
Disekolah..
"Bunda Dira, diluar ada tamu katanya mau ketemu sama bunda" Ucap kepala sekolah. Dira yang mendengar namanya disebutpun menoleh pada sumber suara dan kemudian menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Dira pun keluar dari ruangan, dan menemui tamu yang dimaksud oleh bu Zainab
"Eh Rini, tumben nyamperin kesini kenapa?" Tanya dira heran karena ini baru pertama kalinya Rini sahabatnya menghampiri Dira kesekolah tempat Dira mengajar.
"Gapapa kok tadi aku kebetulan lewat terus aku inget deh sama kamu yaudah aku mampir sekalian mau ngajak pulang bareng, bentar lagi sudah jam pulang kan?"
"Hmm iya nih, kamu gapapa kan nunggu bentar disini, aku mau ke kelas dulu baru nanti kita pulang"
Rini memang pulang lebih awal dari biasanya karena hari ini bosnya sedang ada miting d luar kota dan ia tidak ingin menghabiskan waktunya hanya berdiam diri dirumah saja. Dira sahabat Satu-satunya yang bisa ia temui setelah berpisah beberapa bulan karena sahabatnya yang bernama angel sudah melanjutkan Studinya diluar negeri.
15 menit berlalu satu persatu murid Dira mulai meninggalkan sekolah.
"Yuk Rin kita pulang, gue lupa bilang sama lo kalo kemaren mama bilang kangen banget sama lo, eh sekarang lo malah ngajakin pulang bareng. Kerumah aja dulu Rin kasian mama, ya?" Dira merengek pada Rini layaknya anak kecil yang meminta balon pada orang tuanya
"Hiihh Dira bisa gak sii gak kayak anak kecil gini, malu ama umur, malu ama murid lo tuh" Ucap Rini seraya menunjuk anak kecil yang baru akan memasuki mobil orang tua mereka.
"Hahaha gue takut lo gak mau mampir kerumah gue rin" Dira nyengir kuda. Sedangkan Rini memutar bola matanya malas
__ADS_1
"Assalamu'alaikum mama.. Coba lihat Dira bawa siapa? " Teriak dira dari pintu depan.
"Waalaikum salam, eh ada Rini sini nak, tante kira kamu udah gak mau kesini lagi loh, lama banget gak kesini soalnya" Ucap mama lia sambil memeluk Rini.
"Ya nggaklah tante Rini masih ingat sama tante, masih ingat rumah ini juga, dulu kan Rini sering banget nginep disini"
"Mmm Ngomong-ngomong kalian sudah makan siang? " Tanya mama lia
"Belum ma, tadi sepulang dari sekolah dira langsung bawa Rini kesini takut dia berubah pikiran" Dira sengaja menggoda Rini dan membuat Rini memukul pelan lengan dira.
Kemudian mama lia membawa keduanya ke meja makan, disana sudah tersedia segala menu makanan. Hari mama lia sengaja memasak banyak karena akan ada satu tamu lagi yang akan datang kerumah mereka.
"Selain mama menunggu teman kamu yang satu ini, mama juga lagi nunggu tamu spesial mama" Jawab mama lia sambil tersenyum, dari senyumnya saja bisa ditebak bahwa mama lia sangat bahagia hari ini. Entah lupa atau Pura-pura tidak tau dira hanya menganggukkan kepalanya sambil memakan ayam goreng yang sebentar lagi akan sisa tulang.
Setelah melaksanakan ibadah sholat ashar dira dan Rini bersantai diruang tengah, mereka masih saja bernostalgia mengingat masa² sekolah dulu.
Saat dira mendengar ada suara mobil diluar sana ia langsung bergegas membukakan pintu, dira mengira yang datang adalah ayahnya ternyata..
Ceklek..
__ADS_1
"Ay... Ah" Dira membulatkan matanya, ia sama sekali tidak mengira bahwa yang datang adalah ilham, akan tetapi ilham hanya datang sendirian bukan dengan istri dan anak-anaknya.
"Eh kak ilham, kok tumben kesini" Rini menghampiri dira yang masih melamun, sambil mengulurkan tangannya pada ilham kemudian mencium punggung tangan ilham dengan takdzim. Dira yang baru sadar pun ikut bersalaman dengan ilham.
"Maaf kak tadi aku kira yang dateng itu ayah, mari silahkan masuk kak, aku panggilin mama dulu ya" Jawab dira lalu mencari keberadaan mamanya.
Tak lama kemudian mama lia datang dan duduk disamping ilham.
"Kok anak-anakmu tidak di ajak, ham? " Tanya mama lia
"Mereka lagi sama bundanya, tante. Oiya om kapan datangnya ya tante, ada yang mau aku bicarakan dengan kalian berdua"
Jawab ilham seolah menghindari pertanyaan tentang istrinya. Dira yang merasa aneh dengan gelagat ilham pun ikut penasaran
"Sebenarnya ada masalah apasih kak ilham sama istrinya" Gumam Dira dalam hati.
"Biasanya sebentar lagi ommu datang, ada masalah apa, nak? " Mama lia semakin penasaran melihat tatapan sendu ilham.
"Sebaiknya ilham ceritakan nanti saja kalau om sudah datang tante, ilham mau bicara diruang kerja om saja nanti" Ucap ilham sambil melirik kearah dira dan Rini.
__ADS_1
Tak lama dari itu orang yang ditunggu-tunggupun datang. Mama lia menghampiri pak kurniawan sambil membisikkan sesuatu, kemudian dengan cara mengkodepun ilham langsung berdiri dan mengikuti mama lia dan pak kurniawan. Dira semakin penasaran dan akhirnya dia menanyakannya pada Rini