Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Ketidak rela Kriss


__ADS_3

Apa yang terjadi pada lova saat ini membuat dia terlihat seperti orang yang menyedihkan. Lala yang mengerti bahwa sahabatnya itu sedang tidak baik-baik saja.


Di saat bekerja lova selalu melamun, sesekali Lala melirik nya dan mengejutkan nya. Lova yang tidak fokusan memilih benang-benang yang akan dia guna kan.


"Sudah-sudah, biar aku saja yang melakukan nya, kau istirahat saja" Lala mengambil benang-benang tersebut dari tangan lova.


Lova mengangguk mengerti. Lalu kembali duduk di tempat nya.


Lova memegangi pelipis nya, hari ini dia begitu kelelahan dan kepalanya juga sedikit pusing. Tubuh lova masih berasa sangat sakit di beberapa bagian yang sensitif.


Lagi lova melamun, membayangkan hal yang kotor terjadi padanya. Helaan nafas panjang keluar dari mulut lova.


Lala melirik temannya tu dan menghampiri nya untuk memberikan segelas air putih.


Lova dengan cepat mengambil segelas air putih itu dari tangan lala dan langsung meminumnya.


"Seperti nya kau kurang sehat?" Tanya Lala sambil duduk didekat nya.


"Aku baik-baik saja, nanti pulang Antari aku ke apotek."


"Hahh, baiklah" helaan nafas Lala melihat sahabatnya dengan keadaan yang begitu menyedihkan.


Mereka pun kembali melanjutkan pekerjaannya masing-masing.


****


Didalam mobil yang berisi Ron dan Kriss, dengan Kriss yang menyetir dan Ron yang sibuk dengan leptop nya di kursi belakang.


Selesai berkutat dengan leptopnya Ron langsung meletakkan leptopnya di samping tempat nya duduk.

__ADS_1


Sesekali Kriss meliriknya sekilas dari kaca spion tengah didalam mobil.


Seperti nya tuan sedang dalam suasana hati yang baik. Batin Kris


Yang melihat ekspresi wajah Ron yang begitu terlihat senang. Tidak seperti biasanya Ron seperti itu.


"Kriss, suruh pak Rut persiapkan dia dengan baik nanti malam" ucap Ron. Yang lagi-lagi membuat Kriss terkejut. Rasanya otak Kriss begitu sulitnya memahami apa yang Ron katakan. Tidak seperti biasanya otak nya sulit mengerti apa yang Ron ucapkan, seperti ingin mendapatkan penjelasan lebih detail.


Jantung Kriss berdetak cepat seperti tertekan dengan apa yang baru saja dia dengar.


"Maksud tuan muda apa?" Tanya Kris pada Ron.


Ron mengerutkan dahi nya seperti tidak suka dengan pertanyaan Kriss yang hendak membuat Ron mengulangi kalimat nya lagi.


"Apa kau tak mengerti apa yang sedang ku perintah?" Tanya Ron balik dengan nada yang dingin.


Apa, kenapa ini, apa yang terjadi padaku.


"Maafkan saya tuan muda, saya akan melakukan seperti yang anda katakan"


"Suruh pak Rut ajari dia beberapa trik menyenangkan ku di ranjang, seperti nya dia sangat polos sekali" ucap Ron blak-blakan.


Seperti sebuah tamparan keras dipipi Kriss mendengar wanita yang dia sukai sudah menjadi milik orang lain yaitu tuan nya sendiri.


Kriss mencekram setir dengan sangat keras. Emosi nya begitu ingin meledak namun dia coba untuk sadar akan keadaan nya sekarang.


"Heeeh, dia memang cocok untuk dijadikan penghangat ranjang ku" senyum smirk devil.di wajah Ron terbit.


"Jika anda nyaman saya akan pasti kan kenyamanan anda yang utama tuan" ucap Kriss.

__ADS_1


Kenapa aku tidak rela sekali, namun kenyamanan tuan muda adalah hal yang terpenting. Batin Kriss.


Benar Kriss sekarang benar-benar merasa tidak rela saat mengetahui bahwa lova sudah menjadi milik orang lain apalagi itu tuan nya sendiri. Namun karna Kriss adalah bawahan yang setia pada majikannya. Dia akan mencoba menghapus perasaan nya pada lova. Tapi mendengar lova yang cuman dijadikan penghangat ranjang oleh Ron membuat Kriss sedikit emosi.


Kriss menghela nafas nya, guna meredamkan emosinya. Ron melirik nya dari kaca spion.


Tidak boleh ada yang berebut padaku, walau hanya bawahan kecil. Batin Ron.


Ron kembali tersenyum tipis di wajahnya mengingat percintaan panas nya dengan lova semalam. Sangat membuat tidak bisa melupakan pesona lova yang begitu menawan walau wajah yang sembab oleh menangis lova masih terlihat cantik. Rasanya Ron tidak sabar untuk melakukan nya pada lova lagi.


Sedangkan Kris masih mencoba menetralkan emosinya. Dia sadar bahwa tidak boleh menyukai barang yang di sukai tuannya juga. Sungguh tamparan yang sangat keras untuk wajah Kriss.


Sadarlah Kriss, dirimu tidak boleh menyukai nya.


Kriss adalah lelaki yang tidak semberangan menyukai seseorang, namun sosok lova sangat berbeda dari wanita yang lain, yang pernah dia kenali. Wajah yang cantik, memiliki karakter yang polos, jujur, dan rendah hati.


Sungguh wanita yang Kriss cari selama ini namun dia hanya bisa di anggap wanita penghangat ranjang oleh tuan nya yaitu Ron. Sungguh kenyataan yang sulit Kriss terima.


Andai takdir tidak mempertemukan mereka berdua dengan ada nya Ron. Dia pasti sudah menikahi lova duluan sebelum Ron.


Ron berpikir biasa Ron jika sudah bosan memakai wanita dia akan membuang nya seperti sampah. Dan pada saat Ron membuang lova nanti dia akan dengan senang hati menerima lova sebagai tempat kembali.


Sedangkan Ron berpikir tentang pesona lova yang begitu cantik dengan wajah nan polosnya sungguh tidak pernah Ron jumpai di wanita yang pernah jadi penghangat ranjangnya. Senyum tipis Ron tersebut dapat Kriss lihat, bahwa tuan nya begitu senang.


"Tuan pagi ini kita akan meeting dengan perwakilan perusahaan kita di Inggris."


"Hmm"


"Bagaimana tentang Vyon" tanya Ron

__ADS_1


"Nona akan kembali 3 bulan lagi tuan"


"Hmm"


__ADS_2