
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Happy reading guys 😘😘😘
Sepanjang perjalanan Menuju Bandara Queena memeluk Gus Alzam sambil menggigit nya, air matanya masih terus mengalir.
Gus Alzam mengelus kepala Queena sesekali mencium keningnya, bagaimana dia bisa tenang meninggalkan istrinya sementara belum berangkat saja istrinya sudah menangis seperti ini.
Sampai di bandara mereka segera turun, Queena tidak mau lepas dari Gus Alzam,air matanya terus mengalir.
"Aku berangkat ya Sayang, hati hati, jangan makan sembarangan, kalau ada apa apa segera hubungi aku." Ucap Gus Alzam.
Queena hanya mengangguk, tidak mengeluarkan suara sama sekali, Gus Alzam berjongkok mensejajar kan dengan perut Queena, mengelus nya "Jaga Mommy ya nak, jangan nakal, jangan buat Mommy susah ya nak ,Abi kerja dulu."
'Cup' Gus Alzam mencium perut Queena, kemudian berdiri Memeluk Queena mengecup kening Queena lama.
"Aku berangkat Humaira,,, Assalamu'alaikum."
"Waalaikum salam," Queena mencium tangan Gus Alzam.
Gus Alzam terus menoleh ke belakang melihat istrinya yang masih terus menangis, Setelah Gus Alzam sedikit jauh Queena mengejar nya memeluknya dari belakang.
"By,,, Hati hati." ucap nya.
Gus Alzam membalikkan badannya memeluk Queena dengan erat, menghapus air mata Queena "Aku akan segera kembali Humaira." ucapnya.
Queena melepaskan pelukannya kemudian tersenyum "Kita seperti di tv tv ya by." ucap Queena.
"Maksudnya?" tanya Gus Alzam yang tidak mengerti.
"hihi,,, iya kan emang begitu by, kalau suaminya mau berangkat Istrinya ngejar ngejar lalu memeluknya dari belakang." jawab Queena.
"Ada ada saja kamu Humaira, jadi tadi kamu meniru adegan di film film begitu?"
"Hehe,,, iya by." Queena nyengir,Gus Alzam merasa sedikit tenang melihat istrinya yang tersenyum seperti ini.
"Jangan lupa makan, jangan lirik lirik ya." ucap Queena dengan mata memicing.
"Iya Humaira ku." Gus Alzam mengecup kedua mata Queena kemudian tersenyum.
"Aku berangkat Humiaira,,,"
"Dada,,," Queena melambaikan tangannya, setelah Gus Alzam tidak terlihat Queena berbalik berlari dengan perut buncitnya memeluk Uncle Edward.
Tangis Queena kembali pecah, "Hikss,,, Uncle"
"Princess nya Uncle cengeng banget sih
h, sudah nangisnya ayo kita berburu es krim."ajak Uncle Edward.
__ADS_1
"Lets go,,!" Queena dengan semangat menarik tangan Uncle Edward.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Nak kenapa tidak tinggal sama Umi saja?" Umi Maryam sedikit keberatan Queena tinggal dengan Uncle Edward, karena itu tandanya tidak akan ada yang meminta ini itu pada dirinya, memang semenjak hamil Queena selalu minta Umi memasakkan sesuatu dan dengan senang hati Umi Maryam mengabulkan semuanya katanya takut cucunya ileran.
"Aku pengen ikut Uncle mi, sudah lama tidak tidur di rumah Uncle." jawab Queena.
"Apa tidak merepotkan nak?" tanya Umi Maryam pada Uncle Edward.
"Tidak kok Umi, lagian Queena dari kecil emang biasa tinggal sama saya kalau Daddy nya ada kerjaan." jawab Uncle Edward.
"Aku jadi gak ada teman Queen." ucap Ning Syaqila.
"Kan masih ada si Ono." balas Queena.
