Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
tuan suami


__ADS_3

"tumben cerah di wajah lo gue nampak pelangi sangat enak di lihat" wildan


"pasti lah ke bahagia an gue sekarang berlipat ganda" david beri senyum nya untuk sahabat.


"wah lo mau nikah nyusul bima bos lo gak sabaran kenapa buru buru ?" sandi tanya serius.


"salah satu nya gue akan nyusul tapi gue tunggu ipar cantik pulih dulu, santi pasti gak mau tanpa kehadiran dira, bahagia gue yang lain.. akhir nya gue terbebas dari rengek kan singa kutub ini" david cebik kan mulut nya pada bima.


Bugk..


"sok manis jaga tu mulut jangan puji istri orang" balas bima kesal pada david lalu tangan nya tabok tangan david.


"hah.. maksud omongan lo gimana gue gak bisa mikir sekarang ?" rangga


"doa gue sudah terkabul nih si kulkas sudah bersatu sama istri kecil nya dan gue dapat perlindungan dari amuk kan singa kutub karena pawang nya sudah ada jadi bisa aman untuk jumpa sayang gue" david kedip kan mata sahabat nya tertawa dengar apa yang di utara kan david tapi tidak dengan bima.


"selama ini lo tidak terima malah seperti tidak ikhlas bantu sodara sekaligus bos lo.. wah bahaya datang bisa bisa gaji di discon segala fasilitas di beku kan yang parah nya hilang raib kerja rodi seumur hidup" rangga mulai kompori suasana.


"langsung batal jadi mantu di keluarga indrawan" mario ikut panas kan suasana


"kenapa harus batal letak masalah nya dimana ?" david protes tidak terima.


"pasti batal mana mau keluarga anak nya sengsara" sandi jawab cuek, david pandang bima tidak terima.


" jangan ganggu ke tenangan keluarga- kecil gue, sampai lo libat kan istri gue tunggu santi hilang dari genggaman lo" bima bicara datar tatapan nya dingin.


" ahk lo tega sama sodara sendiri apa lo gak kasihan sama santi ?" david kesal.


"karena mikir santi jangan sampai hidup nya sengsara sama lo apa lagi santi kan sahabat istri gue pasti gue lindungi lah" bima balas omongan david.


"mama bima bisa tega sama sodara, pa tolong aku jangan sampai istri aku hidup susah" david minta bantuan orang tua bima wajah memelas.


"ck.. jadi laki lembek tidak bisa untuk di harap kan, tante yana yakin pilih mantu lemah seperti dia ?" vano tunjuk david dengan dagu nya dengan ekspresi sinis yang menyakit kan.


"'mami percaya david bisa lindungi santi anak mami, jangan patah semangat nya terus berjuang" mami santi bela david buat david besar kepala.


"mami memang yang terbaik untuk aku terima kasih ya mi" david sumbringah dengan tubuh tegap berdiri sombong.


"oh jadi mami yana yang terbaik.. mama bukan yang terbaik untuk kamu hah.. pa ayo kita pulang !" tiba tiba suasana hati david jadi tegang mama ngambek sama david, papa herlambang bujuk mama


"ma jangan begitu anak kita lagi bahagia mama sabar.." papa bujuk istri nya.


"papa gak sayang mama ya, anak sama suami mama gak sayang mama lagi ya sudah biar mama pulang sendiri" mama bima makin nganbek "maaf kan david.. mami yana kan mertua david sedang kan mama ya mama david tidak ada yang berobah sekarang david punya dua ibu ratu sedang kan santi ratu dalam hati rumah tangga kami" david peluk mama yunita mama bima.


"david.. Berapa kali papa bilang jangan peluk peluk istri papa, peluk istri kamu sendiri" david cebik kan bibir nya protes


"sekarang belum sah pa.. Istri papa kan mama aku" papa peluk mama posesif.


"terserah kamu gimana cara nya, usaha lah cari jalan keluar nya biar cepat dapat restu kemaren tugas kamu perjuang kan dira untuk bima sekarang balas suruh bima bantu kamu" balas papa.


"kenapa harus aku yang berjuang, istri bima dira pa" jawab bima dengan suara datar wajah sinis.

__ADS_1


"david sodara kamu bim, tugas sodara saling bantu jangan bantah" mama naik kan nada bicara nya


bugk..


"gimana mau lindungi santi gak bisa di andal kan" kaki bima tendang kaki david


Bima..


"sabar mama ku yang cantik, bima pasti bantu david tenang saja" bima peluk mama dengan manja.


bima..


"papa jangan lupa istri papa mama bima bima ada hak paten untuk manja sama mama" bima bicara pelan makin peluk mama david tidak mau kalah ikut peluk.


" bisa juga freezer manja seperti kucing kecil yang manis" haris terkekeh.


"begini rupa nya sisi lain dari kulkas dua puluh lima pintu" balas wildan.


"ada satu rahasia yang kalian tidak tau tentang sodara gue ni, sampai sekarang bima masih minta di kelon tidur sama mama" ujar david santai.


semua kaget hening mereka pada saling tukar pandang tidak percaya dengar dari cerita david tiba tiba meledak tawa para sahabat nya.


Ha ha ha..


"tante benaran bima kolok kan, seorang bima di juluki singa hutan jadi anak imut saya harus percaya tante ?" rangga


"s×××n bisa diam berisik.. ingat istri gue butuh ke tenangan.." david yang dapat pandangan horor dari bima telan ludah kasar aduh mati beku gue di gantung kulkas dua puluh lima pintu.


