Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Sulaman dan mie rebus


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang melelahkan bagi lova namun juga hari yang bahagia juga baginya. Dia sudah pulang kerumah besar milik Ron. Melanjutkan tugas-tugas nya sebagai pelayan Ron.


Makan malam sudah berakhir bagi lova dan Ron. Saat nya membuat teh herbal buat Ron, lova setelah menyelesaikan tugas nya lova langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat karena hari ini membuat tenaga nya terkuras habis.


Dan nampak nya panggilan dari pak Rut untuk memanggil lova melayani Ron malam ini juga tidak ada. Dan itu membuat lova bebas tidur nyenyak malam ini.


Lova sudah di balik selimut tebalnya. Dia sangat senang hari ini karna bisa membuat peluang mewujudkan impian nya. Namun lova tiba-tiba teringat 3 hari lagi ulang tahun adik laki-lakinya Rando, dia masih belum menyelesaikan sulaman saputangan nya untuk dia jadikan Hadiah untuk Rando.


Dengan cepat dia mengambil sulamannya yang hampir selesai dan melanjutkan nya. Saat lova membuka kotak kain dan benang nya dia melihat dasi dan sapu tangan yang sudah selesai dia sulam.


Vito Corleone♡ (tulisan yang di sulam di dasi dan sapu tangan)


Wajah lova berubah sendu saat melihat sulaman nya itu. Dia teringat akan mantan kekasih nya yang masih mengisi hati nya. Jika saja dia tidak bertindak bodoh dan menurut pada orang tua angkat nya mungkin dia sudah menikah dan bersama mantan kekasih nya.


Sudah lah lova, semuanya sudah terjadi. Batin lova. Dia langsung menutup kotak tersebut setelah mengambil benang.


Dia pun melanjutkan sulaman nya.


Ron yang masuk kekamar lova langsung tanpa mengetuk pintu. Dia melihat lova sedang duduk di dekat jendela. Lova yang tidak menyadari Ron yang sudah berdiri di belakang nya.


Apa yang dia lakukan, apa dia menyulam bentuk love?. Batin Ron.


"Ehemm,heii" ucap Ron langsung membuat lova terkejut dan menusuk jarinya.


"Awww, tu-tuan" ucap lova meringis sakit di jari telunjuk nya.


Ron yang melihat itu langsung menarik tangan lova.


"Kau tidak apa-apa"tanya Ron dengan wajah yang kawatir.


"Ti-tidak tuan, hanya tusukan kecil" lirih lova dengan wajah yang merona


"Tidak apa nya, ini berdarah" ucap Ron dengan nada sedikit tinggi. Lova hanya menunduk malu


"Paman!!!"teriak Ron. Dan langsung telihat pak Rut membuka pintu kamar lova dengan tergesa-gesa.


"Ada yang perlu saya bantu tuan?" Tanya pak Rut dengan wajah kawatir.


"Panggil Daniel!" Perintah Ron dengan tegas.


"Tuan terluka?" Tanya pak Rut.

__ADS_1


"Tidak, dia yang terluka " ucap Ron sambil menatap lova yang sedang menunduk kan kepalanya menahan malu.


Pak Rut tercengang mendengar Ron seperti kawatir pada lova.


"Tuan, tidak perlu memanggil dokter Daniel. Ini hanya luka tusuk biasa, di beri plaster sudah cukup" ucap lova meyakinkan Ron.


"Tapi ini berdarah"


"Tidak jadi masalah besar tuan" bantah lova dengan yakin.


Ron menghela nafas nya panjang.


Ron menoleh pada pak Rut yang masih berdiri dengan tegak. Memberikan isyarat bahwa tidak perlu memanggil dokter Daniel.


Lova berdiri dan melangkah ke arah laci samping tempat tidur nya untuk mengambil kotak p3k.


Dengan segera lova memasang plaster ke tangan nya yang terluka. Ron hanya melihat lova melakukan apa yang dia mau. Sedangkan pak Rut sudah keluar sedari tadi saat Ron memberi isyarat tidak perlu memanggil dokter Daniel.


"Lihat, sudah tidak apa-apa kan" ucap lova tersenyum manis pada Ron.


Ron hanya diam memandang lekat lova yang tersenyum manis padanya.


Deg


"Ehemm" dengem Ron yang berusaha menutupi kecanggungan nya.


"Apa ada yang perlu saya bantu tuan?" Tanya lova melihat Ron yang terlihat menyembunyikan wajahnya yang canggung ke samping.


"Oh iyaa, buatkan untukku mie instan rebus" ucap Ron


Hahh, kenapa dia tiba-tiba mau makan mie instan rebus. Batin lova


"Baik tuan" ucap lova, dan Ron tidak menjawab nya, Ron langsung melangkah pergi keluar dari kamar lova.


Didepan pintu kamar lova, Ron langsung memegang dada nya


Kenapa jantungku selalu berdetak dengan cepat saat melihat nya tersenyum manis padaku, rasanya sangat menyenangkan. Batin Ron


Ron pun melangkah pergi kebawah dan disusul lova dari belakang.  Ron menoleh melihat lova yang berlari kecil mengejarnya.


"Hati-hati, tidak usah terburu-buru" ucap Ron pada lova yang membuat lova berhenti berlari kecil

__ADS_1


Padahal aku cuman berlari kecil, apa dia mengewatirkan ku.


Heh lova tidak usah berharap banyak. Batin lova.


.


.


.


Di dapur Ron sudah duduk di meja dapur sambil melihat lova yang sedang merebus mie instan untuk nya.


Ron memandang punggung kecil lova dengan lekat.


Untuk siapa kain kecil yang dia sulam dengan bentuk love itu, apa itu untuk ku?, Atau untuk orang lain?, Heii kenapa aku jadi peduli kain kecil itu untuk siapa. Batin Ron yang penuh pertanyaan.


Lova sudah selesai merebus mie instan untuk Ron. Lova meletakkan semangkok mie rebus untuk Ron di meja makan. Di dapur para pelayan hanya berbaris rapi di pojok Diding dapur menyaksikan lova sendiri yang melayani Ron.


Ron mulai mencicipi mie instan tersebut.


Kenapa dia sangat pandai sekali membuat ku tertarik dengan apa yang pernah dia buat untuk ku. Batin Ron yang merasakan nikmat di mie instan tersebut.


"Kau sering membuat mie instan dengan rasa ini?" Tanya Ron pada lova


"Sering tuan, karna saya suka rasa yang ini, menurut tuan bagaimana rasanya?" Jawab lova dan langsung memberikan pertanyaan pada Ron.


Tidak sia-sia aku membangun pabrik mie instan ini, ternyata dia menyukainya. Batin Ron sambil mengulas senyum di wajahnya.


"Rasanya lumayan, Minggu depan aku akan meluncurkan varian baru" ucap Ron sombong.


Aku hampir lupa bahwa dia pemilik perusahaan mie ini huhh. Batin lova


"Wahh, saya jadi tidak sabar ingin mencoba varian baru tuan" ucap lova tersenyum paksa


"Jangan terlalu sering memakan nya karna tidak baik buat kesehatan." Ucap Ron sambil melanjutkan makan mie rebusnya.


"Baik tuan" jawab lova lirih.


Ron tidak menjawab dan terus menyantap mie rebusnya.


Lova memandang lekat lelaki yang tampan sedang menyantap mie rebus yang dia buat.

__ADS_1


Sungguh ciptaan Tuhan yang tampan membuat hati lova berdesir rasa yang aneh.


__ADS_2