Marriage On Agreement

Marriage On Agreement
Membayar Belanjaan


__ADS_3

Mereka melaju menuju mall.


Lala terus menatap lova melalui kaca spion.


Lova hanya tersenyum.


Lala benar-benar pernasaran darimana lova mendapatkan uang sebanyak itu.


Jangan berpikir terlalu banyak Lala, lova bukan wanita seperti itu. Lala mencoba menyadarkan pikiran buruk nya tentang lova.


15 menit kemudian akhirnya mereka sampai di mall yang besar di kota London tersebut.


Lova masuk duluan dan diikuti oleh anak-anak karyawan nya. Lala pun juga ikut masuk.


Lova membawa anak karyawan nya masuk ke toko baju, sepatu, tas, dan aksesoris.


"Lov! Disini kan mahal-mahal, penghasilan toko jahit kita selama sebulan aja belum bisa membayar 1 tas ini" Lala berbicara dengan lova dengan berbisik pelan.


"Hehh, kamu tenang aja, kan aku udah bilang ada berkat tadi pagi, kamu suka tas ini kah?  Yaudah ambil aja. Pelayan tolong bungkus"


Lova melambai ke pelayan.


Lala mencoba menghentikan lova.


"Lov! Jangan, ini kan mahal."


"Udah, kalo kamu suka ambil aja, ade-ade kalo suka ambil aja sebanyak yang kalian mau"


Anak-anak karyawan Lala dan lova heran dengan ke dermawanan lova yang begitu berlebihan.


"Tapi kak, ini kan mahal sekali"


"Udah, ambil aja dan jangan sungkan sungkan ya"


"Makasih ya kak lova"


Anak karyawan Lala dan lova mengambil beberapa sepatu, tas, dan aksesoris.


Anak karyawan nya berjumlah 3 orang itu sangat senang karna mereka bisa belanja hal mewah.


Namun


Lala benar-benar penuh dengan rasa tanda tanya dengan sifat berlebihan nya lova. Karna sifat menghambur-hambur kan uang secara berlebihan seperti ini bukan lah sifat lova yang sebenarnya. Lala ingin tau ada apa yang sedang terjadi dengan lova dan darimana dia mendapatkan uang sebanyak ini.


Lova hanya membayar belanjaan anak karyawan dan milik Lala saja. Sedangkan dirinya tidak berminat membeli barang-barang seperti ini.


Dia hanya ingin lepas dari hukuman Ron karna tidak menggunakan kartu yang sudah di beri ron. Bagi lova kartu yang diberikan Ron tersebut hanyalah gajih untuk lova karna sudah bersedia menjadi pelayan yang berstatus istri.


Anak-anak karyawan sangat senang dengan belanjaan mereka Yang sangat banyak dan memuaskan. Sedang kan Lala benar-benar merasa bingung. Dia tidak enak menolak karna lova sangat memaksanya.


"Kak lova makasih ya atas belanjaan nya, kita senang sekali, bisa belanja di toko mewah kaya gitu"

__ADS_1


"Iya sama-sama, gak usah sungkan ya"


"Iya kak hehe"


"Lov kita mau kemana lagi"


"Ohiya, kita ke tempat SPA dan salon yuk"


Lala dan anak karyawan terkejut saat lova mengajak mereka ke tempat SPA dan salon.


"Kak lova ini terlalu berlebihan sekali"


"Iya lov! Biayanya kan pasti mahal"


Mereka memandang lova dengan perasaan heran.


"Teman-teman ku, anggap hari ini kita dapat berkat dari Tuhan, jadi jangan nolak berkat Tuhan ya"


"Tapikan Kak!.."


"Tapikan lov!.."


Belum habis mereka berbicara sudah terpotong oleh lova.


"Shuut, dapat berkat gak boleh ngomong nolak tapi, harus terima dengan suka cita, nanti Tuhan murka Lo"


Lova mencoba membujuk mereka agar tidak terlalu banyak bertanya dan membantah. Karna baginya ini sangat membantu agar dia bisa lepas dari hukuman Ron.


