Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
jangan menyerah


__ADS_3

Bima nampak khawatir di wajah nya gelisah mondar mandir seperti mesin mau mogok di depan pintu ruang operasi mas mohon kamu jangan menyerah yank, mas percaya kamu gadis yang kuat.. Kamu tidak lemah.. Mas yakin kamu bisa melewati semua nya ini, bima bicara sendiri


"Papi.."


mami rahma mami nya vano datang dengan langkah kaki berlari kecil tidak beraturan buru buru menuju arah papi duduk di iringi teriak kan panggil papi suara nya serak ada isak kan tangis di tahan, orang kepercaya an vano jalan ikuti di belakang mami


"ada apa sama dira anak ku.."


"kamu bunuh anak ku.. Kamu jahat "


"aku sudah bilang jauhi anak ku.. Jangan ganggu dia.. Biar kan dia hidup tenang !!!"


"sudah cukup hidup nya susah menderita selama ini jangan di tambah lagi.."


"aku tidak akan pernah memaaf kan kamu selama nya kalau terjadi apa apa sama anak ku.. Aku gak rido !!!" mami teriak emosi.


papi diam sedikit pun tidak menjawab setiap kata yang ke luar dari mulut mami, papi tidak melepas kan peluk kan nya dari mami, hanya urai an air mata jawab an dari papi.


Mami melepas diri nya dari peluk kan papi, vano lihat dari jauh berlari dekati mami, vano bawa mami ke bangku di ruang tunggu untuk duduk sambil peluk mami beri ke tenangan


"kita duduk dulu.. mami sabar ya, kita tunggu sambil berdoa.. mami percaya kan dira anak yang kuat" vano bujuk mami.


"adek kamu vano.. Ini gara gara papi mu dira dalam bahaya, sekarang bagaimana keadaan nya di dalam kita gak tau !!!" mami menangis di peluk kan vano


"maaf kan papi.. " tuan handoyo berlutut di hadapan mami semua yang lihat kasihan


kasihan papi.. " ucap mario yang baru datang kamu harus kuat dek.. Kakak mohon jangan menyerah kasihan mami kita, Tuhan bantu adek aku bertahan beri kekuatan mu untuk dia berjuang dalam hidup

__ADS_1


Rumah sakit jadi ramai yang datang menuju ke tempat dimana dira dapat kan pertolongan


David perhati kan bima yang nampak kacau langsung langkah kan kaki dekati bima


"bim.. "


"sudah ketangkap ?, bagaimana sudah tau siapa dalang nya yang bunuh istri kecil gue !!" bukan hanya suara datar nya yang terdengar tapi tatapan dingin aura membunuh nya pun nampak


"belum orang nya masih bungkam mereka ada di markas sama anak anak"


"mereka ?, ada berapa banyak ?"


"gak banyak sama kita ada sembilan orang" bima pandang bima minta penjelasan


"sebelum kejadian ini.. Sehari sebelum lo balik ada delapan orang sudah di bekuk anak anak mereka ganggu ipar gue di jalan.. Mereka bawa ipar ke gudang kosong yang ada di perbatasan pinggir kota tapi sampai sekarang masih bungkam belum ada yang bicara siapa yang bayar mereka dan apa tujuan an nya"


"gak dengar apa yang gue sampai kan tadi !!, Sehari sebelum lo balik, sabar.. Jangan marah dulu napa !!, bukan gak mau kabarin tapi lo lagi dinas" tahan tu suara semua orang pada pandang ke sini


hmm.. Jawab bima lihat sekitar cuek.


"vid.. Itu orang tua nya elvano bukan?" bima arah kan dagu nya tunjuk tuan handoyo sama mami rahma yang berada di ujung dekat pintu


ruang tindak kan, david alih kan pandangan yang di tunjuk bima dengan dahi berkerut


"hmm.. Bener ada apa orang tua vano berada di sini, siapa yang sakit ?" tanya david heran


"ada hubungan apa istri kecil gue dengan keluarga vano ?" tanya bima pada david

__ADS_1


"apa maksud lo dira.. Mereka keluarga ?, lo tau dari mana, apa lo yakin ?" david tanya balik pada bima gak percaya


"tadi di cafe tuan handoyo bilang anak ku dan di mobil dalam perjalan ke rumah sakit tuan handoyo sambil peluk gak putus putus beri kan cium an nya pada istri kecil gue juga ucap kan maaf kan papi nak pada dira dengan tangis" ucap bima kesal bercampur cemburu


"hah.. maksud dari omongan lo apa ?, dari nada bicara lo yang gue tangkap lo cemburu, dasar bego bisa bisa nya cemburu sama orang tua istri kecil lo.. mertua sendiri" omel david geleng kepala.


"orang tua dari mana ?, selama ini gue cuma kenal ibuk dan juga kata ibuk dira anak yatim piatu gak ada keluarga apa lagi sodara gimana gue gak cemburu !!" sahut bima dengan datar


"dira anak ibuk jadi ayah nya tuan handoyo.. ?, apa tuan handoyo ada main sama pembantu tapi gak tanggung jawab terus.."


"pletak.. Lo mau ngomong tu otak di pakek s×××n.. Gak lihat profil nya nyonya handoyo" bima teplak kepala david kesal


"kita kan gak tau bagaimana kehidupan keluarga bapak mertua lo bisa jadi.." david cuek gantung kata kata yang mau di ucap kan dengan naik turun kan alis nya.


"jangan asal ngelantur tu bacot b×××e.. Bugh" bima sikut perut david.


"kita bisa dong berfikir sedikit ngelantur lihat keadaan yang nampak di depan mata kita" david jawab sambil meringis.


"omongan lo gak masuk akal" ucap bima dengan tatapan dingin nya, lansung hubungi seseorang


"lo bicara sama siapa ?, gak ingat ipar gue di dalam lagi berjuang lawan sakit nya.. Jangan selingkuh lo !!" bima pasang pandangan horor nya dengar apa yang di bisik kan david


david senyum dengan tampang menyebal kan aduh mampus si kulkas dari kutub nongol bisa beku nih hidup gue.. ya Tuhan tolong selamat kan ipar hamba beri lah kekuatan untuk bertahan jangan sampai si kulkas telan hamba hidup hidup.. Ipar hamba pelindung hamba.. Aamiiin


otak david berfikir keras mendengar cerita bima apa benar dira adek nya elvano kenapa selama ini dira tidak tinggal bersama keluarga, dira hanya hidup berdua ibuk tapi dua cewek itu siapa ?"


Pandangan vano tertuju ke arah tempat bima sama david duduk mereka ada di sini ?"

__ADS_1


__ADS_2