Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Tidak sengaja


__ADS_3

"Apa aku menyuruhmu berlagak bersikap ramah dikantor ku?" Ucap nya dengan geram sambil mengepalkan tangan nya


"Ma-maafkan a-ku ron, aku hanya tidak sengaja bertemu dengan adikku" ucap lova membela dirinya


Kenapa dia sangat marah?


Benar saja dia tidak sengaja bertemu dengan Rendo namun pertemuan itu membuat pihak lain seperti marah karna cemburu?


"Sudah ku peringatkan kau, kau kesini sebagai pelayan ku bukan sebagai nyonya" ucap ron menatap lova


Deg


Bagikan bom atom menimpa Hati lova mendengar pernyataan ron yang selama ini masih belum mengakui nya sebagai istri sah nya.


sering kali lova terbuai dengan sikap baik ron pada lova yang sudah bisa memeperlakukan nya dengan baik dari sebelum nya.


Lova tidak berani menatap ron dan hanya menunduk, karna lova takut sekali pada ron jika sedang marah


"A-ku akan selalu ingat itu ron" ucap lova dengan nada gemetar


Seharunya aku tidak perlu banyak berharap dia tidak akan pernah memiliki perasaan padaku sampai kapan pun


"Apa kau sekarang sudah mau mempamerkan status mu yang menjadi istriku?" Ucap ron dengan nada menekan


Deg


Lova membulatkan matanya sambil meremaskan dres nya guna menahan emosi keterkejutan nya


Dengan tega nya ron menuduh lova yang bahkan tidak ada terlintas dibenak lova untuk melakukan nya


"Ti-tidak.. a-ku ti-tidak pe-rnah bberpikir untuk me-melakukan hal seperti itu" ucap lova dengan yakin


"Lalu kenapa kau sekarang sudah berlagak seperti nyonya..


selalu ingatlah dimana kasta mu" ucap ron "bahkan jika kau mengaku, orang lain juga tidak akan percaya karna status sosial rendahmu" sambung ron


Perasan lova sungguh sakit mendengar perkataan ron yang seakan-akan tidak bisa menerima lova karna kasta yang jauh berbeda


"Aku akan ingat dimana aku berada, jadi kau tidak perlu kawatir tentang itu" ucap lova yang tersenyum manis sambil menahan air mata nya agar tidak jatuh.


"Bagus, mulai sekarang kau tidak diizikan lagi mengantar makanan ku atau bertemu dengan ku di wilayah kantorku..


Bahkan jika kau bertemu dengan ku bersikap lah layaknya orang lain atau sebagai pelayan yang bekerja dirumahku" ucap ron sebari duduk dikursi nya


Lova mengangguk mengerti. "Ron?" Panggil lova dengan pelan


Ron tidak menjawab dan tetap diam


Lova menghela nafas nya "apakah boleh kau mengurangi sanksi adikku, dia tidak bersalah itu tadi salahku! tadi aku hanya sangat merindukkan nya sampai aku tidak menyadari situasi disi-"


Brakk

__ADS_1


Ron memukul meja nya yang langsung membuat lova terkejut dan langsung gemetar mendengar suara menggelegar tersebut


"Kau tidak berhak ikut campur urusan kantorku, peraturan tetap lah peraturan!" ucap ron dengan nada dingin


"M-aaf" ucap lova dengan terbata karna takut


"Sekarang keluar!" Titah ron


"Ya?"


"Kubilang keluar!!" Teriak ron yang langsung melempar kotak wadah pulpen


Prang


Untung saja lemparan ron meleset dari lova


dengan cepat lova bergegas keluar dari ruangan ron


Lova berlari keluar dari kantor ron dan memanggil taksi


Kenapa dia emosional sekali hari ini, kuharap rendo baik baik saja


...


