
Ron begitu terkejut mendengar pak Rut membentak lova dengan keras.
lova ditambah ketakutan dengan tangan yang gemetar.
"Apakah salah jika menunggu sebentar paman?" Ucap Ron dari belakang pak Rut.
Pak Rut begitu terkejut melihat Ron yang sudah berdiri di belakang nya.
Sedari tadi Ron melihat adegan lova yang membela kucing kecil itu. Ron begitu kagum akan kebaikan hati lova yang sangat murah hati.
"Tuan muda" ucap pak Rut sambil membungkuk kan kepala nya.
Ron hanya melihat dan mengerutkan keningnya nya.
Dia menunggu jawaban dari pak Rut.
"Nona ini sudah berani membawa hewan kotor ini tuan, saya tidak ingin hewan ini menular kan penyakit dan menggangu kesehatan anda tuan" jelas pak Rut.
"Ta-tapi saya sudah memandikan nya sampai bersih Pak Rut" ucap lova yang tidak terima pak Rut menyebutkan kucing kecil ini hewan kotor.
Pak Rut menoleh melihat lova dan menatap nya tajam, lova langsung menunduk kan kepalanya karna ketakutan melihat mata tajam pak Rut.
Ron rasanya ingin tertawa melihat wajah ketakutan lova yang begitu menggemaskan baginya.
"Kau dengar paman?, Dia sudah memandikan nya hingga bersih, jadi biar kan saja sebentar sampai kucing kecil itu menghabiskan makanan nya" ucap Ron. Yang membuat pak Rut mengangguk kepala.
"Baik, tuan muda" jawab pak Rut
Ron sudah ingin melangkah pergi tapi dia berbalik lagi.
"Dan satu lagi, Aku tidak suka Paman membentak dia dengan keras lagi!" Ron dengan nada yang dingin.
Lova terkejut mendengar Ron yang membela nya. Lova mengangkat kepalanya dan ternyata Ron sedang menatap nya juga.
Padangan mereka berdua bertemu.
Lova begitu gugup saat melihat pandangan hangat yang di berikan Ron pada nya. Dengan segera lova menundukkan kepalanya lagi untuk memutuskan pandangan mereka berdua.
__ADS_1
"Baik tuan muda, maafkan saya nona" ucap pak Rut pada lova.
"Tidak apa-apa pak Rut, saya akan segera membawa pergi kucing kecil ini"
Pak Rut hanya mengangguk dan Ron langsung pergi meninggalkan mereka semua.
Sesudah selesai kucing itu makan, lova langsung membawanya pergi dari rumah Ron.
.
.
.
Lova membawa kucing itu pergi dan langsung berangkat kerja. Tapi sebelum itu dia ingin memberikan rumah untuk kucing kecil tersebut.
Ron yang sudah didalam mobil dikejutkan dengan lova yang membawa kardus yang berisi kucing kecil tadi. Lova sedang menunggu ojol menghampiri nya.
Tapi tidak menunggu lama ojol datang menghampiri lova dan lova langsung naik ke motor ojol.
Kris pun dengan segera mengikuti ojol yang di naiki lova.
Kemana dia akan pergi . Batin Ron dan Kriss bersama
Jika bukan karna ada dokumen yang ketinggalan aku juga tidak akan membuang waktu ku untum mengikuti dia, tapi aku penasaran kemana dia akan pergi bersama kucing kecil itu.
Batin Ron
Hampir 30 menit Ron dan Kriss mengikuti lova. Dan akhirnya lova sampai di panti asuhan kecil. Ron dan Kriss melihat lova dari kejauhan tanpa keluar dari mobil.
"Kaka Lova datang" ucap banyak anak-anak dengan gembira.
Mereka terlihat begitu senang melihat lova yang datang menghampiri mereka.
"Kaka punya tugas buat kalian semua?" Ucap lova pada mereka.
"Apa itu kakak?" Jawab mereka dengan bersamaan
__ADS_1
"Tugasnya adalah..." Lova mengambil kardus yang berisi kucing kecil tadi.
"Merawat kucing kecil" ucap lova dengan kegirangan.
"Wahhh horee, kita ada teman baru" ucap mereka dengan gembira.
"Wah dia lucu sekali, menggemaskan" ucap anak-anak dengan antusias
"Kalian harus merawat nya ya, karna dia juga kasian gak punya mama" ucap lova dengan sendu.
"Kami akan melaksanakan perintah Kaka lova yang cantik dan baik hati" ucap mereka bersamaan.
"Ehh kalian ini, Kaka kan jadi malu" ucap lova dengan wajah merona karna di puji anak-anak kecil.
"Yasudah rawat dia adek-adek Kaka, nanti hadiah nya Kaka beli makanan dan mainan" ucap lova sambil mengelus kepala salah satu anak-anak panti asuhan tersebut.
"Horeee, Kaka Lova memang baik dan cantik!!" Mereka sangat senang dengan lova.
Didalam mobil Ron tersenyum melihat kebaikan hati lova yang tulus dan begitu senang dengan anak-anak kecil.
Begitu pun dengan Kriss yang begitu kagum dengan lova, Kriss tersenyum melihat lova.
Ron tidak mengalihkan pandangan nya dan terus melihat lova yang tertawa lepas bersama anak-anak kecil. Baru kali ini dia melihat lova tertawa lepas, sangat menggemaskan.
Wanita yang murah hati. Batin Ron
Satu hal lagi yang membuat ku tambah menyukai mu nona Feynata. Batin Kriss.
Hingga sampai lova di peluk oleh suster pengurus panti dan lova hilang di balik pintu rumah panti asuhan tersebut.
Ron dan Kriss sudah berada di jalan dan menuju ke kantor.
Ron begitu kepikiran dengan karakter lova yang baru dia tau. Dibalik wajah yang ketakutan dan selalu bersikap tegar ada sosok wanita yang penyayang dan lembut dibalik nya. Sepanjang perjalanan Ron selalu mengulas senyum, berbeda dengan Kriss yang mengerti bahwa tuan nya ini sedang memikirkan lova.
Ternyata pakaian anak dan mainan waktu itu untuk anak-anak itu, ternyata dia menggunakan uang yang aku beri untuk hal yang mulia seperti itu, sungguh wanita yang menarik.
Sepanjang perjalanan Ron terus memikirkan lova. Dia sudah mulai mengagumi sosok wanita yang sudah menjadi istri nya itu.
__ADS_1