Maukah Kau Menikah Denganku

Maukah Kau Menikah Denganku
After Married


__ADS_3

Resepsi pernikahan Reyhan dan Ghea telah berakhir, Reyhan dan keluarganya kembali kekamar hotel. Mereka kembali kekamar mereka masing- masing kecuali Reyhan dan Ghea. Mereka akan menempati kamar pengantin yang telah dipersiapkan dengan baik.


Reyhan membuka pintu kamar dan Ghea mengikutinya dari belakang. Ghea berjalan sambil menunduk, ia merasa sangat gugup hingga tidak segaja menabrak punggung Reyhan yang berhenti tiba- tiba di depannya.


Reyhan dan Ghea sama- sama terkejut dan saling menatap.


"Kenapa kamu menabrakku,,,?" Tanya Reyhan.


"Kenapa kamu berhenti mendadak,,,?" Balas Ghea.


"Kalau aku berhenti, seharusnya kamu berhenti juga. Kenapa malah menabrak punggungku,,,!" Ucap Reyhan lagi.


"Maaf,,,!" Ucap Ghea akhirnya.


Reyhan menghela nafas


"Kenapa kamu malah minta maaf, Aku kan nggak apa- apa".


Reyhan memengang kedua pundak Ghea


"Lain kali perhatikan jalan, jangan melamun. Atau jangan- jangan kamu ingin memelukku dari belakang ya,,,!".


"Ih,,, Kepedean. Siapa juga yang mau memeluk kamu" Ucap Ghea.


"Kamu,,,!" Reyhan terus menggoda Ghea.


"Kalau mau memeluk jangan dari belakang, peluknya dari depan" Reyhan melingkarkan tangan Ghea dipinggangnya.


Ghea melepaskan tangannya


"Dasar aneh,,,!"


Ghea masuk berjalan menuju kamar mandi meninggalkan Reyhan.


"Siapa juga yang mau memeluknya,,,!"


Sementara itu Reyhan tertawa, ia senang berhasil menggoda Ghea.


"Menyenangkan bisa menggodamu seperti itu. Kamu harus berhati- hati Ghea,,, karena aku mulai ketangihan,,,,!".


Ghea sedang berada didalam kamar mandi dengan penampilan yang masih lengkap.


Ia berdiri didepan cermin dan memandangi dirinya sendiri.


"Waw,,, luar biasa. Sudah seharian aku memakai make up ini dan berada ditempat resepsi, tapi riasannya masih tetap awet tidak luntur sama sekali. Benar- benar hebat si mbak MUA nya" Ghea tersenyum membelai wajahnya yang masih memakai make up itu 'cantik' pikir Ghea.


"Kenapa kamu bisa secantik ini sih Ghea,,,? Aku sampai terpesona dengan penampilanku sendiri, hehehe,,,!" Ghea tertawa dengan kekonyolannya sendiri.


"Ah,,, sayang kalau dihapus, make up nya cantik banget,,,,!".


Ghea masih sibuk berperang dengan bayangan dirinya dicermin. Ia benar- benar tidak mau menghapus make up nya itu.


Ghea mencoba membuka resleting bajunya namun tidak bisa


"Susah banget sih,,,! Gimana cara bukanya ini,,,?".


Reyhan memandangi kamar mandi dan kemudian mendekat : "Apa yang dia lakukan didalam kamar mandi,,,? Dia sedang berbicara dengan siapa,,,?".


Reyhan mendengar suara Ghea dibalik kamar mandi.


"Ghea,,,! Kamu kenapa,,,?" Reyhan mengetuk pintu kamar mandi.

__ADS_1


Pintu kamar mandi terbuka, Ghea keluar dengan penampilan yang masih lengkap sambil menggigit bibir bawahnya.


"Kamu belum ganti baju,,,?" Tanya Reyhan.


"Susah,,, Aku nggak bisa ganti sendiri" Jawab Ghea datar.


Ghea tidak sadar bahwa jawabannya tadi punya makna yang berbeda bagi Reyhan.


Reyhan tersenyum


"Emmm,,,,! Mau aku bantu bukain" Reyhan melangkah maju mendekati Ghea.


"Kamu mau apa,,,?"


"Mau bantuin kamu buka baju. Sini biar aku bukain,,,!" Goda Reyhan.


"Nggak usah, aku bisa sendiri" Ghea kembali masuk kamar mandi dan meninggalkan Reyhan yang sedang tertawa.


"Dasar,,,!" Omel Ghea.


"Ah,,, gimana cara bukanya,,,?".


Ghea menarik resleting baju dibelakang punggunggnya namun tidak bisa terbuka. Gaun yang Ghea kenakan sangat ketat hingga membuat badannya terbungkus tanpa cela sedikitpun. Ghea mencoba beberapa kali namun tetap gagal.


"Ah,,, Nggak bisa. Apa aku minta tolong Reyhan saja ya" Ghea ragu


Ghea membuka pintu kamar mandi dan mengeluarkan kepalanya sebagian mencari Reyhan. Reyhan sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.


"Rey,,,! Reyhan,,,?" Panggil Ghea.


Reyhan menatap Ghea kemudian bangkit menuju kearah Ghea.


"Ada apa,,,?" Tanya Reyhan.


Ghea membuka lebar pintu kamar mandi dan berbalik sambil menyikap rambutnya kedepan.


