. Apa kabar nya om" vano


"om baik vano.. kamu yang sabar"


Santi dengan gank rusuh nya tukar pandang ti"dak percaya apa yang mereka dengar dari percakapan orang yang ada di dekat mereka.


"sabar napa.. tahan tahan tu emosi nanti lo strouk belum juga punya bini, apa kabar lo sudah lama kita gak jumpa" haris peluk vano


"s×××n.. Doa lo gak sedap kuping dengar nya" ucap vano dengan suara datar balas peluk kan haris. Bima david gantian peluk vano dan mario

__ADS_1


"bim ngapain lo sama asisten soplak lo di sini, gue perhati in dari cafe tadi sampai sekarang lo gak minggat minggat masih sini" tanya vano pada bima.


Bima hanya tatap vano dengan wajah dingin nya dengar apa yang di kata kan vano, david usap dagu nya dengan senyum miring aduh bakal pecah ni perang barata yuda antara si kulkas dua puluh lima pintu versus gunung es


Sementara mami masih di tenang kan sama tante yana, tangan mami di usap tante yana.


"rahma yang sabar.. Kita sama sama berdoa dira kuat bisa melewati masa kritis nya"


"aku yang gak kuat yan.. Rasa nya aku putus asa, anak aku dari kecil hidup nya menderita jauh dari kami" mami nangis terisak isak.


Tante yana peluk mami sambil usap punggun mami beri semangat.


"mami.. Sudah mami jangan nangis lagi, vano gak mau nanti sakit" vano peluk mami


mario ajak mami papi dan yang lain tunjuk anak tante yana teman dira pulang dulu untuk istirahat.


"sebaik nya mami sama papi juga tante yana sama kalian juga pulang dulu untuk istirahat, nanti dokter sudah selesai nanti kami pasti hubungi mami ya"


"mami di sini saja temanin dira mami gak mau pulang mami tetap di sini sampai dokter kasih kabar yang baik" tangis mami pecah lagi.


"sama mario pulang nya mi, dira sedih kalau mami sakit.. Mami harus istirahat" mami tetap kekeh gak mau dengar bujuk kan jagoan nya

__ADS_1


"mami.." vano hela nafas dengan kasar.


"jangan paksa mami !!, mami mau nunggu dira sampai siuman !!, kalian capek ya sudah sana kalian saja pulang istirahat" bantah mami


"permisi bos.. Ini pesanan nya silakan"


Bawahan vano datang bawa makanan untuk mereka karena sudah seharian belum ada satu pun yang isi perut nya.


"hmm.. Terima kasih taruh di sana" ujar vano


"mami makan dulu.." mario bujuk mami


"mami belum lapar kalian saja yang makan, mami makan nanti berdua sama dira" mami menolak untuk makan


"rio bawa mami pulang sekarang, gue yang tunggu in dira" perintah vano pada mario


"baik bos segera" mario jawab sambil berdiri


Mami tidak terima apa yang di kata kan vano sama mario, mata melotot marah di tuju kan pada vano juga mario


"iya mami makan sekarang tapi jangan bawa mami pulang" mami ambil makanan yang di beri kan mario langsung makan walau pun terpaksa

__ADS_1


"tapi mami harus janji setelah ini mami harus istirahat tidak boleh ada bantahan"


syukur lah mami mau makan vano senyum lihar mami dengan ekot mata nya.


__ADS_2