Ma'Af (Aku Sayang Kamu)

Ma'Af (Aku Sayang Kamu)
8.kesakitan dira


__ADS_3

anton jalan ke dalam rumah gandeng tangan siska pacarnya sambil cerita mereka nampak bahagia.hp siska berbunyi ada panggilan,anton bertanya dengan pandangannya pada siska


"sayang aku angkat dulu,ya.."


"hmm.." anton senyum mandang siska dengan tatapan gak senang


"sayang..ma'af..ada perobahan jadwal, aku pergi dulu ya.aku masih kangen udah lama gak jumpa kamu sayang,tapi harus gimana kerja aku belum selesai,sayang.." siska peluk anton erat agar anton gak marah


"ya sudah..aku antar tunggu ambil kunci mobil" ucap anton tanpa curiga siska dapat telpon dari siapa,anton percaya dengan pacarnya.


"gak usah sayang..kamu istirahat jangan capek capek kerjanya..aku naik taxi ini sudah aku pesan ntar lagi sampai,jangan lupa makan. sayang pesanan aku..kamu simpan aja dulu ya" siska pandang anton dengan manja"


"hmm..iya sayang..kamu hati hati" mereka berpelukan anton ngantar siska menuju pintu depan. sekalipun anton gak pernah bantah omongan siska, anton selalu utamakan kebahagian siska walau pun banyak kecewa yang dia dapat dari perlakuan siska selama ini


...\=\=\=...


setelah pulang dari sekolah dira langsung ke rumah sakit jenguk ibuk,menurut informasi suster yang merawat ibuk dokter pingin jumpa dira bahwa ibuk sudah boleh pulang.


"semoga bener bener ibuk sudah boleh pulang " dira begitu bahagia bisa kumpul dengan ibuk.


dira sampai di rumah dengan santai nampak kebahagiaan di wajahnya.dira berusaha hilang kan beban pikiran agar bisa jalani hari hari dengan tenang,tanpa di sadari anton sudah ada di rumah langsung masuk belum sempat ucapkan salam tiba tiba ada tangan melayang di pipi dira


"plak.." tamparan tangan anton sudah mendarat di pipi mulus dira, bik sumi kebetulan melihat kaget dengan kelakuan anton terhadap dira beda dengan perempuan tadi,bik sumi nangis sambil mengurut dadanya sedih kasihan non dira..seperti ini rupanya perlakuan den anton sama si non istrinya.pantas nyonya marisa mohon mohon sama saya agar mau bantu bantu di rumah den anton dengan alasan si non lagi sibuk belajar untuk ujian akhir jadi susah bagi waktu ngurus den anton.perasaan seorang ibu tidak bisa di bohongi melihat sikap den anton.


saya harus ngomong apa sama nyonya.. sementara non dira mohon sama saya jangan sampai cerita sama siapa pun apa yang terjadi di dalam rumah ini.


"hebat..bagus ya, kamu..sudah merasa bebas sekarang ada bik sumi di rumah ? dari mana, jam berapa sekarang baru pulang..mana tanggung jawab kamu di rumah ini.." ucap anton dengan pandangan dingin


"ma'af tuan..tadi saya ke sekolah ada yang harus saya selesaikan mau ujian..terus saya jenguk..." omongan dira di potong anton


"masih berani kamu jawab,saya sudah pulang dari tadi..gak ada yang beres..saya mau makan"


dira diam berlalu ke belakang langsung siapkan bahan makanan untuk di masak buru buru masak agar anton gak terlambat makan siang tumben sudah pulang..kenapa ada di rumah ini masih jam kantor biasanya sore baru sampai di rumah..ahh sudahlah prahara sudah terjadi.. dira angkat ke dua bahu pasrah


dira gak tau harus bersikap gimana..apa pun yang terjadi dira harus siap semua di jalani dengan sabar.tiba tiba hp dira berdering


"dreet dreet dreet.."dira melihat hp siapa yang menghubungi..panggilan vidio call dari mertua maminya anton buru buru dira buat wajah secerah mungkin


"hallo..sayang anak mami lagi apa..gimana bik sumi sudah sampai di rumahkan untuk bantu bantu kamu.." mami marisa senyum senang tapi juga sedih..ada kesedihan di wajah minantu ke sayangannya

__ADS_1


"mami apa kabar..mami sehat..iya mami bik sumi sudah datang tadi pagi.makasih mami sudah perhatian sama dira.ini dira lagi beberes kak anton habis makan siang.mami gimana kabar papi sama eyang gimana " tanya dira


"iya..mamikan sayang sama kamu.kami semua baik sayang..mami kangen anak mami..suami kamu mana nak ?"


