Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Masih sama


__ADS_3

Kamar utama


Pagi hari lova sibuk menyiapkan pakaian suaminya, sudah menjadi rutinitas lova untuk menyiapkan segala keperluan suaminya.


"Kau akan kemana nanti?" Tanya ron pada lova yang sedang mengancingkan kemeja kerja ron.


Lova tersenyum manis menatap suami tampan nya itu "aku akan pergi bekerja ke tokoku " ucap lova


Ron hanya mengangguk mengerti


"apa kau tidak ingin pindah dari toko jelek mu itu, kris akan mengurus nya supaya tokomu pindah ke mall, itu akan memudahkan mu mempromosikan pakaian buatan mu?" Tanya ron


Lova tersenyum mendengar perkataan ron yang seakan akan mudah sekali memindahkan toko kesayangan nya ke mall.


"Tidak perlu, aku lebih suka toko ku didaerah situ" tolak lova dengan lembut


"Atau aku akan suruh kriss untuk merenovasi toko jelek mu itu?" ucap ron yang menawarkan hal lain tapi tetap menyebut toko jelek


Lova menghela nafas nya, lova tetap menahan kesal nya dengan tersenyum paksa


Itu toko yang aku impikan bukan toko jelek wahai tuan muda


"Tidak perlu suami ku sayang aku sangat menyukai toko jelek ku seperti itu" senyum lova dengan menahan kesal


Ron tersenyum mendengar lova memanggilnya "suami ku sayang"


Bisa bisa nya aku sangat senang mendengar dia menyebutku dengan begitu. Batin ron


"Baiklah jika begitu, tapi jika kau membutuhkan renovasi dan pemindahan toko jelekmu itu bilang saja pada kris" ucap ron yang langsung mengecup dahi lova


Lova tersenyum manis pada ron dan langsung menggandeng ron untuk keluar turun ke bawah untuk sarapan.


"Hari ini aku akan mengantar mu ketempat kerja mu" ucap ron pada lova


Lova hanya mengangguk mengerti, sudah kebiasaan pagi ron mengantar lova ke toko nya, namun jika ron punya kesibukan lova akan pergi sendiri dengan mobil yang di berikan ron


Depan toko lova


"Nanti siang aku mau kau antarkan makan siang ku lagi " ucap ron tersenyum pada lova


Lova tersenyum mengangguk, lalu mobil itu melaju hinggal menghilang dari padangan lova. Lalu dia masuk ke toko kesayangan nya. bulan depan toko itu akan lunas dan kepemilikan toko tersebut akan menjadi milik lova. Tentu saja lova mendapatkan uang dari uang bulanan yang di kasih ron.

__ADS_1


Ron memberikan lova uang dengan terbatas dalam arti cukup untuk memenuhi kebutuhan lova.


....


Di toko


"Arghhhhh, lova kak yopa mengajak ku jalan bersama" girang lala yang berlari mendatangi sahabatnya itu


Lova terkejut karna teriak sahabatnya itu dengan semangat


"Hmm, Kurasa kau perlu banyak persiapan" ucap lova yang mengerti bahwa sahabatnya itu akan sangat heboh jika menyangkut kencan dengan orang yang dia sukai.


"Hmm, lova ku yang cantik dan menggemaskan" ucap lala merayu


"Ada apa lalaku" ucap lova dengan malas. Lova menghela nafas nya dengan kasar sekarang apalagi yang di inginkan sahabatnya yang heboh ini


"Aku boleh pinjam baju brended mu yang cantik" ucap lala dengan nada memelas


Lova berbalik dan tersenyum pada teman nya itu dan mengangguk tanda memperbolehkan


"Argghhhhh.. kau memang sahabatku yang baik hati" peluk lala dengan erat hingga membuat lova sesak nafas sampai terbatuk batuk


Uhuk uhuk


"Baiklah, besok akan ku bawakan padamu biar kau pilihkan" ucap lova


Pakaian brended yang lova dapatkan tentu saja ron yang memberikan nya, hingga lova memiliki lumayan pakaian brended.


...


Di kantor Ron


"Dimana sih ponsel itu " gumam lova yang sibuk membongkar didalam tas nya hingga dia masih berdiri di depan lift.


Lift itu berbunyi tanda akan ada yang keluar didepan lova. Tapi lova masih sibuk mencari ponselnya.


"Kakak ?" panggil rendo pada lova yang refleks membuat kefokusan lova teralih kan ke suara yang sangat ia kenali.


Lova tersenyum melihat adik kesayangan nya itu yang terlihat sangat tampan dan dewasa sekarang ini.


"Rendo!" ucap lova yang langsung memeluk adiknya itu

__ADS_1


"Kakak apa kabar? " tanya rendo pada lova


"Aku baik baik saja, rendo bagaimana? Semuanya lancar kan?" Balas lova


"Iya kak semuanya baik, kakak sekarang sudah sangat mempesona sekali" ucap rendo menggoda kakak nya itu


Dengan mata yang berbinar lova melihat rendo dan


Rendo menatap hangat kaka nya itu, orang lain yang akan melihatnya menatap lova juga akan berpikir bahwa dia sangat menyukai lova.


"Kau ini masih sama ya, kaka sangat merindukan mu" ucap lova yang langsung memeluk rendo lagi


Tiba tiba..


"Apa yang kau lakukan disini?!"


Lova menoleh kearah suara yang menatapnya dengan tajam, dengan cepat lova melepaskan pelukan nya pada rendo


"R-Ron.." ucap lova dengan terbata karna kaget dengan suara bariton ron


"Presdir" rendo menunduk hormat pada ron


Ron melangkah mendatangi lova dan rendo dengan diikuti kriss


"Apa anak magang ini tidak tau aturan di perusahaan ini?" Ucap ron


"Saya akan memberitahu nya tuan" ucap kris


"Beri dia 3 sanksi sekaligus" ucap ron


"Presdir ini terlalu berle"


"Apa aku ada memberimu intruksi untuk berbicara?" Ucap ron dengan menatap tajam rendo


"Ma-maaf kan saya p-presdir" tunduk rendo dengan hormat


"Apa yang kau tunggu, pergilah ke devisi mu untuk menerima sanksi" ucap kris dengan tegas pada rendo


Lova yang merasa bersalah pada rendo hanya bisa menatap rendo dengan sedih


"Pergilah dan maafkan aku" bisik lova pada rendo yang dibalas dengan menggeleng pelan sambil tersenyum pada lova dan berlalu pergi

__ADS_1


Ron menatap lova dengan tajam sambil mengepalkan tangan nya saat melihat perilaku lova pada rendo yang sangat baik.


__ADS_2