Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
kita sudah sah, yank


__ADS_3

Tuan handoyo hanya pikir kan untuk ke bahagian dira restu nya turun langsung atas hubungan bima dengan dira.


Bangun nak, hari ini kamu akan di nikahi pria yang sayang kamu nak, jadi lah istri sholehah, papi doa kan ini ke bahagia an kamu yang di beri kan Tuhan, beri papi waktu untuk menebus ke salahan papi yang banyak sama kamu jangan siksa papi nak. gumam tuan handoyo.


Tuan handoyo cium kening dira cukup lama, semua orang melihat tangan tuan handoyo hapus air mata nya yang jatuh di papi juga tuan handoyo belai kepala dira dengan sayang.


Mendengar tuan handoyo bicara seperti itu pada bima semua tarik nafas lega, jangan di tanya reaksi bima nampak ke bahagian terpancar dari sinar mata nya.


"terima kasih restu papi untuk hubungan kami" papi vano peluk bima angguk kan kepala tanpa bicara.


"maaf tuan bisa kita selenggara kan niat baik ini sekarang ?" pak penghulu.


"hmm sila kan.." ucap papi vano beri izin


"bim.. kenapa lo gelisah? gue siap bantu untuk ganti kan posisi lo" sandi


"wow seorang bima yang tidak pernah ada gentar sekarang bisa juga gemetar" rangga bicara dengan ejek kan.


"om bagaimana kalau kita undur acara nya kita biar kan bima tenang dulu, kita cari waktu yang tepat kasihan bima nya" wildan mulai pancing emosi si freezer lihat bima sudah tampil kan wajah horor


"kalian bisa diam.. gak ada lagi cari cari waktu, gue tenang sekarang waktu yang tepat" bima balas omongan sahabat nya dengan suara datar tatapan dingin.


"kenapa buru buru bim, gak sabaran apa ada yang minta tanggung jawab lo, buat hidup adek gue bahagia, ingat jangan lo buat hidup adek gue menderita apa lagi sampai keluar kan air mata" ujar mario ancam bima dengan enteng.


"ck.. kalian semua sahabat gue seharus nya beri ucapan doa yang baik buat gue sama istri gue dalam acara sakral ini, bukan bicara yang mengesal kan seperti itu" balas bima dingin.


"lo serius mau nikahin adek gue !!" vano lempar pandangan nya pada bima.


"sudah sudah mari pak kita selenggara kan acara nya, ayo bima kita mulai lagi" mami vano tepuk tangan bima pelan.


bima tarik nafas panjang lalu di buang nya pelan pelan untuk hilang kan gugup diri nya, papa herlambang tepuk tangan bima beri semangat.


"dira lagi menunggu kasih sayang suami nya" bisik papa di kuping bima.


"uuuufff.. Saya sudah siap pak" bima buang nafas hilang kan grogi nya.


"baik mari kita mulai mas" pak penghulu

__ADS_1


Bima jabat tangan penghulu ucap kan ijab qobul nya, dalam satu tarik kan nafas nya bima ucap kan dengan tenang suara lantang.


Sah..


semua kompak mengucap kan kata sah setelah bima selesai mengucap kan ijab qobul.. bima bernafas lega mata nya terpejam tanpa bima sadar ada air jatuh di sudut mata nya.


"selamat untuk tuan dan keluarga, tugas saya sudah selesai mohon maaf saya undur diri sebab saya masih ada tugas yang harus saya jalan kan" pak penghulu pamit sambil salaman.


"terima kasih pak, hati hati di jalan" ucap mama bima.


"pak.. nanti bantu saya lagi untuk nikah kan anak saya masih banyak nih yang jomblo" mami vano tunjuk satu satu.


"biar sudah tua mami tetap gaul, emang mami tau apa itu jomblo" mario ngelak langsung berdiri di belakang vano lihat gerak kan bahaya dari mami.


Bugk..


"aduh mami.." vano kaget kepala nya di timpuk mami pakai tas.


"mana mami tau, siapa suruh berdiri di depan mario" mami cuek cepat jawab.


"hah.. b×××k gara gara lo s××n ngapain lo di belakang gue !!" ujar vano geram balas tendang kaki mario.


Bugk..