Mereka hanya diam.


Mereka pun ikut masuk mengikuti lova.


"Pelayan, tolong berikan perawatan dan pelayanan terspesial kalian untuk teman-teman saya ya."


"Baik nona, silakan urus administrasi nya"


"Nah kalian pilih aja mau pelayanan kaya gimana, aku tinggal dulu mau ngurus pembayaran nya."


"Iya kak"


Lova pun pergi ke meja kasir. Lova memilih pelayanan yang termahal.


"La, kamu jaga ade-ade ya, aku mau keluar sebentar cari sesuatu"


"Gak perlu ku temanin?"


"Gak usah, kamu lanjut aja ya"


"Ohyaudah"


Lova pergi keluar, dia mencari toko mainan dan aksesoris untuk anak-anak.

__ADS_1


Lova membeli begitu banyak main, baju, sepatu,tas, dan aksesoris anak-anak.


"Mudahan aja anak-anak di panti asuhan senang sama hadiah yang aku beri."


Lova menelpon suster yang berada di panti asuhan.


"Suster, saya ada mengirim hadiah buat anak-anak, mundahan anak-anak suka. Dan nanti saya akan transfer uang ke rekening nya suster, semoga bermanfaat. Akhir pekan saya akan pergi mengunjungi panti bilang buat anak-anak ya suster"


"Lova, terimakasih atas bantuannya lagi dan lagi, iya nanti saya akan bilang untuk anak-anak, kamu jangan ingkar janji ya kalo akhir pekan kesini, nanti mereka kecewa Lo" jawab suster dibalik sana


"Baik suster, yaudah saya izin tutup telpon dulu ya"


"Iya nak, Tuhan memberkati mu"


Lova sangat senang karna uang dari kartu yang diberikan Ron sangat bermanfaat untuk semuanya.


****


Di ruang kerja CEO, Ron sedang menandatangani dokumen setelah selesai makan siang.


Hp di saku jas Kris berbunyi.


"Tuan ternyata nona Feynata Angglova sudah menggunakan kartunya."


"Hmm, dia gunakan untuk apa?"


Ron berbicara tanpa menolah pada Kris


"Untuk restoran bintang lima, untuk toko butik sepatu, tas ,baju, dan aksesoris, untuk SPA salon, toko anak-anak, dan mentransfer uang dengan nominal 25jt"


"Toko mainan? Transfer uang?" Ron merasa terusik apa yang di bilang Kris padanya dan langsung dia menatap Kris dengan tatapan penuh tanda tanya.


"Iya tuan, uang yang di transfer atas nama panti asuhan Hosana" jawab kris


"Ada hubungan apa dia dengan panti asuhan Hosana?" Ron kembali menanyakan pada Kris karna dia ingin tau lebih detail.


"Nona Feynata Angglova sejak kecil tinggal di panti asuhan Hosana itu tuan, hingga umurnya 6 tahun setengah dia di adopsi oleh pasangan Alex Grivany dan Diana joan" jelas Kris dengan singkat namun jelas.


sebelum lova menjadi istrinya Ron Kris sudah mencari tahu asal usul lova secara detail. Kris tidak akan mau jika tuan nya menikah dengan wanita yang tidak baik. Karna itu Kris tau semua detail riwayat lova. Hingga lova bisa menjadi istrinya Ron. Kris mencari tahu riwayat lova tanpa perintah dan tanpa sepengetahuan ron. Karna bagi Ron itu tidak perlu iya ketahui jika Kris ingin mencari tahu.


"Ternyata dia berguna juga menggunakan uangku, biarkan dia kris" senyum tipis mengembang di bibir Ron.


"Baik tuan" jawab kris


Ron kembali fokus dengan dokumen nya.


Ingat tekan like guys, harus tulis KOMENTAR kalian di bawah kolom komentar ya.


Dan


Bantu dukung Instagram Vevem ya teman-teman

__ADS_1


Follow Ig : @nvmlesttt


Kalo ada yang mau DM dan curhat Vevem layanin deh hihi


__ADS_2