Kris masuk keruang ron terlihat kotak pensil pulpen berserakan berserta isi nya


Terlihat ron sedang duduk dikursi kerja nya sambil memijat pelipisnya


"Tidak perlu!" Titah ron. Kriss menundukkan kepalanya tanda mengerti


"Anak itu berikan sanksi yang berat padanya!" Ucap ron sambil melihat dokumen yang diberikan kris


"Kenapa tuan melakukan itu? Dia tida melakukan kesalahan sama sekali, dia sangat berbakat dan telaten" ucap kris yang bingung kenapa majikan nya itu memberikan hukuman yang tidak sepantasnya kepada orang yang sama sekali tidak salah


"Dia salah dimataku" ucap ron dengan singkat "baik akan saya awasi" ucap kris mengerti


Ada apa dengan diriku kenapa aku begitu marah saat melihat dia memeluk lova dan kenapa lova bilang merindukkan nya, aku seperti tidak suka sekali. Batin ron


...


Cafe


Suasana yang tidak begitu ramai di cafe tersebut.


Wanita yang sudah berdandan cantik dan imut duduk di pojok sambil menikmati jus kiwi nya sesekali dia melihat jam tangan nya karna tak sabar menunggu waktu yang di nanti kan


Lala mengambil cermin kecil dari dalam tas nya sesekali dia bercermin melihat penampilan nya apakah ada yang salah


Lala membuka ponselnya dan langsung video call dengan sahabatnya itu


"Heyy, aku tidak seperti badut kan?" Tanya nya pada sahabatnya itu

__ADS_1


"Lalaku sangat cantik hari, jika mirip badut kan itu lebih bagus badut kan lucu, bagaimana apakah sudah jadian?" Jawab nya dan langsung bertanya pada sahabatnya itu


"Tidak, aku tidak mau mirip badut..


Bertemu aja belum masa lagsung jadian" ucap nya kesal dengan sahabatnya itu


Lova tersenyum dari balik ponsel itu karna senang sekali menggoda sahabatnya itu karna sangat gugup untuk kencan pertama


"Baiklah baiklah, semoga pertemuan nya sukses ya, aku harus ke panti asuhan sekarang" ucap nya


Lala mengangguk mengerti dan panggilan video mereka terputuskan, kembali lagi lala melihat cermin nya.


15 menit kemudian


"Kau sudah lama menunggu?" Tanya pria itu yang membuat lala tersenyum lebar


"Ti-tidak, aku baru saja menunggu" ucap lala dengan gugup


Yopa duduk dan langsung memesan makanan mereka berdua


"Kau..


Lala langsung menoleh menatap yopa


Sangat cantik hari ini" sambung yopa dengan gugup juga


Pasangan meja pojok dekat jendela ini memang sama sama gugup bertemu orang yang di sukai tapi sangat manis sekali


"Terima kasih, kau juga sangat tampan hari ini" ucap lala dengan malu


Yopa meraih tangan lala dan menggegam nya dengan lembut, lala tersenyum pada yopa tanda di tidak menolak


"Lala aku sudah lama menyukaimu" ucap yopa dengan serius lala menatap yopa dengan terkejut dan lala tersenyum kembali pada yopa


"Aku juga sudah lama menyukaimu" balas lala dengan malu


Sungguh menggemaskan pasangan yang sedang jatuh cinta ini membuat mimin kangen ayang juga wkwk


"Mau kah kamu menjadi kekasihku?" Tanya yopa dengan gugup sampai tangan nya yang menggenggam lala sudah beringat dingin karna takut dengan jawaban lala


Deg


"Akuu mau" ucap lala mengangguk dan refleks yopa mencium tangan lala


Wajah lala makin memerah menahan malu nya, karna dia sukak sekali yopa memperlakukan nya seperti itu


"Aku akan menjaga mu dan selalu menyayangi mu hingga nanti kita berdua menjadi suami istri" ucap yopa dengan lembut


Lala hanya mengangguk tersenyum pada yopa


kisah cinta yang sudah lama baru diungkapkan akhirnya bersatu dan semoga yopa selalu memperlakukan lala dengan baik

__ADS_1


Happy Readers


__ADS_2