Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
mas bahagia yank..


__ADS_3

"mas sangat bahagia kita bisa bersatu di kehidupan ini.. kamu bahagia dengan pernikahan kita.." bima elus pipi dira


"gak.." dengar jawaban dira bima duduk kaget juga penasaran cepat angkat dira ke atas pangkuan nya.


"kamu nyesal jadi istri mas.. terpaksa dengan pernikahan kita kenapa yank.. maaf kan mas terkesan memaksa.. mas takut kehilangan kamu lagi.." suara bima sedih serak menahan tangis.


"dira nyesal kenapa mas gak nikahin aja dira dari dulu.. dira di tinggal mas pergi lama tidak ada berita nya.." dira peluk bima erat terisak nangis


bima pun ikut nangis dengar suara isak tangis dira begitu pilu Tuhan maaf kan aku telah terlantar kan dira.. buat hidup dira menderita.. maaf yank..


"kenapa jawab nya seperti itu mas sedih loh yank.. apa yang terjadi selama mas pergi dinas maaf.." bima hapus air mata dira jarak mereka sangat dekat bima beri cium di pipi turun ke bibir sang istri


Bima kecup bibir dira lembut dengar lenguhan dira dan tidak ada penolakan bima ******* dengan rakus menuntut kenikmatan dari istri nya.


Bima angkat bawa dira jalan menuju ke pembaringan meletak kan dira dengan pelan tanpa melepas kan pagut an bibir mereka.. Dira tepuk dada bima karena ke habisan nafas.


"kenapa tidak bernafas yank.. mas mau dengar cerita kamu selama kita terpisah tapi kalau buat istri mas sedih jangan.." bima usap bibir dira yang basah dengan jari nya tanpa melepas kan pandangan.


"yank.. mas mau lagi.. cup.." kembali di ulang bima "nafas yank.. mas tidak mau jadi duda karena ciuman istri mas nafas nya habis.." bima senyum usap kepala


"abim suka kali nyosor tanpa beri tahu.."


"kamu candu mas bibir istri mas sangat manis.. cup.." bima kaget di tolak dira


"selama mas pegi dinas nanti kita pisah lama mas mau cium siapa hah.. dira gak mau ada bekas bibir orang lain.. dira gak mau berbagi semua ini yang ada di diri abim milik dira awas ya.." dira berengut melotot marah.


"istri mas cemburu.. mas bahagia yank.. jangan khawatir kita saling jaga ya mas gak mau juga pisah lama lama dari istri.. mas usaha kan jemput secepat nya tapi kalau dokter bilang kondisi ayank bagus bisa pergi jalan jauh kita berangkat nya langsung bersamaan" bima bahagia lalu menyerang dira tanpa ampun.


Mereka laku kan olah raga di siang hari bukan malam pertama justru terjadi di siang pertama melaku kan mau malam pertama atau pun siang pertama enak saja asal melaku kan dengan istri yang di cinta. bima pandang istri nya dengan puas yang tidur kerena kecapaian dia gempur tanpa ampun.


"abim.. dira capek ih.." bima masih tetap melaku kan karena dengar suara manja dira dia merasa terpanggil.


"mas masih pingin yank.. kamu sih yang ngajak mas pasti lah tidak nolak kamu enak yank.. kamu tenang saja biar mas yang bergerak ya.. terima kasih yank.. nah istri mas banyak dapat pahala nya.." bima pintar sampai dira juga terpancing


"itu mau nya mas sendiri mana ada dira yang ngajak.. dasar mesum pintar cari alasan nya.. abim dira capek lapar juga" dira peluk bima


"kita mandi dulu ya baru makan yank.. masih capek kan mas bantu mandi nya" bima gendong dira ke kamar mandi


"gak dira mau mandi sendiri abim.." dira nolak di bantu bima mandi.


"yakin mandi sendiri bilang nya capek.." bima tertawa lihat mata dira mendelik


"ya sudah kita mandi masing masing ya yank sudah siap panggil mas.." bima ke luar dia sudah siap biar kan dira mandi berendam sebentar kasihan istri mas kecapekan.. maaf kan mas buat kamu capek yank..


bima ambil ponsel di atas meja pesan makanan untuk mereka lalu di hubungi nya david untuk dengar kabar


dreet.. dreet.. dreet..


"vid.. adam andre dimana.." bima


"ada nih.. ada apa bos.. gimana rasa nya enak.." tanya david adam andre emang mereka semua lagi kumpul saling tukar pandang dengan maksud goda.. mereka tidak nyadar justru kena batu nya.