Reyhan memandangi punggung Ghea yang terbungkus gaun ketat itu, tubuh Ghea terlihat begitu ramping dan seksi. Jantung Reyhan mulai berdebar tidak karuan, ia mulai gelisah tak menentu. Perlahan tangan Reyhan meraih kanting resleting, dipandangi leher Ghea yang jenjang. Resleting mulai terbuka perlahan hingga punggung Ghea terlihat jelas, semakin lama semakin terbuka hingga Reyhan benar- benar telah melihat seluruh bagian punggung mulus Ghea.


Menyadari bajunya sudah mulai terbuka, Ghea langsung berbalik kemudian mendorong tubuh Reyhan keluar dan langsung menutup pintu kembali


"Makasi,,,!" Ucap Ghea.


Sementara itu Reyhan terpaku diam tidak berkedip, matanya melotot. Pikirannya masih memikirkan pemandangan indah yang baru saja dilihatnya. Akhirnya Reyhan sadar dan ia tersenyum geli.


"Kamu berani menguji kesabaranku Ghea" Gumam Reyhan.


Ghea berhasil melepaskan gaunnya dan langsung membersihkan tubuhnya mulai dari wajah, rambut hingga seluruh tubuhnya. Kesegaran ia rasakan setelah selesai mandi. Ghea merasakan tubuhnya telah benar- benar bersih dan sangat wangi.


"Hemmm,,,! Wangi".


Ghea meraih handuk dan melilitkan didadanya, ia melangkah dengan santai ingin keluar. Namun ketika melewati cermin Ghea tersadar, tubuhnya hanya ditutupi selembar handuk.


"Bagaimana ini,,, masa aku keluar seperti ini. Kenapa aku bisa lupa mengambil baju sih. Ah,,,! Aku harus bagaimana sekarang. Kalau aku keluar seperti ini, Reyhan akan berpikir aku mulai menggodanya lagi. Sial,,,!".


Akhirnya Ghea memutuskan untuk meminta bantuan Reyhan sekali lagi. Ghea membuka pintu kamar mandi, kali ini pintunya terbuka lebih kecil hingga hanya wajah Ghea yang terlihat. Ghea melihat Reyhan yang masih sibuk dengan ponselnya.


"Reyhan,,,!"Panggil Ghea ragu.


Reyhan kembali menatap kamar mandi yang sedikit terbuka dan melangkah maju. Ia melihat Ghea yang bersembunyi dibelakang pintu.


"Kenapa,,,? Sekarang apa lagi,,,? Tadi minta dibukain baju, sekarang minta di pakaiin baju lagi,,,?" Canda Reyhan.

__ADS_1


Ghea melotot mendengar ucapan Reyhan. Dengan ragu Ghea berkata :


"Tolong ambilkan bajuku, tadi aku lupa,,,!"


Pikiran nakal mulai memenuhi kepala Reyhan, ia tersenyum sambil berkata :


"Baju,,,! dimana,,,?" Reyhan pura- pura bertanya.


"Itu,,, di samping koper hitam di atas tempat tidur" Tunjuk Ghea.


Reyhan melihat koper yang ditunjuk Ghea.


"Nggak mau, terlalu jauh. Kamu ambil sendiri".


"Ih,,, Rey,,, tolong ambilkan, aku nggak mungkin keluar dengan keadaan seperti ini".


"Memangnya seperti apa,,,?" Reyhan benar- benar tidak bisa membayangkan bagaimana penampilan Ghea dibalik pintu itu.


"Aku nggak pakai baju,,,!" Ucap Ghea.


"Oo ya,,,! yang benar,,,? Coba aku lihat,,,!" Reyhan mencoba mengintip kedalam kamar mandi, namun Ghea langsung menutup pintu.


"Ghea,,,, Ghe,,,!" Panggil Reyhan.


"Kenapa pintunya ditutup,,,? Buka pintunya, Ghea,,,,!"


Ghea masih berdiri dibalik pintu tidak menjawab panggilan Reyhan.


"Ghea,,,,! Buka pintunya, apa kamu tidak kedinginan didalam sana".


"Aku kedinginan" Ghea berkata dramatis agar Reyhan mau mengambilkan bajunya.


"Baiklah,,, sebentar. Aku akan mengambil bajumu".


Reyhan melangkah menuju ranjang dan mengambil tumpukan baju disamping koper. Reyhan mengambil baju dengan sembarangan hingga membuat baju tersebut jatuh berantakan diatas lantai. Reyhan kaget melihat baju yang berantakan itu, sepasang pakaian dalam wanita milik Ghea berada diantara baju itu.


Reyhan membuang pikirannya joroknya dan kembali meraih baju itu untuk diberikan kepada Ghea.


"Ghea buka pintunya, ini baju kamu".


Ghea membuka pintu dan mengulurkan tangannya untuk mengambil baju yang diberikan oleh Reyhan. Dengan cepat ia meraih bajunya dan langsung memakainya. Selang beberapa menit Ghea keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang lengkap dan selembar handuk melilit diatas kepalanya.


"Akhir ya kamu keluar juga" Ucap Reyhan.


Ghea tidak membalas ucapan Reyhan, ia hanya berlalu meninggalkan Reyhan.


Reyhan menatap Ghea yang mengacuhkannya.


"Sudah dibantuin bukannya terima kasih,,,!".


Reyhan meraih pakaiannya dan masuk ke dalam kamar mandi. Kini gilirannya membersihkan diri setelah rangkaian acara hari ini.


**Bersambung,,,,!!!


Like


Vote


Comment


Share

__ADS_1


🙏**


__ADS_2