Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
adek satu satu nya


__ADS_3

vano bingung melihat bima ada di sini dekat ruangan tempat dira mendapat kan rawatan *ken*apa bima ada di sini tunggu in siapa ?" vano bicara sendiri.


mereka tukar pandang saling angguk kan kepala beri salam


Mario jalan dekatin papi yang masih berlutut di depan mami.


"papi harus kuat kalau dira lihat papi seperti ini dira pasti sedih dan sebaik nya kita berdoa untuk dira, aku percaya dira bisa melewati ini semua, adek aku gadis yang tangguh" papi di ajak mario duduk di bangku tunggu dekat mami, mario kode vano tunjuk arah bima vano ngangguk balas kode mario.


"mami juga jangan nangis lagi sabar ya, anak bungsu mami pasti sembuh dira butuh doa dari kita" mario senyum angguk kan kepala beri semangat mami, pandang mata mami di tuju kan pada papi.


"mami dira pasti sedih kalau mami marah marah terus, mami tau kenapa karena..?" mami kesal mario sengaja diam gak lanjut kan omongan nya


"dira sedih nanti ibu ratu jadi jelek karena tua mami cepat datang habis marah marah terus, benar gak bos ?" mario tanya pada vano plus dengan senyum ejek kan nya.


Vano mata nya membulat geram mendengar apa yang di kata kan mario geleng kan kepala pandang mario b×××t kalau lo mau mati.. Mati aja lo sendiri gak usah bawa bawa gue jangan libat kan gue masalah lo sama ibu ratu


"Bugh.. Mami lagi sedih mario kamu masih sempat sempat nya ganggu mami" mami geram langsung teplak kepala mario sama tas tangan nya, mata mami lihat ke arah vano


"vano gak ikutan mi.." vano langsung jawab dengan geleng kan kepala ke dua tangan nya terangkat ke atas


"aduh sakit mi.. ibu ratu kejam.." ringis mario


protes usap kepala nya langsung peluk mami

__ADS_1


"maaf mario mi.. Aku gak mau mami sedih terus nanti mami sakit, kita rawat adek sama sama, mami harus sehat" ucap mario senyum


mami nangis sambil angguk kan kepala dengan senyum, mami langsung peluk ke dua jagoan nya, papi senyum lihat mami peluk ke dua anak bergerak berdiri dekati istri dan anak nya ikut mau peluk tapi mata mami langsung melotot pada papi


"jangan ikut kamu pi.. Aku gak mau kamu dekat dekat.. " vano mario tarik nafas panjang


"mami.. Jangan marah terus sama papi" vano usap usap punggung mami


"kasihan papi.. Mami sabar ya, kita sama sama jaga dira" mario elus tangan mami


Mereka lagi bujuk mami, tiba tiba ada yang panggil nama mami, mata mami bulat besar alih kan pandangan nya ke arah orang yang panggil mami tadi


"rahma.. Benar kamu rahma apa kabar nya ?" rombongan yang baru datang mendekati ibuk yang panggil mami, mereka jalan mendekati mami, mami berdiri langkah kan kaki hampiri


"yana kamu maryana.. ?" mami tanya balik, mereka langsung peluk kan


"sabar.. tanya itu satu satu, bingung mau jawab yang mana" ujar teman senyum, Vano mario geleng kepala lihat mami


"iya maaf.. Senang sudah lama gak jumpa" mami pandang teman nya minta jawaban


"kami semua baik.. Ini kami ke sini dampingi santi anak bungsu ku teman nya kecelakaan"


"vano ini tante yana kamu masih ingat mami nya haris dan ini mario" ucap mami, vano dan mario angguk kan kepala salaman sama tante yana teman mami

__ADS_1


"iya mi vano ingat, apa kabar tante.. haris sama om apa kabar nya tante ?, haris nya dimana tan" tanya vano


"baik vano.. haris sama om ikut, itu haris sama om mereka baru datang" tante yana tunjuk arah haris sama suami nya yang baru datang, vano senyum angguk kan kepala lihat arah yang di tunjuk tante yana


"kamu sendiri apa kabar ?, siapa yang sakit ?, rahma ada apa.. Kamu kenapa nangis ?" tante yana tanya mami


"kabar aku tidak baik yan, anak gadis aku.." mami kembali nangis vano peluk mami


"adek kami di dalam lagi operasi tan, ada yang melaku kan penembak kan tujuan nya pada papi tapi dira pasang badan melindungi papi"


Bima david santi dian wulan lani juga haris dan papi nya om indrawan kaget dengar apa yang di kata kan vano


"dira.. Maksud kamu cewek yang tadi kena tembak di R2 cafe ?, kamu yakin cewek itu adek kamu ?, gak salah vano ?" tante yana tanya sama vano untuk pasti kan


"benar tan, dira adek aku.. Tante kenal sama dira adek aku ?, tante kenal dimana.. Sudah berapa lama tante kenal sama dira ?" tanya vano


"maaf aku potong bicara nya, kamu gak salah elvano dira adek kamu.. Kamu yakin ?, bukan nya adek kamu dua orang perempuan.." david diam tidak jadi melanjut kan perkataan nya lihat wajah vano mampus.. gue senggol si gunung es, bahaya mulai panas ni gunung es


"dira adek gue satu satu nya.. gak ada yang lain" jawab vano datar tidak terima apa yang di ucap kan david dengan pandangan dingin penuh emosi pandang papi.


mario garuk puncak hidung nya perhati kan vano yang emosi, mario persila kan mami sama teman nya bicara sambil duduk beri tepuk kan pada bahu vano.


"tante sama mami bicara lebih enak duduk.. Sila kan tante"

__ADS_1


"hmm..


"iya makasih ya" sahut tante yana


__ADS_2