"ma'af dira mi, kita belum bisa jumpa..kak anton sudah balik kantor,mi.setelah makan siang tadi"


"gak apa apa sayang tapi kamu janji sama mami..setelah usai ujian nginap rumah,ya. sayang gimana sikap suami kamu..baik baikan"


"iya mi..nanti dira kasih tau kak anton.baik mami..kak anton sayang..perhatian sama dira"


"syukurlah..mami matikan dulu,ya.mami mau pergi arisan.baik baik ya,sayang"


"iya..mami hati hati " dira menarik nafas lega setelah sambungan terputus Tuhan ma'afkan


dira harus berbohong sambil lap air matanya


dira gak menyadari anton mendengar semua omonganya..anton hela nafas panjang dia gak tau harus marah atau senang mendengar omongan dira sambil berlalu ke luar.


bik sumi mandang dira dengan tatapan sedih, gak tau harus bersikap gimana apa janji dengan non dira bibik langgar aja, cerita sama nyonya tentang keadaan den anton sama non dira.


"bik sumi gak lupakan..bibik sudah janjikan gak cerita cerita. gak apa apa dira kuat kok bik menghadapi semua"


bibik kasih tau mami"


bik sumi terdiam mendengar omongan dira tapi bibik juga kasihan sama si non atas perlakuan den anton yang kasar


"non bibik mohon ma'af, boleh bibik tanya sesuatu sama non ?" bik sumi mandang dira


"bibik mau tanya apa sama dira.."


"apa sikap den anton selalu seperti ini ?"


"maksud bibik apa ?"


"sikap den anton sama perempuan tadi beda dengan sikap den anton sama non ?"


" perempuan mana bik? siapa..ada yang datang ke sini tadi ?" tanya dira


" iya non..hanya sebentar..dia putih..tinggi dia peluk den anton" bibik cerita..apa dia datang ke sini jumpa sama bik sumi ?,pantas tuan marah rupanya sang pujaan buru buru pergi.

__ADS_1


dira terdiam mendengar pertanyaan dan cerita bik sumi.apa yang harus di jawab dira terus berfikir.gimana caranya ngelak pertanyaa bibik


"non..non dira ma'af..bibik bukan ikut campur"


"hmm..gini bik...." omongan dira terputus mendengar ada yang panggil dari pintu depan dira tarik nafas panjang antara lega dan gelisah.


bik sumi ke depan lihat siapa yang datang


"non ini ada kiriman dari den anton"


bik sumi serahkan bingkisan dari anton, dira kaget melihat isi bingkisan yang di berikan bik sumi dengan senyum sedih


"bik tolong simpan di kamar den anton "


"kenapa non? sebaiknya non dira simpan di kamar si non.gak baik non pemberian suami harus di jaga "


"bibik bisa baca ?, ma'af tolong bibik baca aja, mana tau dira salah baca "


...๐Ÿ’siska...


...aku selalu sayang kamu ...


...๐Ÿ˜ anton...


bik sumi kaget menutup mulut dengan ke dua tangan setelah membaca kartu yang di berikan lalu pandang dira dengan tatapan sedih


"ma'afkan bibik non..non dira mau cerita bibik siap jadi pendengar.non dira juga belum jawab pertanyaan bibik tadi..?"


"pertanyaan bibik yang mana ?dira tanya balik


"kalau non belum siap untuk cerita gak apa apa, kapan pun non mau cerita bibik siap mendengarkan" ujar bik sumi sambil jalan ke kamar anton simpan kiriman yang datang tadi.


dira nangis di kamar nahan suara agar gak di dengar bik sumi, tanpa dira sadari bik sumi ngintip samping lemari dekat pintu juga menangis memperhatikan dira terisak isak *Tuhan apa dira bisa selalu kuat, sampai kapan dira menghadapi sikap perlakuan kak anton.dira gak sanggup lagi..tolong dira Tuhan..dira harus bersikap bagaimana ?.Tuhan tolong buka hati kak anton untuk lepaskan pernikahan ini.dira terima dengan ikhlas.dira gak marah.


buk dira gak kuat lagi..ibuk harus sehat dira gak punya siapa siapa selain ibuk..bawa dira pergi dari sini.


semua pergi tinggalkan dira sendiri gak ada yang sayang sama dira..apa ibuk juga gak sayang dira, kenapa dira di tinggal sendiri.


bunda tolong dira lepas dari masalah ini..dira gak kuat bunda. dira menangis meremas dadanya yang sakit terbaring di lantai..sampai tertidur .

__ADS_1


\=\=\= sabtu 12 februari 2022/15.54 wib* \=\=\=


__ADS_2