Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Pesan Singkat Sang Kekasih


__ADS_3

Di pagi hari lova sudah bersiap, sedangkan Ron masih terlelap dalam tidur. Pak Rut meyerahkan pakaian Ron untuk lova, tiba-tiba Ron bangun dari tempat tidur dan bergegas menghampiri lova yang berada di kamar mandi, lova terkejut melihat Ron yang sudah berdiri di belakangnya dengan menggunakan handuk di pinggangnya.


kau membuatku terkejut tuan muda sialan


Untung saja lova sudah menyiapkan air di bak mandi dengan suhu hangat dan tidak lupa lova menuangkan aroma ke dalam air mandi Ron seperti kata pak Rut padanya. Lova keluar dari kamar mandi mengambil tas yang biasa ia bawa untuk bekerja dia masukan semua barangnya yang penting kedalam tas. Lova mengambil ponselnya dan teringat akan email singkat dari kekasihnya, lova lupa membalasnya dengan segera lova langsung membalasnya


"Aku juga merindukanmu, cepatlah kembali aku menunggumu Vito." Dengan senyuman manis dibibir nya lova membalas email kekasih nya.


Tiba-tiba keluar dari kamar mandi Ron sudah menggunakan setelan jas rapi. tetapi belum di ikat dasi nya. Dia melihat lova yang tersenyum manis sambil memandangi ponselnya. Ron menautkan alisnya.


Apa dia tidak waras tersenyum sendiri, wanita aneh. Huhh


"Heii.. rapikan dasi ku sekarang" Ron dengan nada memerintah.


"Baik tuan muda" lova sedikit canggung saat sedang merapikan dasi Ron karna tubuh mereka sangat berdekatan. Setelah selesai Ron pergi dengan acuh meninggalkan lova dan lova mengikuti langkah Ron dari belakang.


Mereka bepisah di luar pintu masuk kamar utama karna Ron turun menggunakan lift dan lova menggunakan tangga.


"Selamat pagi tuan muda dan nona?" Pak Rut sambil menundukan kepala, hanya lova yang menjawab ucapan pak rut.


"Selamat pagi juga pak Rut" lova tersenyum manis. Dan pak Rut membalas dengan senyuman juga .Ron mengacuhkan pak Rut dan pergi ke meja makan.


Terlihat ibu tiri Ron dengan seorang wanita muda yang sangat cantik seperti artis.


wahh,, dia cantik sekali, seandainya aku juga cantik seperti dia hehhe. Lova


"Selamat pagi nak" ibu Ron dan wanita itu berdiri bersamaan dari tempat duduk.


"Hmm"


"Selamat pagi Kaka Ron " wanita itu ikut mengucapkan juga untuk Ron namun Ron tidak menyahut ucapannya. Ron dan lova duduk


"Ron apa kamu masih ingat sih cantik ini, dia Luna dulu temanmu dan Vyon waktu kecil" ibu Ron memegang tangan Luna sambil mengelus nya.

__ADS_1


"Hmm" Ron hanya acuh


"Ron Luna sudah lulus kuliah di universitas luar negeri, ibu ingin kamu membimbing nya untuk bekerja di perusahaanmu"


lova yang sedang fokus sudah diberitahu kan pak Rut untuk mengambil sarapan yang sesuai dengan ahli gizi sedang memberi roti isi dan telur untuk Ron hanya diam karna dia benar-benar di acuhkan oleh ibu mertuanya, bahkan tidak ada yang ingin berbicara padanya. Ron berhenti memegang sendoknya


"Ma"


"Iya nak,?"


Ron menatap ibunya yang sebenarnya Kaka dari ibu kandung nya tetapi kaka kandung ibunya ini malah menjadi istri ayah nya setelah ibu kandung ron meninggal, ayah Ron terpaksa menikahi Kaka kandung ibu Ron ini karna Ron dulu masih berumur 8 tahun hanya Kaka kandung ibunya ini lah yang sangat baik dan tulus merawat Ron saat kecil. Namun hanya 5 tahun ayah Ron menikahi iparnya ini dia sudah meninggal mengikuti ibu ron.


"Di perusahaanku harus mengikuti prosedur yang sudah ditentukan baru bisa masuk keperusahaan ku untuk bekerja jika orang itu mendapatkan hasil yang memuaskan selama dia menjalankan prosedur yang ada." Ron berdiri dan melirik lova sekilas yang masih menyuapkan nasinya. Dan lova pun ikut berdiri juga.


"Kris" Ron memanggil kris yang ternyata sudah duduk di samping. Kris bergegas menghampiri Ron.


Kenapa makannya cepat sekali, padahal makanannya enak sekali huhu gumam lova dalam hati penuh keluhan.


Rin sudah di dalam mobil tiba-tiba lova berbicara pada Ron.


"Tuan saya akan pergi bekerja juga, karna dulu anda sudah bilang tidak akan melarang saya untuk bekerja" lova meremas jemari.


Tapi bukan Ron yang menjawab nya tetapi kris


"Silakan lakukan sesuka nona asal jangan sampai identitas nona sampai ada orang luar tau" Kris berbicara dengan penuh penekanan dan langsung masuk ke dalam mobil untuk mengemudi


lova membukukan kepalanya dan di ikuti oleh pak rut. Mobil Ron pun melaju meninggalkan gerbang rumah. Lova masuk dan mengambil tas kecilnya, terlihat ibu mertuanya masih berbincang dengan Luna namun dia hanya melirik lova dan mengacuhkannya.


Terserah kalian saja.


Lova pergi tanpa mempedulikan mertuanya.


Dia pun memesan ojol  yang sudah menunggu didepan gerbang rumah. Sementara itu Ron dan Kris sudah sampai di perusahaan mereka. Sekertaris Ron yang lain menghampiri Kris memberitahu ada seorang lelaki paru baya yang sudah menunggu di ruang tunggu.

__ADS_1


"Tuan, paman anda sedang menunggu di ruang tunggu, sepertinya dia akan menyerahkan saham sementara yang sudah ia pegang" 


"Persilakan dia masuk keruangan ku" Kris menundukan kepala dan Ron langsung masuk keruangan CEO .


Beberapa menit kemudian lelaki paru baya yaitu paman Ron sendiri masuk dengan membawakan sebuah kertas, dia langsung memberikan kertas itu kepada Ron.


"Ron selamat atas pernikahan mu semoga kamu selalu dapat berkat dari Tuhan" Ron mengambil surat itu dan menandatanganinya


"hmm" sahut Ron kepada paman nya


"Ron paman akan mengikuti perintah mu untuk bekerja di kantor cabang mu di Afrika"


"Jika begitu Kris akan mempersiapkan nya"


"Terima kasih Ron"


"Hmm"


Paman Ron pergi meninggalkan ruangan Ron, dan Kris mengantarkan paman Ron kedepan lift.


"semoga perjelanan anda menyenangkan tuan"


Kris sambil menundukan kepalanya. Akhirnya Ron mendapatkan saham yang telah lama mengancamnya di posisi CEO Sinhe Fan group. Ron sudah lelah dibuat goyah oleh paman nya.


Ingat tekan like guys, harus tulis KOMENTAR kalian di bawah kolom komentar ya.


Dan


Bantu dukung Instagram Vevem ya teman-teman


Follow Ig : @nvmlesttt


Kalo ada yang mau DM dan curhat Vevem layanin deh hihi

__ADS_1


__ADS_2