"mami mama juga mami yana sebaik nya pulang sekarang istirahat ya, bima yang jaga dira" ujar bima saran kan para orang tua untuk pulang istirahat.


"mami mau di sini tunggu in dira" mami menolak untuk pulang mau tunggu in dira sadar dari koma nya.


"mama mau tunggu in mantu mama bim jangan perintah mama pulang" mama pun menolak pulang.


"dira masih butuh perawatan biar lah bima yang jaga di sini, mami juga mama harus istirahat karena kurang istirahat ikut sakit bima gak mau sampai terjadi, nanti bima kabar kan kalau ada apa apa besok kan bisa ke sini, papi papa tolong bima" bima sampai minta bantuan papi mertua dan papa nya untuk bujuk ke dua ibu ratu.


"baik lah mama mau besok pagi mama ke sini jaga mantu mama" mama bima


"iya mami titip dira segera kamu kabar kan mami ada apa apa sama dira" mami vano ikuti omongan bima.


"selamat bim, gue ikut bahagia gue mau lo buat dira selalu tersenyum gue pamit dulu antar mami sama santi" haris


"kak kami pulang sama siapa ?" dian tunjuk diri nya dan sahabat nya.


"dian tugas vano antar kamu, om tante rahma benar kan apa yang aku bilang" ucap haris santai.


"hah tapi santi.. kenapa" wulan protes


"david ngantar orang tua nya dan santi sama mami dengan kakak" haris.


"sayang kamu di antar sama vano ya.. Vano tugas kamu jaga mantu mami gak ada protes" perintah mami, vano diam jengkel dengar omongan haris.

__ADS_1


"mama setuju benar kan jeng nita jeng rahma tidak lama kita mantu lagi"mama bima senang.


"sabar jeng kita tunggu dira pulih baru di ada kan pesta nya" mami haris jawab


"gue pamit setelah antar mama papa gue balik ke sini ada yang mau lo pesan biar nanti gue siap kan" david


"sebaik nya lo di rumah saja jangan balik ke sini nanti ganggu pengantin baru kita" mario larang david datang lagi.


"hmm.. Benar lo gak usah balik ke sini sebaik nya langsung istirahat gue tidak butuh apa apa, besok lo pergi sama meli selesai kan urusan kontrak kita yang terkendala kemaren" perintah bima.


"baik bos gue balik dulu" david


"wildan lo antar wulan sampai rumah dengan selamat, lani tanggung jawab lo ngga jangan sampai ada lecet" sandi


"tugas lo antar yanti orang ke percaya an dira pulang ke rumah jangan bantah gue antar mami" mario tunjuk sandi


bima bahagia satu persatu para sahabat beri peluk kan serta ucapan selamat.


"dira kami bahagia kamu juga bahagia kan itu pasti karena orang yang kamu cerita kan dulu sekarang sudah jadi suami kamu, ayo bangun kita buat onar kembali" wulan genggam tangan dira.


"permisi saya mau serah kan ini dokter herman bilang milik pasien" perawat izin masuk beri kan cincin, semua toleh kan kepala arah suara di depan pintu.


"dira ini dia tanda dari suami yang kamu tunggu, kamu tidak mau jumpa sama kita kita.. Ayo lah kasihan kak bima dia tadi nangis loh" dian lalu raih cincin dari tangan suster di pasang kan ke jari dira.


"dira kita tau kamu selalu tunggu suami kamu dengan sabar, sekarang gak perlu tunggu lagi" lani


"benar dira dengar sekarang waktu nya untuk bahagia orang yang sayang kamu sudah ada dekat kamu selalu tapi bilang jangan larang kita buat onar ya" wulan


"dira bangun jangan lama lama tidur nya kasihan mami papi kak vano semua capek santi ahk.. absen satu satu, kami tunggu kita ribut lagi, papi janji kita akan belanja salon juga libur dana nya dari tuan indrawan tuan handoyo tuan vano apa lagi dari tuan suami mu nanti kalau di ajak bulan madu jangan dulu ya kita kita yang jalan dulu" dengar santi bicara bima gak senang.


Hermm.." deheman bima buat sahabat dira senyum senyum jahil.


Bima terdiam dengar apa yang di ucap kan sahabat dira mas bahagia kamu kamu jaga diri dan perasaan kamu unntuk mas, bangun yank.. Jangan lama lama tidur nya, dengar kan sahabat kamu mereka sudah banyak rencana.


"dira besok kami ke sini kamu sudah bangun jangan biar kan kami menunggu pagi pagi kami..


"untuk apa datang pagi pagi ke sini apa kalian gak kuliah dan lagi kami masih tidur" bima bicara pelan.


"ish.. takut kali di ganggu acara peluk istri nya" dian bicara sinis.


"jangan ganggu suami lagi manjaan istri nya, nanti ke pingin lo belum halal sama vano" balas bima juga sinis


"sudah ayo kita pulang" mama bima


"san.. pamit dulu sama mertua nanti restu gak turun, jangan panggil tante" bima bicara cuek mata santi bulat besar salah tingkah.


"jangan lo buat adekk gue malu depan mertua nya" haris ikut goda santi.


Semua sudah pulang yangdi ruangan tinggal bima vano juga dian, vano bicara sama dian mau jumpa dokter herman.


"bisa lo tunggu gue mau bicara sama dokter herman" bisik vano sama dian

__ADS_1


"hmm iya.." dian salah tingkah vano bisik di kuping nya kenapa gue grogi tapi senang.


__ADS_2