Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Ajakan Akhir Pekan


__ADS_3

Yopa melajukan motornya. Dia benar-benar tidak enak hati dengan pertanyaan nya tadi kepada lova. Dia benar-benar tau betul bagaimana lova mencintai Vito Corleone. Walau yopa juga menyukai lova secara diam-diam, lova tau jika yopa menyukainya tapi hati lova tidak bisa menerima yopa karna lova hanya menganggap yopa sebagai teman.


Aku tau kamu masih tidak bisa melupakan laki-laki itu lova, tetapi asal kamu tahu aku disini menunggu mu untuk berpaling dan menoleh padaku, selama ini aku mencari mu, aku berkerja keras dan menabung untuk suatu saat nanti aku bisa menikahi mu dan membahagiakan mu. Dan ini aku tidak akan menyerah lagi aku akan berusaha mengambil hati mu.


Sepanjang perjalanan lova hanya terdiam memikirkan pertanyaan yopa tentang masalah Vito Corleone.


Hingga saat ini lova masih mencintai Vito Corleone. Lamaran yang Vito berikan padanya harus dia tolak dengan rasa berat hati karna ancaman ibu angkatnya. Tak sadar buliran air menetes dan mata lova. Dia merasa menyesal dan sakit hati karna harus menolak laki-laki yang ia cintai.


Menikah dengan Vito adalah impian nya semasa dia menjadi masih kecil .


Tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.


Sudahlah lova berhenti memikirkan dia, ini semua kesalahan mu yang lemah, kamu tidak bisa memperjuangkan cinta mu. Dan sekarang kamu harus berusaha memperjuangkan kebahagiaan walau dititik saat ini kamu tidak berdaya kamu pasti bisa lova dan kamu tidak boleh mengingkari janji mu pada kak vito. Lova menyeka air mata yang jatuh dipipi nya dia kembali tersenyum.


Lova melirik yopa lewat kaca spion yang fokus mengendarai motor.


"Yopa, ko kamu tiba-tiba jadi ojol sih bukanya ayahmu dulu menyuruhmu meneruskan perusahaan nya?"


Yopa pun mengurangi kecepatan motornya.


"Ahh iya, tapi aku harus mengikuti masa percobaan ayah ku dulu yaitu memulai dari hal terbawah."


"Ohh begitu, yang semangat ya" lova mengelus pundak yopa pelan.


"Iya itu sudah pasti, sekarang aku sudah mandiri Lo" jangankan begini mendapatkan hatimu saja aku semangat ko lova. Gumam yopa dalam hatinya.


Mereka berdua pun sampai di toko jahit kecil milik lova dan lala.


Yopa memarkirkan motor nya dia samping toko. Lova dan yopa masuk. Terlihat Lala sedang sibuk mengangkat kain.


"Lala, kamu sibuk sekali sampai-sampai tidak menyapaku"


Lala pun menoleh ke arah suara yang memanggilnya.


Dia terkejut saat melihat yopa di samping lova.

__ADS_1


"Haiiiss, yopa kamu apa kabar, kamu making tampan saja" Lala langsung berlari kearah yopa.


Dari dulu Lala sangat menyukai yopa namun yopa selalu tidak sadar akan perasaan Lala padanya, yahh jelas karna yopa menyukai lova makanya dia tidak melihat Lala yang sangat menyukai nya.


"Hahaha, kamu juga makin cantik Lala" Lala tersenyum mendengar sanjungan yopa dia langsung memeluk yopa. Yopa pun membalas pelukan Lala karna dia hanya menganggap respon Lala yang sedang rindu dengan teman lamanya.


Lova hanya tersenyum melihat mereka berdua.


"Kamu kemana saja sih, selesai wisuda kamu langsung menghilang." Lala melepaskan pelukannya.


"Aaahh itu, ayah ku menyuruhku melanjutkan pekerjaan nya makanya habis wisuda aku harus mengikuti prosedur nya."


"Ohh jadi begitu, tapi ko kamu pakai seragam ojol ?" Dengan heran Lala melihat penampilan yopa yang mengenai seragam ojol.


"Ayahku sedang menyuruhku meleksanakan masa percobaan dengan memulai dari bawah dulu, makanya aku harus jadi orang bawahan dulu demi memenuhi kriteria penerus. Hehehe"


"Ciee, sekarang sudah bisa mandiri ya hahaha" Lala tertawa mengejek. Sedangkan lova hanya melihat menyaksikan mereka berdua berocehan.


Haduhh, mereka berdua mulai lagi deh.  Tapi mereka berdua cocok sekali. Lebih baik aku tinggal saja deh. Lova pun pergi ke meja untuk mengambil kain-kain.


"Boleh kamu yang traktir ok."


"Iya siap, yaudah dahdah, lova aku duluan ya"


"Ehh iya hati-hati" sahut lova yang duduk dimeja jahitnya.


Lala dan lova pun melanjutkan pekerjaan mereka berdua, Lala mengarahkan ke anak buahnya untuk mengambil kain. Lala melihat lova yang sangat fokus menjahit Lala pun menghampiri lova.


"Kamu lagi menyulam ya?" Lova terkejut melihat Lala sudah didepan nya.


"Iya." Lova kembali fokus dengan sulamannya


"Untuk siapa ni? Heheh"


"Eehhh jangan pikir macam macam, ini tu untuk Rendo, kan sebentar lagi ulang tahun nya dan aku bakal memberinya pakaian yang ku sulam ini"

__ADS_1


"Ohh begitu, ya sudah kamu lanjut saja menyulamnya aku akan membeli makan siang buat kita."


"Iya punyaku jus melon 1 ya"


"Siap nyonya lova yang cantik" Lala sambil menyetuh dagu lova dan berkedip melihat lova.


"Hehh kamu ini mau ku suruh yopa cepat menikahi ya"


Lala tergelak


"Yasudahhh cepat kau suruh yopa menikahi ku, aku sudah lama menantinya sampai sampai aku sudah mau jadi perawan tua."


"Oke kamu tunggu ya 20 tahun lagi hahahaaa"


"Jangan dong nyonya lova yang cantik, nanti aku udah kadaluarsa hahaha"


Mereka berdua tertawa bersama sampai memenuhi langit langit toko.


"Hehh aku sudah lapar ni cepat beli makan sana nanti ku bilangin yopa cepat cepat menikahi mu" lova mendorong lala kedepan pintu luar.


"Awas ya kalo gak kamu bilang" Lala menunjuk lova dengan ancaman senyuman liciknya.


"Iya nyonya Yopa"


Mereka berdua tertawa lagi dengan terbahak-bahak.


Lala pun berangkat dengan sepeda injaknya.


Mereka berdua memang sahabat yang saling mengerti satu sama lain. Sudah seperti adik dan kaka.


Ingat tekan like guys, harus tulis KOMENTAR kalian di bawah kolom komentar ya.


Dan


Bantu dukung Instagram Vevem ya teman-teman

__ADS_1


Follow Ig : @nvmlesttt


__ADS_2