"hmm nyesal gue nikah.." bima sengaja gantung kalimat buat yang dengar kesal


"kaaak.." adam andre teriak marah


"bim.." sahabat nya ikut teriak emosi


"b×××.. jangan lo siksa buat menderita adek gue.. lo tahu adek gue sakit koma lagi tapi maksa nikahin adek gue s×××.." haris emosi juga yang lain papa yang berdiri di pintu terpaku pejam mata untung mama pergi belum pulang kalau mama sempat dengar hancur kamu bim

__ADS_1


"diam lo gue belum selesai bicara nya.. gue pasti nya sangat menyesal nikah baru sekarang kenapa tidak dari dulu.." bima senyum dia tahu pasti gimana sikap mereka semua.


"uuuhh.. ternyata nikah itu sangat enak apa lagi istri gue uufff.. sangat nikmat legit apa lagi sudah halal merem melek gue sampai istri gue terkapar kecapek an pasrah tidak bisa bangun gue sangat puas uufff.." bima tahan tawa.


b×××.. gue kirain lo bicara apa.. dasar lo otak seklek.." haris


"sodara lucnut.. beruntung mama gak ada kalau ada habis lo.." david


"sempat lo sakiti dira gue bawa kabur.." gue tahu dira hidup lo bahagia selalu kawan sandi senyum.


"gila lo ya bim.. buat gue gusar b×××.. lo benaran dira terkapar tapi napa gue gak yakin.." rangga


"s×××.. gue gak bisa ngomong apa tapi gue ikut bahagia.." wildan


"sempat gue lihat air mata adek gue lo gak selamat a×××.." mario


"k×××.. s×××.." vano buang nafas senang


"kak selamat ya pasti kan ponakan aku mendarat dengan cantik kalau perlu ada dua langsung.. aku tunggu.." andre


"aku bahagia kak.." adam


"abim.. bima tidak menyadari dira sudah selesai mandi nya bima tuntun dira ke meja yang makanan sudah di tata lalu duduk kan dira biar makan tenang.


"kenapa yank.. mau lagi.. aaahh yank.. yang cepat yank.. uuhh aaahhh kamu enak yank.. aaahh uuuhh... aaahh yank..


bimaaa..


"ops.. maaf papa ada di sana juga ikut dengar.. jangan marah bima pa mereka ingin tahu jadi bima cerita.." bima puas tertawa langsung ganti alih panggilan ke vidio arah kan kamera lihat kan dira lagi makan duduk di samping bima "yank..


"maaf papa dira lagi makan, papa sudah makan.. mama dimana pa.." dira


"dek kapan pulang nya.." mario


"napa lo tanya istri gue kapan pulang.. kami lagi ini.." bima kulum senyum lihat istri nya berengut bima cuek cium pipi


"salah gue nanya.. ingat istri lo adek gue b×××.. dasar otak mesum sadar ramai ni orang di sini s×××.." mario mangkel lihat kelakuan apa lagi bima tertawa


"abim ih.. kak nanti dira pulang ke rumah bilangin mami.." muka dira merah


"singa kutub ke panasan ada pawang.." semua kompak tertawa andre bicara


"dek..


"gue mati kan.. yank mas mau.. mereka berisik kali ganggu saja.." bima mati kan panggilan langsung gendong dira duduk kan di pangkuan nya.


"abim jangan sekarang dira capek ih.." dira pasrah kerajinan tangan bima buat diri nya merespon. Bima ngendus leher istri nya tambah stempel kepemilikan.


"yank..mau bulan madu kemana hem.." bima peluk dira di sova mereka duduk santai setelah makan.


"abim kata nya mau berangkat dinas gak jadi ya.." dira senyum kepala tengadah ke atas mata nya membulat besar bima kembali laku kan penyerangan.


"cup.. jangan pancing mas.." bima


"siapa yang mancing ganjen ih.." bibir dira maju


"ganjen sama istri sendiri boleh justru banyak dapat pahala.. nah ini yang bikin mas ganjen makin tidak bisa nolak nya yank.." bima tertawa kembali posisi di robah dari duduk bima angkat badan di miring kan hadap diri nya


"ada tempat yang pingin di kunjungi.. mas belum ambil cuti.. rencana kan lah mau kemana.." dira lingkar kan tangan di leher bima

__ADS_1


"nanti di sana abim tidur sama siapa.." mereka saling tatap bima cium mata istri nya gemas.


