
Di kantor Ron
lova sudah menunggu Ron didalam ruangan pribadi karna Ron sedang melakukan rapat dengan berbagai clain, dengan sebuah bekal makanan yang sudah orang rumah siapkan untuk Ron.
jika ke kantor Ron lova tetap menjaga indetitas nya, bahkan asisten pribadi ron dikantor tidak tau indetitas lova.
pintu masuk ruang tersebut terbuka dan itu Ron dan Kris.
Ron melihat lova langsung tersenyum pada lova,
lova juga tersenyum balik
"kau sudah lama menunggu ku?" ucap Ron yang langsung menghampiri lova dan duduk bersama lova
"baru saja, kau pasti sudah lapar, aku akan menyiapkan dulu makanan nya" ucap lova yang langsung membuka bekal itu
"tunggu dulu" ucap Ron yang langsung meraih tangan lova yang sedang membuka bekal tersebut.
Kriss yang melihat situasi itu langsung keluar dari ruangan tersebut.
sial. batin Kriss
"kenapa?" ucap lova
"aku.." Ron tidak berani melanjutkan kalimatnya
merindukan mu. batin Ron
kata itu sulit Ron utarakan karna gengsi nya.
"oh iya aku tadi mampir ke toko Hermes, aku melihat tas keluaran terbaru" ucap lova
"kau menyukai nya?" tanya Ron
"tentu, apa kau akan mendapatkan nya untuk ku?" tanya lova dengan bersemangat
"tergantung seberapa bisa kau membuatku puas hari ini" ucap Ron dengan tersenyum genit pada lova
"aku akan sangat bersemangat sekali" senyum lova dengan manis, membuat Ron menelan Saliva nya
"jika begitu jangan membuat ku kecewa, rasanya menulis cek membuat ku sedikit lelah" ucap Ron tersenyum licik.
__ADS_1
kau bisa lova, ini bukan kali pertama mu. batin lova
"sayang aku tidak menyukai di sofa" ucap lova manja
Ron berdiri dan langsung membuka pintu kamar pribadi nya, lova mengikuti Ron dan ikut masuk ke kamar tersebut.
"hah ah, kau sudah pandai menjadi ****** ya?" ucap Ron meremes bokong lova
"apapun demi membuat mu puas" ucap lova dengan manja
"hahaahaaa, aku sangat menyukai nya" ucap Ron tertawa lepas
rasanya aku sudah tidak kuat untuk berhubungan intim terus, tapi ini cara nya yang cepat untuk mendapat kan uang untuk pengobatan Lena. batin lova
demi uang lova rela apalagi uang ini sangat lova butuhkan untuk biaya pengobatan Lena, uang tabungan nya sudah habis karna membeli rumah, sedangkan kartu tanpa limit yang pernah Ron kasih sudah di tarik Kriss, membuat lova harus menggunakan dirinya untuk meminta uang pada Ron.
menurut lova ini juga hal yang setimpal ada harga yang bisa didapatkan walau dengan suaminya sendiri.
"Ahh..." desah Ron mencapai puncak nya
lova terkulai lemas dibawah Ron, walau ruangan tersebut ber AC tetap saja peluh yang bercucuran didahi lova dan Ron.
Ron tersenyum melihat lova yang terkulai lemas olehnya.
dapat lova dengar suara air dibalik kamar mandi.
lova mencoba untuk menggerakkan kakinya.
aduhh pinggang ku. batin lova
Ron keluar dari kamar mandi dengan rambut basah, tersenyum melihat lova yang sedang duduk dipinggir kasur.
"mandilah, aku akan menyuruh asisten ku menyiapkan baju baru untuk mu" ucap Ron
"terimakasih Ron" ucap lova masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya
lova keluar dari kamar mandi dan melihat di atas kasur yang berantakan tadi sudah rapi dan dia atas nya ada baju baru untuk lova, karna baju nya tadi sudah kotor dan sudah Ron suruh orang untuk membuang nya.
dimana dia. batin lova yang mencari Ron
lova keluar dari kamar dan melihat ron di meja kerja nya sedang menulis kan sesuatu.
__ADS_1
lova duduk di pangkuan Ron dan mencium pipi Ron dengan lembut.
"ini cek nya, beli lah koleksi terbaru yang kau mau tadi" ucap Ron pada lova. Ron memegang pinggang ramping lova.
"terimakasih suamiku sayang, kau memang yang terbaik" ucap lova dengan manja.
Ron hanya tersenyum mendengar kalimat lova. wanita matre yang sedang di pangkuan nya ini sudah membuat Ron menyukai nya, walau lova sekarang sudah sering meminta uang dengan tiba tiba alasan karna menyukai barang branded yang terbaru, tapi itu semua itu tidak pernah Ron selidiki. karna menurut nya nominal yang lova mau tidak terlalu besar baginya.
"kau masing belum puas ya tadi?" ucap Ron tersenyum genit pada lova
"hah.." ucap lova yang bingung dan lova merasakan sesuatu yang keras mulai menegang.
cepat cepat lova ingin berdiri, namun sudah terlambat.
"aku akan memberimu hukuman karna sudah nakal" ucap Ron yang meremas buah dadanya lova.
"ahh, aku tidak bermak.. ahh" ucap lova
lagi Ron meniduri lova di meja kerjanya sampai benda yang dipinggir atas meja Ron jatuh karna getaran yang Ron dan lova lakukan.
Ahh, kenapa staminanya masih sangat kuat, uhhh. batin lova
"huhh, kau menyukai nya?" ucap Ron berbisik di telinga lova dari belakang
"aaankau benar - benar jantaan sekalii huhh" ucap lova dengan nada yang bergetar
Arhhhh desah Ron mencapai puncak nya
.
.
lova keluar dari kantor Ron dengan kaki yang lemas.
aduh pinggang ku sakit sekali. batin lova
asisten Ron melihat lova yang cantik Dengan baju yang sudah ganti hanya tersenyum pada lova.
resepsionis julid mulai menggosipkan lova karna setiap keluar dari ruangan Ron selalu ganti pakaian.
tapi itu semua sudah terbiasa lova dengar.
__ADS_1