Mafia Cantik Penakluk Gus Tampan

Mafia Cantik Penakluk Gus Tampan
Juminten


__ADS_3

*******


"Humaira coba kamu bayangkan, bagaimana perasaan kamu kalau aku, atau Daddy atau Malvin di asing kan , dipisahkan secara paksa dari kamu."


"Aku akan membunuh orang berani mengasingkan kalian."


"Lalu bagaimana jika Keluarga orang kamu asing kan berniat membalas mu Sayang."


"Humaira Maafkanlah kesalahan mereka, serahkan pada pihak berwajib, memaafkan bukan ber arti kita lemah, bukan ber arti kita kalah justru memaafkan adalah kemenangan yang sesungguhnya, kita menang karena kita mampu melawan hawa nafsu , menang melawan godaan setan."


Queena diam mencerna, penjelasan suaminya.


"Humaira,,, Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran ayat 159


فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ


Artinya: "Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal." – (Q.S Ali Imran: 159).


"Kamu do'akan saja mereka semoga mendapat rahmat Allah." jelas Gus Alzam panjang lebar.


"Dia kan udah menghkianati aku by masak masih aku doakan sih." sebal Queena.


" Humaira ketika kita mendo'kan kebaikan pada orang lain maka kebaikan itu akan berbalik pada kita, begitu juga sebaliknya." terang Gus Alzam.


"Emm,,,, baiklah." ucap Queena.


"Baiklah apa Humaira?"


"Baik aku akan memaafkan mereka."


"Kalau begitu jangan asing kan mereka ya, cukup serahkan pada pihak berwajib."


Queena mengangguk mengambil ponselnya


"Mike jangan asing kan mereka, serahkan saja pada pihak berwajib." perintah Queena pada Mike.


Tanpa menunggu jawaban Mike, Queena mematikan ponselnya " Udah,,,"


"Pintarnya istriku."


"Mau langsung berangkat sekarang belanjanya ?" tanya Gus Alzam.


"Emang kamu tidak ada pekerjaan?" tanya balik Queena.


"Biar aku kerjakan nanti saja setelah selesai belanja."


"Kerjakan saja dulu by , aku tunggu disini." ucap Queena.


"Emang kamu tidak bosan Humaira, menunggu aku bekerja?"


"Hitung hitung belajar jadi istri penurut, nunggaain suami suami kerja haha,,,," Queena tertawa.


"Baiklah Humaira,, nanti kalau kamu capek, istirahat dikamar saja ya."


"Hm,,," Queena mengambil ponselnya, menyibukkan diri dengan main game.


********


Ella Sepenjang perjalanan tertawa sendiri,


" Haha,,,, tunggu aku calon suamiku, tenang saja aku akan melindungi mu dari medusa."


Tujuan Ella saat ini adalah restoran Gus Azka,dia akan menganggu Gus Azka, tadi Queena memberi tahu kalau Gus Azka sekarang berada di restoran nya.


Sampai di restoran Gus Azka, Ella melangkah dengan riang bertanya pada salah satu karyawan " Eh,,, Juminten !" panggilnya pada salah satu karyawan.


"Saya?" tanya karyawan itu.

__ADS_1


"Iya,," jawab Ella malas.


"Tapi saya bukan Juminten mbak, saya yoyon namanya."


"Emang siapa yang nanya nama lo?"


"Ya tapi masak saya laki laki mbaknya panggil Juminten."


"Serah gue lah , mulut mulut gue napa lo yang sewot."


Pelayanan tadi hanya diam jika dia menanggapi Ella sampai malam pun tidak akan selesai.


"Heh lo tahu dimana ruangan calon suami gue?" Tanya Ella.


"Mana saya tahu mbak, calon suami mbk saja saya tidak tahu" jawab pelayan yang Ella panggil Juminten.


"Masak gak tahu sih, lo asli karyawan sini kan?" tanya Ella lagi.


"Iya." jawab Yoyon.


"Masak gak tahu dimana ruangan bosnya."


"Hm,,,maksud mbk ruangan Bang Azka."


"Iya,"


"Tapi tadi katanya ruangan calon suami mbak."


