
Lova di sambut di depan pintu masuk rumah oleh pak Rut, lova terkejut melihat semua pembantu di rumah itu menundukkan kepala dihadapannya.
"Selamat datang dirumah nona muda, selamat atas pernikahan anda dengan tuan muda semoga anda dan tuan muda mendapat berkat dari Tuhan, perkenalkan nama saya Rut nona" pak Rut tersenyum menatap lova.
wahhwahh,, apakah itu senyuman mengancam.
"terimakasih pak Rut, mohon bantuannya ya semua?"
"Baik nona muda" semua orang menjawab sambil menundukkan kepala. Pak Rut dan pelayan wanita mengiringi lova ke kamarnya dengan Ron. Lova tercengang saat melihat kamar Ron begitu besar dan mewah.
"Pak rut saya meninggalkan koper saya di mobil?"
"Koper nona akan segera di antar ke atas, dan di sini lemari sebelah punya tuan muda adalah lemari pakaian anda Nona, semuanya sudah disiapkan" lova terkejut melihat baju-baju dan perlengkapan yang begitu mewah dan lengkap di lemari miliknya.
"Terima kasih pak rut."
"Saya akan memanggil nona jika tuan muda sudah sampai nanti, mohon nona bersiaplah" pak Rut pergi sambil menundukkan kepala.
"Baik pak Rut"
Lova pun masuk ke kamar mandi, dia melamun sangat lama di kamar mandi berpikir kapan hal-hal sulit ini berakhir. Dia sudah memikirkannya lama jika nanti dia diceraikan oleh Ron dia harus bersiap untuk menyiapkan kebahagiannya kedepan dengan toko jahit nya. Setelah 30 menit lova keluar dari kamar mandi dan menggunakan piayama dasternya dari koper miliknya.
Lova duduk di sofa kamar utama itu dan memaikan ponselnya.
Dia mendapatkan email singkat dari kekasihnya yang berada di luar negeri. Senyum manis langsung tersungging di bibirnya.
"Fey, apa kabar? Maaf aku lama tak memberi kabar, karna aku benar-benar sibuk mengurusi beberapa hal, tunggu aku pulang Fey. Aku merindukan mu sayang"
__ADS_1
Tiba-tiba pak Rut mengetuk pintu. Belum sempat lova membalas email itu karna dia harus turun
"Nona muda, tolong turun lah kebawah untuk menyambut tuan muda pulang?"
"Baik pak Rut saya akan segera turun" lova merapikan rambutnya dan bergegas turun kebawah.
Ron dan Kris turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah, terlihat pak Rut dan lova menundukan kepala menyapa Ron pulang.
"Selamat malam tuan muda" serentak pak Rut dan lova.
"Hmm" sahut Ron langsung mengacuhkan lova dan Kris menatap lova untuk melakukan pekerjaannya yang harus lova laksanakan seperti yang tertulis di kertas yang harus lova hapalkan. Lova tersadar dan cepat bergegas mengikuti langkah Ron namun Ron masuk kedalam lift rumah dan lova harus menggunakan tangga karna lift rumah itu hanya ron, ibu tirinya, Kris, dan pak Rut yang dapat menggunakannya. Lova tadi sudah diingatkan oleh pak Rut. Lova sedikit berlari menaiki tangga untuk cepat sampai bertemu Ron di atas dan mereka berdua masuk ke kamar. Ron duduk di sofa melepaskan jas. lova cepat mengambil jas yang dilepas Ron, lova melepaskan sepatu Ron dengan hati-hati.
"Aku mau mandi" Ron dengan suara ketus.
"Ba-baik tuan muda" lova bergegas masuk ke dalam kamar mandi.
Mandi ya mandi saja sendiri kenapa harus lapor kepada ku, memang dia bayi apa. Lova memaki Ron dalam hati sambil menyiapkan air di bak mandi.
kenapa tubuh nya begitu sempurna, kalo begini aku tidak bisa mengendalikan mata ku wkwk lova mencoba menahan tawa dengan senyumnya karna pikiran sudah sedikit liar.
Lova keluar dari kamar mandi dan menyiapkan piayama tidur untuk Ron. Lova mengingat di kertas hapalannya Ron selalu minum air putih sebelum tidur, maka daripada itu dia pergi ke dapur dan mengambil botol air dingin dan gelas lalu dia bawa ke kamar. Dia menuangkan air dingin ke gelas dan meletakkannya di meja dekat tempat tidur, Ron pun keluar dari kamar mandi dan sudah memakai baju yang disiapkan lova, dia menatap lova yang sedang meletakan gelas air.
"Apa kamu sudah menghapal semua yang berisi dalam kertas yang diberi Kris?"
Ron menatap lova dengan dingin.
"Saya sudah separuh menghapal nya tuan muda, dan mungkin akan segera sepenuhnya hapal semua."
__ADS_1
Ron tersenyum nakal
"ingat! Aku benci orang yang tidak patuh dengan perintahku"
"baik tuan muda saya akan selalu patuh dengan anda" Ron duduk di sofa
"keringkan rambutku sekarang" lova bergegas mengambil handuk kecil dan mengerikan rambut Ron.
"Jangan pernah berharap untuk mendapatkan perlakuan layak dari ku karna kamu tidak lebih dari pelayan"
"baik tuan muda, saya akan mengingatnya" lova mengepal jarinya
"Dan jangan harap juga bisa tidur sekasur denganku karna aku tidak akan sudi"
Siapa juga yang mau tidur denganmu tuan muda, saya hanya mengagumi tubuh mu bukan sifat dan tabiatmu. Dalam hati lova
Selesai lova mengeringkan rambut Ron. Ron naik ke kasur dan berbaring. Lova mematikan lampu tidur.
"Selamat malam tuan muda, semoga tidur anda nyenyak."
Ron pun terlelap . Lova pun naik ke kasur kecil dekat jendela. Tidak lupa dia berdoa kepada Tuhan dan dia pun terlelap juga dalam malam.
Ingat tekan like guys, harus tulis KOMENTAR kalian di bawah kolom komentar ya.
Dan
Bantu dukung Instagram Vevem ya teman-teman
__ADS_1
Follow Ig : @nvmlesttt
Kalo ada yang mau DM dan curhat Vevem layanin deh hihi