Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Penerimaan Penghargaan


__ADS_3

Hari kompetisi pun sudah tiba, di sebuah gedung yang sangat mewah kompetisi itu di adakan. Lova dan Lala sudah tiba di tempat kompetisi 2 jam yang lalu. Sekarang mereka sedang mempersiapkan diri untuk tampil mengenakan baju desain lova.


Yang menjadi model lova yaitu anak-anak karyawan nya yang berjumlah 3 orang. Lova dan Lala sedang merias anak-anak karyawan yang akan menjadi model yang mengenakan desain milik lova. Dengan sangat telaten lova dan Lala mempersiapkan semuanya agar terlihat sempurna eh tidak, agar terlihat mengesankan.


"Desain mu bagus sekali lovaku" ucap Lala dengan wajah yang berbinar melihat model mereka mengenakan desain lova.


"Terimakasih, semoga saja lebih menakjubkan dan kalian harus semangat ya, aku berharap besar dengan kalian" ucap lova memberikan semangat dengan menggunakan tangan nya.


"Pasti Kaka Lova dan Kaka Lala" ucap mereka bertiga bersamaan.


Sekarang saatnya kompetisi akan segera dimulai. Dan model-model peserta yang lain sudah tampil, sekarang saatnya model punya lova yang akan tampil.


saatnya Desain peserta no 9.


Mata lova berseri-seri saat melihat desain nya yang begitu mengesankan tampil, anak-anak karyawan yang dia suruh jadi modelnya juga begitu kelihatan prefisional saat memamerkan desain baju lova.


Juri pun bersorak Sorai melihat desain lova yang begitu indah dan cantik.


1 jam lebih waktu penampilan desain-desain sekarang saat yang di tunggu tunggu yaitu pengumuman pemenang nya. Lova dan Lala begitu gugup, disaat pengumuman pemenang mulai di umumkan.


"Lova, aku sangat gugup sekali" lirih Lala pada lova. Lova hanya diam karna sekarang dia jauh lebih gugup dari Lala.


Yang menjadi jurinya yaitu para desainer yang sukses mendirikan butik nya. Lova juga beriimpian mendirikan butik yang sukses seperti desainer desainer yang menjadi juri saat ini.


Pengumuman nya sudah mencapai juara 2, sekarang pengumuman yang paling di tunggu juara 1.


"Yang beruntung mendapatkan juara 1 adalah desain yang begitu menakjubkan, sangat memberi inspirasi, dan begitu indah dan unik. Yaitu desain nomor.... 9, selamat untuk desain nomor 9 sudah berhasil menjadi juara 1, mari kita sambut desainer desain nomor 9 untuk naik ke atas panggung menerima apresiasi dari juri-juri kita" ucap pembawa acara.


Lala yang begitu kegirangan sampai-sampai memeluk lova dengan erat. Namun lova masih belum memberi respon karna seakan tidak percaya akan apa yang baru dia dengar.


"Lovaa, kita juara 1.." ucap Lala sambil menggoyang kan bahu lova.

__ADS_1


Lova menoleh pada Lala dan langsung memeluk Lala dengan erat.


"Iyaa, Lala kita juara 1, aku rasanya tidak percaya." Ucap lova. Memeluk Lala dengan erat.


"Heii ayolah. Aku tau kau pasti bakal menang, sekarang naiklah dan terima hadiah mu sana."


"Hmm" ucap lova sambil mengangguk.


Dia pun melangkah menuju atas panggung, sorot lampu menyala di atas nya menampilkan lova yang menggunakan dress Sabrina berwarna pastel sampai ke lutut, kaki jenjang nya menggunakan haels berwarna hitam bertali, dengan rambutnya dia uraikan bak putri yang begitu menawan. Kamera yang lagi live menyoroti lova yang sudah naik ke atas panggung menerima hadiah juara 1 nya. Lova begitu bahagia wajahnya yang begitu berseri-seri menampilkan senyum nya yang sangat manis dan enak di pandang.


.


.


.


.


Sungguh wanita yang menarik. Batin Kriss dan Ron


Mereka berdua larut dalam pikiran mereka Masing-masing.


Ron sangat kagum dengan lova, yang berhasil memenangkan kompetisi tanpa bantuan orang lain di belakang nya. Jika lova mau dia bisa menggunakan status nya sebagai istri sah Ron untuk menekan juri-juri dan membuat nya jadi pemenang. Namun seorang lova sungguh membuat Ron merasakan menemukan sesuatu yang spesial dari diri lova. Dari wanita wanita yang pernah menjalin hubungan dengan nya selalu memanfaatkan latar belakang nya untuk sebuah kedudukan dan di pandang tinggi.


Aku kira dia akan meminta tolong padaku untuk membantu nya, seperti nya aku sudah meremehkan nya. Batin Ron. Tersenyum


Begitu pun dengan Kriss yang begitu kagum melihat wanita yang diam-diam dia sukai.


Sungguh wanita yang berbeda. Batin Kriss.


.

__ADS_1


.


.


.


Di luar gedung yang telah usai kompetisi.


Lova, Lala dan anak-anak karyawan nya sedang menunggu taksi.


"Anak-anak aku akan mentraktir kalian dan memberikan bonus buat kalian" ucap lova tersenyum manis.


"Asyikkk, terimakasih Kaka Lova.." ucap mereka bersamaan


"Hei, heii kalian tidak berterima kasih juga pada ku, disini tadi siapa yang paling repot" ucap Lala cemberut.


"Haduhh haduhh, ternyata ada yang cemburu" ucap lova menggoda lova.


"Haha, terimakasih Kaka Lala yang cantikk" ucap lova dan anak-anak karyawan bersamaan.


"Heii, ayolah aku cuman bercanda" ucap Lala tersenyum.


"Aku juga akam memberikan mu bonus" ucap lova.


"Tidak usah lovaku, aku senang membantu mu, tolong traktir aku saja bareng dengan mereka hari ini, aku tau mereka jauh lebih membutuhkan dari pada aku" ucap Lala sambil mencubit pipi lova yang imut.


"Terimakasih ya lalaku" ucap lova langsung memeluk Lala.


"Heii ayolah, kau jangan sungkan begitu padaku, kau tau kan aku saudarimu yang cantik" ucap Lala mengaktifkan mode imutnya.


"Iyaiya saudariku yang cerewet dan cantikk." Ucap lova lagi.

__ADS_1


Mereka pun tertawa lepas bersama, setelah itu mereka langsung menuju ke restoran untuk makan bersama.


__ADS_2