"Iya itu ruangan calon suami gue Gus Azka."


"Hah,,, mbk calon istrinya bang Azka?" yanya Yoyon.


"Lo itu budek, apa gimana sih ?"


"Saya gak budek kok mbak."


"Kalau enggak budek, dari tadi gue udah bilang calon istri mas tampan, tapi masih nanya lagi."


Ella dibuat geram sama pelayan ini, masak dri tadi cuma nanya ruangan Gus Azka jawabannya itu muter muter, sebenarnya di sini siapa sih kurang waras.


"Dimana ruangan bos lo?" tanya Ella yang sudah berang.


"Itu disana " tunjuk Yoyon.


"Gitu dong dari tadi."


Ella meninggalkan Yoyon, menuju keruangan Gus Azka.


"Assalamu'alaikum calon suami." ucap Ella pada Gus Azka yang kebetulan baru keluar dari ruangan nya.


"Waalaikum salam Ella." jawab Gus Azka dengan senyum khasnya.


"Makan siang bareng yuk " ajak Ella.


"Tapi aku harus segera pulang, ada jadwal mengajar soalnya, lain kali saja ya." tolak Gus Azka dengan halus.


"Masak datang jauh jauh di tolak sih." Ujar Ella dengan ekspresi pura pura sedih.


"Baiklah tapi hanya makan ya." Gus Azka yang tidak tega akhirnya meng iyakan permintaan Ella.


Ella langsung tersenyum riang ," Makasih,, calon suami."


Mereka duduk di salah satu meja dekat jendela " Ella tahu dari mana kamu kalau aku disini?" tanya Gus Azka.


"Ikatan batin." jawab Ella.


Gus Azka menggelengkan kepalanya, dia sudah tidak heran dengan tingkah aneh Ella, diakan satu spesies dengan iparnya.

__ADS_1


"Malam itu kamu kan yang ngerjain Fatimah sama Ustadzah Zahra? "


"Hehe,,, iya." cengir Ella.


"Habisnya ya,, mereka itu kan jelmaan medusa, masak takut sama satu spesies nya."


"Haha,,,ha,,, Ella ella,, pasti kamu bekerja sama dengan Queena kan?" tebak Gus Azka.


"Iya lah kan emang Queena yang menyuruh gue ngerjain mereka berdua."


"Memang kamu tidak takut pas kamu pura pura jadi kuntilanak , tiba tiba ada kuntilanak beneran mendatangi kamu?"


"Haha,,, Queena kan lebih menakutkan dari kuntilanak, jadi kalau aku menjadi kuntilanak disuruh Queena tidak akan ada kuntilanak asli, semua kuntilanak langsung bersembunyi karena dia takut sama Ratunya." jawaban Ella benar benar tidak masuk di akal Gus Azka.


"Memang siapa Ratunya kuntilanak?"


"Ya Queena lah"


"Haha,,,,"


"Haha,,, Ya Allah Ella teman sendiri kamu bilang Ratunya kuntilanak."


"Emang benar kok Queena itu ratunya semua makhluk halus."


"Lalu kenapa kamu mau disuruh Queena?"


"Karena emang gue suka."


"Kamu suka jadi kuntilanak?"


"Bukan ,"


"Lalu?"


"Gue itu suka saat ngerjain Calon janda itu."


Gus Azka benar benar di buat pusing kalau bicara dengan Ella siapa lagi yang dia sebut calon janda, memang ada gitu calon janda.


"Calon janda?"


"Iya."


"Siapa calon janda?"


"Itu si Ning kaos kaki ajaib, istrinya kamu yang sekarang." jelas Ella.


"Astaghfirullah Ella."


"Apa?"


"Kenapa kamu sebut Fatimah calon janda?"


"Karena sebentar lagi dia akan jadi janda."


"Kata siapa?"


"Kata gue lah."


"Kenapa kamu bisa punya kesimpulan kalau sebentar lagi Fatimah akan menjadi janda?"


"Ya,,, karena sebentar lagi gue yang akan menjadi istri lo."


_


_


_

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


__ADS_2