Mafia Cantik Penakluk Gus Tampan

Mafia Cantik Penakluk Gus Tampan
Ahabbaka-lladzii ahbabtanii lahu


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Edward menggandeng Ning Syaqila hingga ke parkiran, membukakan pintu mobil untuk Ning Syaqila.


"Terimakasih Mas." ucap Ning Syaqila.


Edward melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, Ning Syaqila melihat jalanan yang di lewati nya terasa asing, kata nya tadi mau pulang tapi mengapa ini bukan jalan menuju rumah mereka.


"Kita mau kemana Mas?" tanya Ning Syaqila.


Edward tidak menjawabnya dia tetap fokus menyetir mobilnya membuat Ning Syaqila cemberut.


Hampir dua jam perjalanan mereka tiba di Villa milik Edward, Ning Syaqila terpesona melihat pemandangan yang ada di depannya ini.


"Masyaallah Mas,, ini rumah siapa?" tanya Ning Syaqila.


"Ini Villa punya kita." jawab Edward.


" Punya kita?" tanya Ning Syaqila.


"Hm,,,"


Edward menggandeng tangan Ning Syaqila membawanya memasuki Villa .


"Suka?" tanya Edward. Ning Syaqila mengangguk disertai senyuman manis.


"Ngapain kita kesini Mas?"

__ADS_1


"Melakukan bulan Madu yang tertunda."


Ning Syaqila langsung memalingkan wajahnya, dia sangat malu pada suaminya pasti saat ini wajahnya sudah se merah tomat.


Edward mengangkat wajahnya Ning Syaqila dengan jari telunjuknya, memandangnya dengan intens.


"Mau mulai semuanya dari awal?"


Ning Syaqila kembali mengangguk, segera saja Edward memeluknya dengan erat, mengecup kening nya dengan penuh kasih sayang.


"Maaf selama ini mengabaikan mu" ucap Edward dengan tulus. Lagi lagi Ning Syaqila hanya mengangguk.


Edward menggendong Ning Syaqila menuju kamar yang berada di Villa itu, dan terjadilah yang seharusnya terjadi pada pasangan suami istri.


"Terimakasih sayang sudah menjaganya untuk aku."Edward mencium kening Ning Syaqila dengan penuh kasih sayang.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Jam pulang kantor sudah tiba, Queena dan Gus Alzam berjalan di belakang Baby twins yang berjalan dengan pelan,mau di gendong tidak mau, jadilah mereka mengikuti dari belakang.


Banyak karyawan yang ingin sekali mencubit Baby Twins namun mereka tidak berani.


"By,, Terimakasih,,," ucap Queena.


"Untuk?"


"Terimakasih karena telah mau menjadikan aku istri mu, membimbing ku yang dulu nya hidup di lumpur penuh dosa, mengangkat ku menjadi yang lebih baik." Queena berkata dengan tulus.


"Seharusnya aku yang ber terima kasih Humaira,,,kamu telah memberikan aku kehidupan yang lebih dari kata Bahagia, memberikan aku dua malaikat kecil." Balas Gus Alzam tidak kalah tulusnya.

__ADS_1


"Semoga kebersamaan kita bukan hanya hingga menua namun hingga ke Jannah nya."


"Aminn,,, Ana Uhibbuka Fillah Zauji Anta Habibi " ucap Queena.


"Ahabbaka-lladzii ahbabtanii lahu,," balas Gus Alzam kemudian mengecup tangan Queena.


"My,,my,, Bi,," ucap Baby twins karena Abi dan Mommy nya lama.


"Hahahaha,,,"Tawa mereka bersama.


END


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


YANG MAU SEQUEL KOMEN YA MAU SEQUEL NYA BABY TWINS


ELLA


ATAU NING SYAQILA



Makasih Buat kalian yang sudah setia membaca karya pertama ku yang masih acak acakan ini,,


Baca juga karya baruku ya,,,


YANG MAU CERITA NYA ELLA KOMEN YA❤️❤️❤️


POKOKNYA TERIMA KASIH BUAT KALIAN YANG DARI AWAL SUDAH MENDUKUNG KARYA AUTHOR INI LOVE YOU ALL😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2