
Malam hari
Penthouses
Lova dan ron sedang makan malam berdua pertama mereka sejak tinggal di penthouses, rasanya mereka seperti pasangan suami istri sungguhan hal itu membuat lova sangat senang walau semua hubungan mereka adalah tuan dan simpanan
"Jika ada yang akan dibutuhkan lagi bisa langsung beritahu kriss" ucap ron memulai pembicaraan setelah keheningan yang terdengar hanya suara sendok dan garpu
"Semua nya sudah cukup terpenuhi" ucap lova tersenyum
"kamu suka sama penthouses nya?" Tanya ron
"Iyaa, aku suka sekali, ini seperti rumah impian ku" ucap lova tersenyum lagi
"Baguslah..
aku sudah selesai makan" ron berdiri dan langsung pergi meninggalkan lova sendiri di meja makan
"Baiklah" ucap lova
Senyum lova langsung hilang saat melihat kepergian ron yang meninggalkan nya dengan acuh tak acuh
Apakah sesulit itu menungguku. Batin lova
...
"Aku tidak mau vyone tau semuanya, singkirkan semua buktinya" ucap ron di telpon
(...)
"Sebelum pernikahanku selesai aku akan memindahkan dia ke luar negeri, jadi urus lah rumah yang akan dia tempati di luar negeri nanti"
(...)
Ron mematikan telpon
__ADS_1
Lova yang masuk ke kamar melihat ron yang sedang berdiri di balkon sambil merokok
Lova berjalan untuk membereskan pakaian dilemari tanpa mengganggu ron
"Ahh rasanya aku tidak lupa membawanya" ucap lova yang sedang mencari sesuatu di barang barang nya
"Apa ketinggalan, rasanya ku letakkan disini tadi...
"Ehhh..
"Kau sedang mencari apa?" Ucap ron sambil memeluk lova dari belakang dan menyandarkan dagunya di pundak lova
"Kau mengejutkan ku sajaa" ucap lova tersenyum
"Apa yang membuat mu fokus sampai tidak menyadari aku didekatmu?" Tanya ron
"Aku sepertinya ketinggalan barang dirumah mu" jawab lova
"Aku akan menyuruh kris mengambilnya untukmu" ucap ron yang benar benar bersikap manja pada lova
"Terima kasih, kenapa kau hari ini manja sekali hmm?"
"Baiklah tuan muda kau tidak manja" ucap lova sambil mencubit pipi ron hingga membuatnya tersipu
Kau benar benar sangat menggemaskan" ucap lova sambil tertawa
"Aku bukan anak kecil" bantah ron
"Tapi kau lucu"
"Tidak!"
"Lucu"
"Tidak"
__ADS_1
"Lucu sekali haha" lova mencubit pipi ron dengan gemas dan langsung berlari meninggalkan ron
"Kau benar benar yaa" ron tersenyum dan langsung mengejarnya
Mau kemana kau.. hey" panggil ron
"Tangkap aku kalo bisa haha"
"Akan ku hukum kau jika ku tangkap"
"Aaaa jangan haha" merekaa berdua langsung berbaring di sofa saat ron berhasil menangkap lova
Terbahak - bahak
Diluar sudah hujan dan mungkin saja akan turun salju mereka berdua sudah tertidur karna kelelahan melakukan rutinitas ranjang
Namun lova masih belum tertidur
Waktu menujukkan
Pukul 02:45
Aku akan membuatmu mencintaiku dan memilihku untuk menjadi istri mu ron batin lova
Bahkan menjadi pantas akan lova lakukan demi cinta ron
Cinta yang terbalas mungkin akan membuatnya lari atau memilih mati
Lova berbalik dan melihat ron yang tertidur pulas
Aku mencintai mu ron, aku akan menjadi yang terbaik demi menjadi pilihan mu. Aku ingin selalu bersama mu walau hanya menjadi... batin lova
"Simpanan" bisik lova
Air mata lova luruh saat menyebut dirinya simpanan
__ADS_1
Lova menutup mulut nya agar suara tangis nya tidak terdengar oleh ron dan berharap ron tidak pernah tau bahwa setiap malam dia akan selalu menangis.
Tidak ada yang tau di masa yang akan datang bahwa tangisan akan selalu terjerit dari lova entah itu tangisan bahagia atau tangisan kecewa