Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Merried Fake


__ADS_3

Tok tok


"Masuklah"


Lova masuk dan melihat ron duduk di sofa sambil melihat ipadnya, dia terlihat habis mandi dengan rambut acak basah dan mengenakan mantel mandi


"Ron ini aku lova" ucap lova dengan nada lembut


Ron hanya mengagguk tanpa menoleh dari ipadnya


"Baguslah kau datang, ada yang perlu aku bicarakan pada mu" ucap ron meletakan ipadnya dan memandang lova


"Ya, kata kan saja " ucap lova


"Kau akan dipindahkan ke penthouses besok, kriss sudah mengurus semuanya" sambil menghidupkan cerutunya ron melanjutkan kalimatnya


"Besok pelayan akan membantu mu berkemas kau juga boleh memilih satu pelayan yang akan ikut dengan mu di penthouses" lanjut ron sambil mengisap cerutu nya


"K-kenapa tiba tiba?" Tanya lova menatap ron dengan mata gemetar


"Kau tidak sedang bermimpi untuk tinggal dirumah ini selamanya kan?" Tanya ron balik


Deg


Lova terkejut dengan pertanyaan ron yang seakan mengingatkan nya


"Ti-tidak, aku tidak bermaksud begitu" ron mengangguk


"Bagus lah, Lalu apa yang ingin kau sampaikan pada ku?" Tanya ron


"A-aku, ah tidak.. kenapa wanita itu bilang kamu tunangan nya.. bu-bukankah kita masih suami ist.. "


Haha haha

__ADS_1


Tawa ron mendengar pertanyaan lova,


lova mengeryit tidak mengerti seperti tidak memahami situasi yang terjadi karna tidak ada yang menjelaskan pada nya


"Kau lucu sekali, kartu pernikahan bisa dipalsukan, aku tidak begitu bodoh sampai mendaftarkan pernikahan asli" ucap ron


Deg


J-jadi semua ini palsu, aku menjadi istri palsu selama ini


Bagaikan dihujani air panas mendidih. Lova gemetar mendengar pernyataan ron yang tak terduga.


"Dari awal vyone memang satu satu nya wanita yang akan aku nikahi di masa depan..


aku butuh wanita dengan latar belakang setara dengan ku bukan wanita yatim seperti mu" ucap ron berdiri berjalan menghampiri lova


Lova begitu gemetar mendengar pernyataan ron bahwa dia tidak pantas dengan nya sampai kaki lova sudah lemes berdiri tapi dia tetap menahan nya agar masih berdiri kokoh.


"Jadi kau bersikaplah dengan baik menjadi Mistress ku yang cantik, aku jamin tidak akan membuang mu jika kau bersikap baik" ron membelai pipi lova dengan lembut seakan akan dia barang berharga


TL : Mistress (simpanan)


"B-bagaimana jika aku tidak mau?" Suaranya gemetar karna menahan emosi dalam dirinya dengan keberanian dia menolak untuk tidak ingin menjadi mistress ron


Tangan ron tiba tiba berhenti membelai pipi lova


"Kau tidak punya pilihan..


ucap ron mencekram pipi lova


Ackk


Perusahaan ayah serakah mu bergantung bagaimana kau bersikap pada ku"

__ADS_1


Air mata yang tadi di tahan akhirnya luruh mengalir ke pipinya


"Bahkan adik adik kotor mu itu bisa ku hancurkan hidupnya, ingat lah alasan kau bisa masuk kerumah ini, kau itu barang penggadaian saja, jangan pernah bermimpi untuk mengubah nasih rendah mu.. ucap ron dengan tajam


Bahkan kau sekarang sudah berani menolak ku, apa karna aku terlalu bersikap baik padamu hmm..


lova menggelengkan kepalanya namun ron mencekram pipi lova dengan semakin kuat


Ingat lah ini terus, jangan pernah menolakku memilikimu lova, aku bahkan bisa menggusur panti kesayanganmu itu" lanjut ron


"Ja-jangan.. k-kumohon.. hiks m-maafkan aku " ron melepaskan cengkraman nya dan langsung saja tubuh lova luruh kelantai berlutut meminta belas kasih ron agar tidak membenarkan ancaman nya.


Ron puas melihat lova menangis seperti itu, rasanya sangat senang melihat dia memohon tak berdaya saat bergantung pada nya.


"Ahh, kau sangat mejengkelkan malam ini membuat suasana hati ku buruk saja..


sekarang lakukan tugas mu mistress ku, bujuk aku dengan posisi ini dan gunakan mulut mu untuk memuaskan ku" ucap ron mecengkram dagu lova sambil mengusap bibirnya


Dengan tangan gemetar lova meraih mantel mandi nya manarik ikatan nya.


Ron tersenyum melihat kemenawanan lova dibawah


..


"Ahhh.. telan semua nya jangan sampai ada yang terbuang" sambil menekan kepala lova


Ron mengusap sisa cairan miliknya dibibir lova lalu memasukan nya ke mulut lova


"Sial.. ini tidak cukup" langsung saja ron menggulung dres lova ke atas


..


Malam itu ron melarang lova kembali kemarnya dan langsung saja tidur bersama nya di kamar utama, ron memeluk lova dari belakang dengan erat, dibalik selimut kulit telanjang mereka bersentuhan saling memberikan kehangatan.

__ADS_1


__ADS_2