"sebelum kita nikah.. mas gak ada mikir untuk cari wanita dari dulu yang ada isi kepala mas.. seorang anak kecil yang buat mas kelimpungan tidak tahu arah.. apa lagi sekarang mas sudah bisa peluk sepuas nya kapan mas mau.. cup.."


"kita saling mendoa kan jaga diri jaga hati.. mau pergi kemana izin dan nurut ya.. selama mas jauh tidak di samping istri mas.. ada pengawal yang dampingi istri mas nanti.." dira cium pipi bima


"terima kasih janji jangan tinggal kan dira lagi.. hati hati di sana.." benam kan kepala di dada bima menahan tangis.


"jangan khawatir ya di sana mas tidur sama anak anak.. yank napa nangis.."


"abim di sana kalau ada suka.."


"yank.. mas mohon jangan banyak pikir an.. jaga kesehatan mas jauh loh.. mas bahagia kamu cemburu ingat di tempat nya jangan berlebihan.."


"dira gak mau peristiwa dulu terjadi lagi dira takut tidak bisa jaga diri.."


"peristiwa apa yank.. mas dengar kan sudah siap cerita nya.." bujuk bima


"kenapa dulu dira hubungi mas yang jawab perempuan dia bilang dira l××× pelakor terus dia datang bawa laki laki ke rumah.. mereka sekap dira di kamar.. perempuan itu buka baju dira terus dira di foto.. enam orang laki laki itu gantian masuk kamar di bawa dia.. perempuan itu bilang kalian boleh.. abim jahat napa dira di tinggal hah.." dira teriak keras nangis pukul bima


"salah yank.. mas sama sekali tidak ada jawab dalam hutan tidak ada signal nya, justru mas hubungi kamu tidak di jawab sekali pun.. mas ads terima pesan foto kamu lagi duduk berdua cowok tertawa mas suruh david ke rumah tapi rumah kosong.. kenapa rumah di tinggal mas sudah bilang cari david.. alamat rumah ada mas tinggal kan.." bima


"dira sengaja pergi perempuan itu kata kan dira mau di.. di tidur kan kawan nya yang enam itu.." muka bima sudah tidak bisa di arti kan


"kenapa tidak hubungi atau cari david ke perusahaan atau ke rumah.. mas ada beri alamat perusahaan juga rumah"


"untuk apa dira ke sana.." dira gigit dada bima geram sambil nangis.. bima pejam kan mata nahan sakit


"ssshh.. maaf yank.. mas gak ada sekali pun berhubungan sama wanita apa lagi di hutan mana ada cewek.. monyet ada banyak yank.."


"maaf kan dira.. sakit ya abim.." bima beri senyum geleng gak apa belum seberapa sakit yang kamu alami selama ini.. maaf kan mas..


"yank.. siapa perempuan itu masih ingat juga enam orang pria bersama dia.."


"masih abim mau ngapain jumpa sama mereka.. untuk apa mau ke temu.."


"beres kan semua orang yang telah usik dan sakiti kamu.. kasih tunjuk alamat di mana biar david yang cari.." dira angguk catat kan alamat yang di minta bima


"hah ini kan penjara yank.. mereka ada.." bima naik kan alis tatap dira


"iya mereka semua tinggal di sana.."


"yank tahu dari mana mereka di penjara sudah berapa lama mereka di sana.."


"dira yang masuk kan mereka semua untuk nginap di sana biar tahu rasa nya gimana.. cup.." dira sambar bibir bima


"nakal kamu sekarang tapi mas suka.." bima balas dengan semangat


"iya ada singa kutub jadi suhu dira jadi team pengajar.." bima gelitik dira gemas mereka tertawa


"selalu bahagia yank.. mas hancur lihat air mata mu yang menetes.. ingat apa pun masalah yang ada kasih tahu mas walau pun mas jauh jangan di pendam atau di hadapi sendiri ngerti.." melihat gelagat bima terbesit untuk hindar tapi bima ke buru tanggap


bima kode dira dengan ciuman maut nya " dira capek abim nanti aja.." rengek an dira buat bima makin semangat


dreet.. dret.. dreet..


"ck.. siapa yang ganggu.." lihat tawa dira bima ikut tertawa tangan usap kepala.. dira beri ciuman dari jauh.. bima kejar dira mereka kejar kejaran di kamar


mas senang lihat kamu sudah kembali seperti dulu yank.. jangan buang air mata dengan percuma

__ADS_1


Hallo..


__ADS_2