Maaf, Aku Mencintaimu

Maaf, Aku Mencintaimu
Penolakan bella


__ADS_3

setelah 2 bulan lamanya ilham mengurus perceraiannya dengan shela, akhirnya putusan pengadilanpun keluar dan disinilah akhir dari kisah dari pernikahan ilham dan shela.


merasa dirinya sudah bebas tanpa ikatan apapun, ilham kini sedang menyiapkan hati dan perasaannya untuk menemui bella, wanita yang sejak dulu ia kagumi (sebelum sah bercerai dari shela). ia mulai mencari tahu apa yang disuka dan apa yang tidak disuka oleh bella, namun sayang hingga detik ini bella tidak pernah mau diajak bertemu oleh ilham hingga ilhampun menyuruh Rini untuk menemui bella dan menanyakan langsung apakah bella bersedia untuk mencoba menjalin hubungan dengan ilham.


Rini mencari keberadaan bella dikantornya dan benar saja bella sedang berada di cafe sebelah kantor mereka


"eh bella, aku nyariin kamu daritadi ternyata kamu ada disini" Rini menepuk pelan pundak bella, bella terkejut karena ia rasa sejak tadi tidak ada satu orangpun di belakangnya


" ya ampun Rini, ngagetin aja. untung aku gak ada riwayat serangan jantung" ucap bella sambil mengelus dadanya lantaran kaget


"hehe maaf bel, habisnya aku udah keliling kantor tapi kamunya malah disini. aku mau ngomong sesuatu sama kamu" Rini langsung pada intinya


"ngomong apa? ngomong aja disini mumpung aku gak banyak kerjaan juga" jawab bella sambil melahap makanan yang sudah ia pesan


"kamu jangan marah tapi ya, aku cuma mau tanya kok" rini sedikit takut


" hmm tanya aja rin, enggak aku gak bakalan marah tenang aja"


"mmm.. gini bel, kak ilham katanya mau mencoba pendekatan sama kamu, tapi dia ngechat ke kamu gak pernah dibales jadi aku disuruh tanya langsung aja ke kamu. gimana? "


bella tersedak mendengar penuturan rini yang begitu tiba-tiba


uhuuk.. uhuuk


"kok bisa aku sih? bukan gak mau bales tapi maaf banget aku gak bisa, rin" ucap bella sambil mengelus tangan rini, ia mencoba memberi pengertian sama Rini.


" oo gitu ya bel, yaudah kalo gak mau aku gak maksa kok, maaf ya bel sebenarnya aku gak ngerti kenapa kak ilham malah suka sama kamu kitakan masih saudaraan" Rini tidak bisa memaksa keputusan bella karena memang mereka masih sepupu jauh dan mungkin bella tidak mau mencoba pendekatan dengan ilham karena statusnya sekarang adalah duda anak 2.


"makasih ya rin kamu sudah mau mengerti keadaan aku, lagian aku sudah punya calon. kita sudah menjalin hubungan hampir 4 tahun"

__ADS_1


"gapapa bella santai aja, 4 tahun itu bukan waktu yang sedikit"


"sampaikan pada kak ilham aku minta maaf gak bisa nerima permintaan dia yang ini, aku menghargai perasaan pasangan aku"


"iya bel, nanti aku sampaikan sama kak ilham, kalo gitu aku pamit dulu ya.. aku masih ada kerjaan" Rinipun meninggalkan bella seorang diri.


" apa aku ngomong langsung aja ya sama kak ilham, rasanya gak sopan banget kalo hanya lewat Rini" . kemudian bella mengeluarkan benda pipih dari dalam tasnya untuk menghubungi ilham. bella tidak menelpon langsung, ia hanya mengirim pesan lewat whatsapp


✉️assalamu'alaikum kak ilham.


tanpa menunggu lama ilhampun segera membalas pesan bella


✉️iya bella? ada apa?


✉️maaf ya kak aku egois sedikit, tapi aku sudah punya pasangan dan tidak bisa menerima permintaan kakak yang barusan disampaikan oleh Rini


✉️aku serius bel, aku akan bahagiakan kamu, kalau kamu berat menerima anak-anakku biar nanti aku titipkan pada ibuku


✉️ sekarang kamu dimana? tidak enak kalau bicara seperti ini. aku mau ngomong langsung saja sama kamu. ayo kita bertemu sebentar


bella mendesah pelan setelah membaca pesan dari ilham, akhirnya bellapun mengalah dan memberitahukan keberadaannya pada ilham. sebelumnya ia memberi tahu teman sekantornya untuk meminta ijin pulang duluan.


✉️ aku di cafe depan kantor, kak


✉️ baiklah aku akan kesana sekarang


setelah 30 menit ilhampun datang.


"duduk dulu kak" bella mempersilahkan ilham terlebih dahulu

__ADS_1


"iya bel, Terima kasih. maaf sudah membuatmu menunggu"


"gapapa kak, santai aja"


ilham menarik nafas pelan dan mengucapkan niatnya langsung didepan bella


" bella.. mungkin kedengarannya aku agak memaksa tapi apakah tidak ada sedikit saja celah untuk aku masuk dalam hati kamu? "


"maaf kak aku gak bisa, kita masih saudara dan aku sudah menganggap kakak seperti kakakku sendiri"


" apa aku harus bilang sama tante dan om? supaya kamu percaya kalau aku serius ingin menjalin hubungan sama kamu? "


" tidak usah seperti itu kak, kalau kakak menghargai aku tolong jangan pernah membahas ini didepan keluarga. tolong hargai keputusan aku" ucap bella, matanya mulai berembun.


"hhh.. jadi aku ditolak nih? " ilham mencoba mencairkan suasana agar tidak tegang dan bella hanya menganggukkan kepalanya.


"yasudah tidak apa-apa memang berat menerima orang seperti aku yang sekarang sudah mempunyai status duda anak 2"


"bukan karena itu kak, kan tadi aku udah bilang" bella sedikit cemberut


"iyaa bella kakak ngerti, maaf ya sudah membuat kamu risih sama kakak"


"kakak harusnya mencari istri yang bisa merawat anak-anak kakak, maaf aku bukan menolak merawat mereka tapi aku sendiri adalah orang yang tidak cepat akrab dengan anak-anak"


" bukan begitu bella, aku pernah gagal membina rumah tangga, jadi aku agak sedikit takut. tapi entah kenapa kalau sama kamu rasa takut itu hilang"


"kakak bukan tidak bisa, hanya saja kakak belum mencoba membuka hati"


"baiklah akan kakak coba membuka hati untuk orang lain, maaf sekali lagi bella. kalau begitu kakak pamit ya" bella meraih tangan ilham dan menyalaminya karena itu memanglah kebiasaan bella ketika bertemu dengan ilham

__ADS_1


"iya kak hati-hati dijalan" ucap bella seraya tersenyum manis.


"semoga suatu saat kak ilham mendapatkan pasangan yang bisa menerima keadaannya saat ini, maaf kak.." bella bergumam dan iapun memilih pulang dari cafe tersebut.


__ADS_2