Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
istri imut


__ADS_3

Bugk..


"astaga.. kenapa ndan, ada yang bisa kami bantu ?" rekan kerja anton kaget lihat anton seperti sedang ke sakitan yang pegang dada nya, anton langsung di bantu mereka bawa duduk di kursi.


Anton lagi menuju ruangan jalan sambil pegang dada nya yang tiba tiba terasa nyeri "ada apa ini.. kenapa begitu sakit rasa nya?"


"ada apa kamu sakit ?" rekan anton tepuk bahu nya bertanya mereka saling tukar pandang bingung.


Anton geleng kan kepala masih pegang dada nya "gak tau kenapa.. Tiba tiba ini dada gue rasa nya sangat nyeri"


"ayok kita cek dulu ada apa.. Lo sehat kan tidak ada riwayat sakit jantung ?" anton di ajak rekan nya untuk laku kan cek kesehatan.


"ahk.. Mana ada orang sakit jantung olah raga berat gak mungkin lah" rekan anton yang lain jawab.


"kita tidak bisa pasti kan apa sebelum team medis periksa komandan" andi


"saya tidak apa apa sebaik nya kembali ke posisi kalian.. Terima kasih atas bantuan nya" anto.


"siap.. sama sama, ndan kami permisi dulu" mereka yang bantu anton ke luar dari ruangan anton, sekarang hanya tinggal anton berdua andi.


"hmm.. Silakan" andi jawab anton hanya angguk kan kepala.


"yakin lo tidak mau pergi berobat ?" andi


"hmm.. Aman gue sehat" sahut anton.


"baik lah tapi ton.. gue yang gak yakin lihat kondisi lo, dari tadi gue perhati kan lo seperti orang bingung apa ada yang di pikir kan.. Apa masalah berat ?" tanya andi pada anton.


"entah lah gue merasa akan terjadi sesuatu tapi tidak tau apa" anton jawab kenapa aku ke pikiran sama dira.. Apa telah terjadi sesuatu pada dira ?"


"gue juga tidak tau ada apa tapi gue ke pikiran dira, ndi" anton sama andi biasa saling cerita.. Tukar pikiran kalau ada masalah.


"si cewek imut istri lo.. Kangen sama istri tercinta ?, ngapa lo buang" andi naik kan alis nya goda anton.


Bugk..


"Jangan mulai lo.. Mau cari masalah !!" anton tendang kaki andi kesal.

__ADS_1


"ahk.. Bisa mati lah awak cari masalah sama komandan" ujar andi ngakak.


"lo sudah dapat kabar cewek imut ada dimana sekarang ?" andi


"kampret.. Lo bisa gak jangan bilang cewek imut" ujar anton dengan datar.


"enggak.." sahut andi asal nyahut tampil kan senyum menyebal kan Anton geram dengar apa yang di ucap kan andi dengan pandangan dimgin.


"ada aroma aroma cemburu tercium di sini" andi ikutin anton jalan arah meja kerja nya sambil ngendus ngendus hidung nya mendekati anton.


Anton sedikit pun tidak merespon apa yang di kata kan andi walau pun kesal.


"kayak nya sudah ada sinyal sinyal cinta bersinar tapi ke buru terbuang" ujar andi makin jadi ganggu anton.


bugk..


Anton melempar andi dengan majalah terletak di atas meja kerja nya.


"wah.. Ada kdrt di sini gue buat laporan..


permisi" andi jalan bergaya mau keluar.


Tiba tiba ada yang datang ke ruangan menemui anton buat laporan.


Tok tok tok..


"masuk..


"pagi ndan.."


"hmm..ada apa, kenapa wajah mu panik tegang begitu ?" tanya anton andi pun ikut noleh ke arah rekan nya bingung


rekan anton yang baru datang langsung duduk di kursi depan meja kerja anton dengan nafas ngos ngosan.


"serius lo belum tau berita apa yang terjadi semalam di R2 cafe ?"


"apa..?, apa maksud lo pur.. apa yang terjadi di R2 cafe !!" anton bentak pur dengan suara tinggi pegang dada nya kembali terasa nyeri.

__ADS_1


"kami belum ada dapat kabar.. emang lo ada bawa kabar apa dari R2 cafe" andi kembali tanya dengan suara datar pandang anton yang gelisah.


"istri imut lo dapat tiga kali tembak kan


Di sana dia.. "pur berhenti bicara lihat anton jalan sempoyongan andi buru buru tahan anton.


"sabar lo duduk dulu.. kita dengar kan setelah itu baru tindak kan apa yang harus di ambil, kapan terjadi penembak kan ? Peluru nyasar atau memang dia yang di target kan ?" andi


"kenapa dira sampai sasaran tembak kan tidak masuk akal !!" anton bicara pelan usap muka nya dengan kasar.


Anton nurut apa yang andi kata kan kepala nya tengadah ke atas apa ini tanda nya yang kegelisahan yang aku rasa kan ?.


"mau istirahat makan siang, bukan dia target tapi dia melindungi bapak nya" anton dengar cerita pur kerut kan dahi


"bapak nya.. Lo yakin pur ?, benar info yang lo peroleh bisa di percaya" anton tanya tidak yakin dengan cerita pur.


"gue yakin.. sumber dapat di percaya, info dari keluarga inti istri imut lo" pur


"sudah tau siapa bapak nya.. Siapa yang beri info" andi.


"sudah istri imut lo adek dari pengusaha muda tuan vano dan putri bungsu dari tuan handoyo" pur.


"apa..??" anton andi kaget tidak percaya mereka tukar pandang


"pur yang benar kasih info jangan asal bicara " ujat anton


"tuan vano yang bicara langsung sama saya dan di sana juga ada tuan handoyo dan istri nya.


"bagaimana keadaan nya dan korban dapat penanganan medis di rumah sakit mana ?" tanya anton


"baik lah andi kita ke sana sekarang" anton langsung berdiri jalan ke luar.


"terima kasih.. Selamat istirahat" anton


"siap.. Sama sama, ndan" pur.


"tapi anda sakit komandan" andi nyengir

__ADS_1


"bisa diam berisik.. gue sehat" anton


__ADS_2