Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
ancaman manis


__ADS_3

mbak yanti celingak celinguk bingung mencari dira di setiap sudut ruangan kerja.


dira kamu kemana ?, kenapa harus mengelak sembunyi dari orang yang sayang dan peduli sama kamu dek !!, mbak tau kamu sayang sama dia jangan siksa perasaan kamu sebaik nya kamu bicara kan sampai tuntas agar masalah selama ini yang mengganggu selesai dan kamu bisa tenang, apa aku hubungi dira saja tanya in sekarang ada dimana.


mbak yanti ambil ponsel nya di dalam tas.. ada nada sambung tapi mbak yanti langsung putus kan panggilan karena ada ketok kan di pintu.


tok tok tok


masuk..


"ma'af buk yanti.. kenal kan ini tuan bima dan tuan david asisten tuan bima, tuan tuan ini minta bertemu sama ibuk" indra beri kode pada mbak yanti siapa orang yang ingin jumpa dengan nya, mbak yanti paham maksud indra.


"Oo iya terima kasih mas indra, saya mohon ma'af tuan tadi ada keperluan jadi anda terpaksa hanya di temui sama mas indra, ada yang perlu saya bantu tuan ?" mbak yanti tangkup kan ke dua tangan nya di dada


"gak masalah.. terima kasih atas sambutan anda, saya paling gak suka sama orang yang bertele tele, kita langsung saja pada pokok masalah nya, saya mau jumpa sama pemilik cafe ini" jawab bima datar tanpa ekspresi tayap mbak yanti dan indra gantian.


"saya mohon ma'af tuan pelayanan kami tidak berkenan dan kurang memuas kan anda, ada yang bisa saya bantu tuan" ucap mbak yanti tenang lagi mbak yanti tangkup kan ke dua tangan kembali.


"pelayanan anda sangat baik tidak ada masalah, seperti yang saya bilang tadi.. saya minta di pertemu kan dengan pemilik cafe ini" ucap bima pelan tahan emosi.


tiba tiba ponsel mbak yanti berdering, mbak yanti kaget dira hubungi nya aduh gimana jawab nya ?, ma'af dira mbak terpaksa putus kan panggilan nya !!.


lmbak yanti mau putus kan panggilan nya, bima persilakan mbak yanti untuk jawab panggilan.


"silakan di jawab saja barang kali ada berita sangat penting" perintah bima dengan senyum licik nya saya tau siapa yang hubungi kalian.


mbak yanti angguk kan kepala minta izin"ma'af tuan permisi saya jawab dulu"


"ma'af saya lagi ada tamu, nanti saya hubungi anda lagi" mbak yanti cepat putus kan panggilan, kembali mbak yanti temui bima.


"ada perlu apa tuan mau jumpa sama saya, apa ada sikap atau pelayanan dari kami yang kurang berkenan" mbak yanti jawab ucapan bima tanpa ragu.

__ADS_1


"buk yanti.. bos saya minta bertemu sama pemilik R2 cafe bukan dengan para asisten nya" david ulang perkataan si bos mata nya menatap orang cafe ini


aduh kenapa kalian tidak terus terang saja pikir kan lah ketenangan kalian jangan menambah kerjaan saya karena pawang singa ganas ini anda sembunyi kan, kalian jangan pancing amarah bos bucin saya kalau ingin selamat guman david geleng kan kepala kesal.


"ma'af tuan saya.." bima potong ucapan mbak yanti, sementara indra sama mbak yanti masih tetap bertahan dengan omongan nya ingat pesan dira.


drret drret drret


david langsung mengambil ponsel nya yang berbunyi dari kantong jas ada yang hubungi.


",,,,,"


"hmm ikuti jangan sampai ke hilangan jejak jaga keselamatan" pandangan david dingin pada mbak yanti dan indra


"anda berdua butuh berapa banyak waktu untuk berfikir kalau dari saya anda berdua tidak akan dapat waktu untuk berfikir tapi karena anda kerja dan sangat melindungi istri kecil saya maka dengan senang hati.." bima berhenti bicara karena david bisik kan sesuatu.


"hmm.. anda berdua sampai kan pada istri kecil saya jaga kesehatan sayang saya tidak pernah berobah untuk dia"


"apa anda gak kasihan bos anda hidup nya gak tenang seperti ini ?, kalian bisa hubungi nomor saya, baik saya permisi dulu fikir kan dengan baik apa yang saya bilang ini, jangan sampai anda nanti nya menyesal" bima tinggal kan kartu nama lalu langkah kan kaki nya keluar dari cafe dengan senyum terukir di bibir.


"bos.." david gak puas dengan sikap bima yang pergi tinggal kan cafe.


"gimana vid ?, sekarang kemana anak anak ikuti dira, jangan sampai kenapa kenapa keselamatan istri kecil gue paling utama sampai kan sama mereka" bima pejam kan mata.


"aman bos.. anak anak sudah paham dengan tugas nya" david pandang bima dari kaca depan.


yank mas kangen dengan sikap manja kamu yang dulu.. jangan lama lama ya sembunyi dari mas, senyum merekah terukir indah di bibir bima seolah olah orang nya ada di depan mata nya.


ciieett


david senyum kesal tiba tiba ngerem mobil nya dadak membuat orang yang duduk di belakang kaget sangat marah karena sandaran kursi beradu dengan kepala nya yang di duduki david pas jidad bima cium mesra dan ada stempel nampak di sana.

__ADS_1


bugh..


"bre×××k.. jadi anak buah jangan makin kurang ajar si×××n, gak lihat nih di jidad gue ada stempel nya" bima marah.


"ops.. ha ha ha sakit bos gue sengaja dengan sangat senang" david tertawa terkekeh lihat bima dari kaca depan.


bima melotot dengan pandangan horor nya tatap david, nada suara bima makin naik "ba×××t lo bilang apa ?, woooyy.. lo sengaja buat gue sakit apa maksud dari omongan lo an×××g"


"nanti istri kecil lo lihat tu stempel hati nya pasti luluh dengan perjuangan lo itu bukti lo cinta sama dia, lo cinta dia kan " david jawab dengan senyum puas


bugh


bima langsung tendang kursi depan yang di duduki david dengan marah


"gak gitu juga kali untuk bukti kan cinta ke×××t" bima makin murka.


"sory bos gue terpaksa lakuin semua ini pada lo, gue ngeri lihat lo dari depan nyengir sendiri, lo gak kesambet kan ?" usil david makin jadi


drret drret drret


obrolan mereka terhenti karena ponsel david di hubungi bawahan nya.


"ya hallo.. ada apa ?" david jawab


",,,,,"


"ok jangan sampai lengah kalau nona pergi keluar ikuti terus hati hati" david


"ada apa.. ??" tanya bima


"nona sudah sampai di rumah nya bos tapi nona tinggal bukan sama ibuk nya" david beri info pada bima.

__ADS_1


" hmm.. ya sudah biar kan dia istirahat besok pagi kita ke sana" ucap bima


...¤¤¤¤¤¤...


__ADS_2