"Hahaha,,,,, kan semerepotkan kamu." tawa Ning Fatimah begitu renyah mampu menggetarkan hati seseorang.
"Abi ,Umi, Bang Azka,Qila, aku pamit ya,,," Queena berpamitan pada keluarga ndalem untuk menginap di rumah Uncle Edward selama Gus Alzam ada di Paris.
"Hati hati ya nak." Ucap Umi Maryam.
"Assalamu'alaikum,,,"
"Waalaikum salam,,," jawab keluarga ndalem.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Assalamu'alaikum,," ucap Queena.
Semua pelayan di Mansion Uncle Edward melongo mendengar Nona muda mereka memanggil salam, biasanya Nona muda nya saat kesini hanya akan nyelonong saja tapi sekarang, dari segi penampilan kini Nona Mudanya sudah berubah seratus delapan puluh derajat,lebih anggun dan tentunya tertutup.
Memang semenjak menikah Queena tidak sekalipun menginjakkan kakinya ke rumah Uncle nya, jadi wajar kalau semua pelayan disini terkejut dengan perubahan Nona mudanya.
"kalau orang panggil salam itu di jawab, wajib hukumnya menjawab salam."
"Waalaikum salam Nona Muda." ucap pelayan sedikit terbata.
"Hmm,,," Queena ber dehem setelah itu langsung Duduk di ruang keluarga dengan tenang.
Uncle Edward menyusul Queena,duduk disebelah Queena mengelus kepalanya dengan penuh kasih sayang, baginya Queena adalah putrinya, dia melatih Queena menjadi wanita yang tangguh tak terkalahkan.
Dulu Abangnya akan selalu memarahi dirinya karena melatih Queena memegang pistol,saat itu abangnya marah besar melarang Queena bermain dengannya selama satu tahun penuh.Namun, dengan akal liciknya dia secara diam diam mengajari keponakannya bela diri agar menjadi perempuan tangguh, yang tidak akan mudah di tindas, terbukti Queena tidak pernah ter tindas palingan hanya menindas.
"Uncle,,!" teriak Queena.
"Apa Princess,,? Uncle belum budek ya."
"Hehe,,,, siapa tahu Uncle jadi budek karena kelamaan menduda." jawab Queena.
__ADS_1
Uncle Edward mendelik menatap Queena "hehe,, Uncle kenapa gak nikah nikah sih?" tanya Queena.
"Uncle kan udah ada Princess." jawab Uncle Edward.
"Ihhh,,, Uncle jangan seperti Daddy dong."
"Uncle itu harus menikah."
"Belum ada yang cocok Princess."
"Memang Uncle cari perempuan seperti apa sih ? "
" Uncle cari wanita yang sayang sama kamu Princess."
Queena menatap Uncle nya, dia ingat dulu istri Uncle nya itu hanya baik saat di depan Uncle nya, kalau hanya berdua begitu kejam pada nya sudah seperti ibunya bawang merah.
Hingga akhirnya Uncle Edward memergoki istrinya sedang memarahi Queena , Uncle Edward begitu Murka hingga langsung menceraikannya. Dan sampai saat ini Uncle nya betah menduda.
"Uncle sama Ella saja." Ucap Queena.
"No Princess,,,! bisa langsung mati Uncle kalau punya istri seperti Ella." tolak Uncle Edward.
"Uncle belum tahu saja kalau Ella itu baik pake banget lagi."
"Tapi banyakan anehnya kan."
"Dia bukan aneh Uncle tapi unik."
"Iya seperti batu akik."
"Haha,,, awas jangan terlalu membenci nanti Uncle suka loh sama Ella."
"Amit amit Princess."
"Hahaha,,,," Queena tertawa melihat Ekspresi Uncle nya.
Queena mengeluarkan ponselnya dia ingin menghubungi Daddy nya.
Menunggu beberapa detik kemudian dia angkat oleh tuan Fredy
"Daddy,,,,!" teriak Queena.
_
_
_
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️