Mafia Cantik Penakluk Gus Tampan

Mafia Cantik Penakluk Gus Tampan
Kebelet kawin


__ADS_3

**********


Happy reading guys 😘😘😘


Jam enam pagi Queena mengambil ponselnya dia langsung menghubungi Gus Alzam,namun segera dia urungkan karena pasti disana masih tengah malam.


Queena berpikir otak liciknya bekerja keras bagaimana caranya agar bisa membuat Uncle nya menikahi Ning Syaqila.


"Hhh,,, tapi kalau gak salah kan Arvin suka sama Syaqila dan Syaqila juga menyukai Arvin, tapi aku inginnya Uncle Edward menikahi Syaqila"


"Lagian Syaqila itu cocoknya sama Uncle ,yang satu tampan dan satu nya cantik, kalau sama Arvin gak cocok , soalnya Arvin kan makhluk astral haha,,,,"


Queena tertawa sendiri, sekarang dia bertekad akan menjodohkan Uncle nya dengan Syaqila.


Uncle Edward yang niatnya akan melihat Queena terdiam di depan kamarnya mendengar Queena bicara sendiri, Princess nya kalau sudah menginginkan sesuatu pasti akan melakukan berbagai macam cara.


"Princess Princess,, sepertinya Uncle tidak perlu berusaha kalau kamu sudah turun tangan, Uncle tinggal terima beres saja haha,," Uncle Edward kembali, biarkan saja otak licik ponakannya yang menyelesaikan.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Jam sepuluh pagi Queena menelpon Gus Alzam, dia tiduran di perut Pedro sambil memainkan ekornya.


"Kemana sih kamu by,, kok gak di angkat angkat ish,,,"


Queena kembali menghubungi Gus Alzam,dia kesal karena Gus Alzam tidak kunjung mengangkat panggilannya.


"Awas saja kamu by,,, "


Uncle Edward yang memperhatikan keponakannya, hanya menggeleng kepalanya, sebelum akhirnya mendekati Queena.


"Princess,,," panggil Uncle Edward.


Queena hanya melirik saja tidak menjawab panggilan Uncle Edward,dia sibuk menghubungi Gus Alzam.


"Princess mungkin saja Alzam masih istirahat sayang, dia kan pasti capek habis perjalanan jauh." Ucap Uncle Edward mengelus kepala Queena.


"Capek apanya Uncle orang dia pakai privat jet." balas Queena.


Kerena kesal Queena Gus Alzam tidak kunjung menjawab panggilannya, dia menggigit ekor Pedro, Pedro yang kesakitan mengaum seketika.


Queena bukannya takut malah memukul kepala Pedro "Berisik,,,!" ucap Queena.


'Drtt,,,drtt,,,'


'My Hubby' nama yang tertera di layar ponsel Queena, seketika senyuman Queena langsung merekah.


"By,,,!" teriak Queena.


"Salam dulu Humaira,,,," Gus Alzam menegur Queena karena lupa mengucapkan salam


"Lupa by,,, Assalamu'alaikum."


"Waalaikum salam Humaira,,"


"By,,, kangen,," rengek Queena.


"Haha,,, baru berpisah beberapa jam." balas Gus Alzam.


"Ihhh,,, bukan beberapa jam By,, tapi sehari semalam."

__ADS_1


"Iya Humaira,,,"


"Emang kamu gak kangen gitu sama aku?" tanya Queena


"Kangen Sayang."


"Kalau kangen kenapa kamu gak nelpon aku?"


"Semalam sampai disini sudah sangat sore sayang, itu berarti disana kan tengah malam , takutnya kamu sedang tidur Humaira."


"kenapa dari tadi aku nelpon gak kamu angkat angkat?"


"Aku masih sholat Humaira."


"Kamu baik baik saja kan Humaira, baby tidak menyiksa kamu kan?" tanya Gus Alzam.


"Iya aku baik baik saja by, dan Baby tidak menyusahkan sama sekali."


"Video call ya Sayang,," ucap Gus Alzam.


"Oke,,"


Queena dan Gus Alzam bicara lewat Video call, saat menatap wajah Gus Alzam air mata Queena langsung turun tapa bisa di cegah.


"Humaira.. kenapa menangis sayang?, ada yang sakit?" tanya Gus Alzam dengan nada khawatir.