"aduh.. kenapa lo kejam jadi sodara laku kan kdrt, emang tugas gue jaga b×××k" ucap mario ngeles.


"jangan cari alasan gak jelas" vano


"sama sama nyonya memang ini tugas saya, iya baik nyonya kapan saja saya siap bantu anda, tiba waktu nya kabar kan saya" ucap pak penghulu senyum.


Tugas David antar pak penghulu keluar menyelesai kan tugas nya hingga beres.


Bima jalan dekati ranjang dira, mata nya pandang dira dengan tatapan yang sulit di arti kan, bima cium kening dira lama dengan urai air mata.


"yank bangun.. Sekarang kita sudah sah dunia akhirat, mas harap kamu bahagia jadi istri mas seperti mas bahagia jadi suami kamu.. Tuhan kabul kan doa kita, tidur nya jangan lama lama yank" bima elus puncak kepala dira lalu bima kecup bibir dira dengan mesra.


"kasih sayang dan cinta kamu yang buat dira untuk bangun dari tidur panjang nya bahagia kan istri mu" mama peluk bima

__ADS_1


"mama bantu bima jaga dira ya, selama bima pergi dinas" pinta bima.


papa herlambang peluk bima beri tepuk kan semangat untuk putra nya "sayangi istri mu buat dia bahagia"


"papa jangan khawatir kan itu pasti bima sayangi dira, dia wanita berharga dalam hidup bima silain mama" balas bima


"gue mohon jangan lo buat adek gue sedih sampai itu terjadi.. Hati hati sama nyawa lo gue jadi kan balasan nya" vano peluk bima.


"istri tanggung jawab suami.. tuntun dira ke jalan yang benar, tegur dira dengan baik kalau dia salah, selama hidup dira selalu sedih, jangan sampai dira rasa kan kembali penderitaan itu papi mohon bahagia kan lah, kamu bosan sama dira antar kan ke rumah, papi pasti terima anak gadis papi kembali" papi nangis peluk bima dengan penyesalan.


"doa kan kami langgeng pi, bima pasti kan dira selalu bahagia seumpama nya ada air mata nya dira yang keluar itu air mata ke bahagian untuk istri aku pi !!" bima balas peluk kan tuan handoyo.


"ada sikap dan perilaku dira yang kamu tidak suka beri tau dengan lembut, maaf kan mami dira sangat kekurangan kasih sayang, sekarang tugas kamu yang beri kan kasih sayang yang melimpah untuk dira sebanyak banyak nya" mami vano


"satu lagi Ini paling penting jangan lama lama beri cucu untuk mami.. buat kan yang banyak bima, benar gak jeng apa yang saya bilang ini" tanya mami sama mama bima.


"benar jeng saya sangat setuju masalah yang itu,saya sudah lama harap kan nya" mama bima bicara.


"saya boleh dong nanti ikut nimbrung sama cucu anda jeng karena saya tidak bisa harap kan anak saya" mami haris


"mami.." santi haris kompak protes


"benar saya harap kan dari anak saya satu satu nya ini" mami elus pipi dira.


"mami.. aku anak siapa ?" vano protes


"memang nya omongan mami salah !!!" bentak mami melotot. Vano geleng kan kepala pandang mami.


"mami.. jangan bicara seperti itu dira nya kasihan nanti.." mario garuk kepala nya yang gak gatal aduh bahaya sudah datang lagi bisa bisa tu tas yang ada di tangan mami melayang gimana cara nya selamat kan diri dari ibu ratu ?"


"mama yang sabar ya, nyonya rahma juga nyonya yana anak kita baru nikah masih sangat pengantin baru, mereka sudah lama berpisah beri waktu untuk dekat lagi dan pulih kan kesehatan dira" papa bima tenang kan suasana.


"mampus gue.. Mertua sama mak gue satu server" bima


"serius satu orang ibu ratu kalau otak gue gak pinter bisa retak hancur ini otak, siaga satu jaga tu kotak otak pinter lo jangan sampai meleleh" mario terkekeh.


"mario.. kuping mami dengar ya !!" mami teriak marah. Mario senyum pada mami

__ADS_1


"jodoh nih, dian kembar sama mami mertua" wulan nyengir kedip kan mata lihat mata horor dian beri kode salam perdamaian dengan jari nya.


__ADS_2