Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Awal pertemuan Takdir


__ADS_3

Di pagi hari juga Ron Sinhe Fan yang sibuk di ruang kerja nya dirumahnya sedang menanda tangan beberapa berkas.


Jeglek


suara pintu terbuka dipintu masuk ruang kerja Ron. Ternyata itu Kris sekertaris pribadi Ron


"kemana lagi aku akan dinas Kris?" Ron berbicara sambil menulis. Kris pun menyodorkan iPad nya kedepan muka Ron.


"Kita akan membereskan semut di perusahan yang mencoba melanggar kontrak tuan muda." Ucap Kris yg berdiri di belakang Ron


"hmm" gumam Ron sambil menulis.


"Tuan muda, anda harus mengikuti kriteria untuk memenuhi warisan ayah anda, dengan begitu anda akan cepat mengambil alih saham sementara yang sudah dipegang paman anda." Ron berhenti menulis dan memejamkan matanya sejenak


"Apakah kamu menyuruhku cepat-cepat menikah?" Menatap Kris dengan dingin


"Benar tuan muda, saya akan membantu Anda memilih kriteria pasangan yang sesuai selera anda." Ron pun tertawa tergelak mendengar kalimat Kris yang akan memilihkan pasangan untuknya.


"Apa! Hahaha. carilah pasangan mu dulu Kris sebelum kau mencarikan untuk ku pasangan hahaha" meledek Kris. Kris pun tidak bergeming.


Ron sudah mengubah ekspresi wajah nya seperti biasa Dengan wajah datar dan dinginnya


"Aku perlu wanita yang penurut dan patuh untuk menjadi istriku" Ron menatap Kris dengan dingin.


" Baik tuan muda" sambil menundukkan kepalanya.


Ron pun berdiri melewati ruang makan dan ruang tamu menuju pintu depan rumah. Kepala pembantu yaitu pak Rut bergegas membukakan pintu untuk Ron.


"Selamat beraktivitas tuan muda" ucap pak Rut sambil membungkuk kan kepalanya. Ron pun masuk kedalam mobil, dan mobilnya meninggalkan gerbang depan rumah.


Lova dan ayahnya sudah sampai di kantor, di ruangan ayahnya banyak sekali tumpukan kertas yang harus ayahnya baca, dan masuk lah sekertaris ayahnya.


"Pak, hari ini kita kedatangan Direktur dari perusahaan Sinhe Fan group, mereka akan mendiskusikan masalah kontrak yang sudah kita langgar." Ayahnya pun tercengang mendengar kalimat sekertaris yang menyebut direktur Sinhe Fan group.


"Saya akan menyiapkan ruang rapat untuk kita berkumpul pak" sekertaris nya menundukkan kepala lalu berjalan pergi.


"Ayah, apa yang bisa aku bantu" sambil menatap ayahnya.

__ADS_1


"Lova kerjakan berkas desain ini dengan waktu yang cepat sekarang" menyodorkan setumpuk berkas. wajah lova muram melihat berkas tersebut.


"Ba baik ayah" terbata.


"Jika sampai ada kesalahan kau akan ku pukul dan ku usir dari rumah." Lova tercengang mendengar kalimat itu dari ayahnya.


Ayahnya begitu bersikap kejam padanya yang sebenarnya anak kandung nya juga. lova pun sudah hampir selesai menyelesaikan setumpuk berkas tersebut dengan semua ide-ide yang menggliar di otaknya.


sementara di bawah gedung perusahan.


Ron dan Kris sudah keluar dari mobil dan menuju pintu masuk, Kris membukakan pintu untuk Ron semua karyawan kantor itu menundukkan kepala kepada ron, sekertaris ayahnya lova memimpin Ron dan Kris ke ruang rapat untuk berkumpul dengan ayahnya lova mereka.


Jeglek


suara pintu dan masuklah Ron dan Kris, lova yang berdiri di belakang ayahnya, semua orang berwajah kusam dan ayah lova sedikit gemetar dan keringat dingin. Ron duduk sementara sekertaris ayah lova membagikan kertas kepada semua orang termasuk Ron dan kris.


Kenapa yang datang malah CEO Sinhe Fan group. Ayah lova menggenggam tangannya sambil gemetar.


"Pak Alex Grivany" Ron menyebut nama ayah lova.