"Hiks... kenapa masih bertanya sih, aku ingin gigit kamu by." jawab Queena.


"Sudah ya Humaira jangan nangis, nanti pas aku pulang ,kamu boleh gigit aku sepuasnya Sayang." Gus Alzam mencoba menenangkan Queena.


"Hiks.. beneran?"


"hiks,,,kangen by,,"


"Iya Humaira,,aku juga kangen, sekarang berhenti dulu nangisnya ya,,,."Gus Alzam bingung bagaimana caranya menenangkan Istrinya biasanya kan dia memeluk nya.


Queena mengusap air matanya " By,, aku boleh gak jalan jalan ?" tanya Queena.


"Boleh sayang, asal jangan sendiri ya."


"hm,, udah dulu ya by,, makin kangen aku kalau bicara sama kamu, Assalamu'alaikum."


Tanpa menunggu jawaban Gus Alzam Queena langsung mematikan ponsel nya.


"Lebih baik aku ke kantor saja , sudah lama aku tidak kesana." ucap Queena.


Dia segera berganti pakaian, menggunakan gamis yang nyaman di pakai ,saat dirasa sudah rapi Queena segera berangkat.


Di ruang tangga dia berpapasan dengan Uncle Edward ,"Mau kemana Princess?" tanyanya.


"Ada urusan sebentar Uncle." jawab Queena.


"Biar Uncle antar." tawar Uncle Edward.


"Jangan,, Queena bisa sendiri Uncle." tolak Queena.


"Tapi Uncle tidak tenang membiarkan kamu sendiri."


"Aku sudah bilang sama Alzam kok Uncle."

__ADS_1


"Baiklah,,, hati hati."


"Makasih Uncle, Queena berangkat Assalamu'alaikum."


Queena mencium punggung tangan Uncle Edward setelah itu langsung berangkat.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


"Gini amat ya,, jadi orang kelewat cantik, susah banget dapat jodoh, padahal aku udah kebelet kawin." ucap Ella dengan wajah sok melasnya.


"My sugar Daddy menghilangkan entah kemana, My sweet Duda kalau di lamar hanya malu malu meong, aduh jadi makin cantik deh gue."


"Si Queena juga , dasar sahabat laknat emang tu orang bukannya bantuin gue supaya cepat dapat jodoh, malah jauhin jodoh gue."


"Apa jangan jangan jodoh gue yang sebenarnya belum lahir ya?"


"Hahahaha,,,,," Arvin yang sedari tadi menahan tawa akhirnya meledak juga, dari tadi dia bersembunyi dibalik pohon besar dekat taman yang Ella duduki.


Ella yang kaget, segera melempar sepatu nya dan tepat mengenai Arvin.


"Heh,,,, Makhluk astral,, ngapain lo disini hah?, lo ngikutin gue iya." teriak Ella.


"Hahaha,,, dasar makhluk kelewat cantik " ejek Arvin.


"Lo,,,!"


"Apa sih bocah, lo itu bukan kelewat cantik tapi kelewat gila, makanya jodoh lo ngumpet, dia itu nolak jadi jodoh lo."


Ella yang kesal sama Arvin mengambil ancang ancang untuk melemparkan sepatunya, namun Arvin Segera berlari menjauhi Ella, jadilah mereka kejar kejaran di taman itu.


"Berhenti gak lo makhluk astral,gue kutuk lo jadi katak" teriak Ella.


"Wle,,,kejar kalau bisa." Arvin menjulurkan lidahnya mengejek Arvin.


"Awas lo,,!" Ella terus mengejar Arvin sambil menenteng sepatu nya.


"Hahaha,,,,," Tawa Arvin semakin membuat Ella kesal.


Queena yang kebetulan lewat di taman itu berhenti, senyum licik terbit di bibir mungil nya, dia mengambil ponselnya kemudian mengabadikan momen langka.


"Tak perlu bersusah payah lagi deh gue"


Memasukkan kembali ponsel kedalam tasnya, meninggalkan taman itu, tidak ingin mengganggu pikir Queena.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Assalamu'alaikum,,, sayang ku,para Reders yang paling ter lope lope, Maaf ya sekarang Up nya agak lama, karena Author ada sedikit kesibukan.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2