"Kenapa anda berani melanggar kontrak dan memberikan saya desain lolucon seperti ini" suara tegas Ron sambil melemparkan kertas itu kepada ayah lova, semua orang yang di ruangan itu terkejut dan gemetar.


Ayah lova tiba-tiba berlutut dan lova tiba-tiba juga bereaksi mencoba menenangkan ayahnya untuk berdiri kembali. "Ma..maafkan saya tuan, saya benar-benar menyesal" lova yang berusaha membuat ayahnya berdiri tapi ayahnya menepis tangan lova.


Sekertaris Kris menyuruh semua orang keluar dari ruangan tersebut kecuali Alex ayahnya lova


"diam kau anak tidak tau untung, kenapa kau membuat desain lolucon seperti itu?" Lova meneteskan air mata


"ma..maafkan aku ayah!" Terbata


"maaf nona, anda harus keluar" ucap sekertaris Kris terhadap lova. Lova pun keluar meninggal kan ruangan dimana ayahnya masih berlutut, sementara itu Ron duduk sambil menatap ayah lova.


"Sekarang saya mau kamu mengganti denda kontrak dan membayar uang yang sudah kamu korupsi dari kontrak tersebut" tegas Ron


Ayah lova menundukkan kepala dan mengepal tangannya.


"Saya tidak mampu tuan muda, saya mohon beri saya kesempatan dan apa pun akan saya lakukan asal anda bisa memberikan saya kesempatan 1 kali lagi." Ron pun tertawa

__ADS_1


"kesempatan!, Kamu kira aku mau memperkerjakan orang tidak berguna  diperusahan ku!!, Ohh dan apapun?" Ron tersenyum sinis dan tiba-tiba masuklah lova dia berlutut melihat ayahnya dan menatap Ron yang sedang duduk.


"Tuan tolong ampuni ayah saya, saya mohon, saya akan mengganti ayah saya menanggung nya." Tangan lova yang sudah di dada nya.


Ron dan Kris tiba-tiba terkejut melihat lova yang menerobos masuk ke ruangan itu.


Karna diluar tadi lova sangat gelisah dan takut ayahnya kenapa-kenapa didalam. Apalagi yang paling lova takutkan penyakit jantung ayahnya tiba-tiba kambuh. Maka dari itu lova harus menerobos masuk kedalam.


"Wahh, ternyata kamu memiliki putri yang berbakti ya Alex." Ron menyeringai


"bagaimana jika saya ambil putri anda sebagai istri saya Alex?" Ayah lova tercengang


"maksud anda tuan?" Menatap Ron


"sebagai penggantimu membayar utangmu tetapi utangmu tidak sepenuhnya lunas dan kamu tidak sebebas yang kamu kira, saya akan memberikan mu kesempatan sekali untuk memperbaiki semuanya, tetapi jika kamu melanggar kontrak lagi saya akan merata perusahaan ini dengan tanah dan mungkin saja anda tidak akan pernah lagi melihat putri anda" menatap ayah lova dengan dingin, lova gemetar ketakutan.


"Ba..baik tuan, saya akan melakukan apapun asalkan tuan memberikan saya kesempatan sekali lagi termasuk memberikan putri saya" Alex tersenyum tetapi lova gemetar dan meneteskan air mata, dia hanya diam walau ayahnya begitu kejam terhadapnya.


Ayah kau tega pada putri angkatmu kenapa kau tega menjual ku dengan orang yang kejam seperti ini


"Kris akan mengurusnya" Ron melangkah pergi dan berbalik memandang lova dengan senyum seringai.


"dia cocok untuk mengelabui paman kan Kris?" gumam Ron dengan Kris


"iya tuan, ada tidak salah menilai, dia gadis yang penurut dan patuh." Ron tertawa.


"Hahaha, persiapkan pernikahannya dengan cepat kris dan beritahu apa yang aku suka dan tidak suka pada wanita itu! Aku tidak sabar ingin menendang paman ke perusahan cabang di Afrika"


Kris menundukan kepala dan mereka masuk kedalam mobil lalu pergi meninggalkan perusahaan ayah lova.


Ingat tekan like guys, harus tulis KOMENTAR kalian di bawah kolom komentar ya.


Dan


Bantu dukung Instagram Vevem ya teman-teman


Follow Ig : @nvmlesttt

__ADS_1


__ADS_2