Maukah Kau Menikah Denganku

Maukah Kau Menikah Denganku
Di Rumah Mama #1


__ADS_3

Ghea menuntun mama Lidya masuk kedalam rumah dengan perlahan dan mendudukannya disofa. Sementara itu Reyhan mengikuti mereka dari belakang sambil membawa beberapa barang serta obat- obatan mama Lidya. Reyhan meletakkan barang bawaannya diatas meja dan ia ikut duduk di sofa.


"Mama istirahat dulu ya,,,! Ghea mau ambilkan minum" Ucap Ghea dan berlalu menuju dapur.


"Terima kasih Reyhan. Kamu sudah mengurus semua biaya rumah sakit mama" Ucap mama Lidya.


"Tidak apa- apa ma,,,! Itu sudah menjadi tanggung jawab Reyhan. Mama adalah orang tua Reyhan, jadi sudah sewajarnya Reyhan yang mengurus semua" Jawab Reyhan.


Mama Lidya tersenyum.


Ghea datang sambil membawa mampan yang berisi beberapa gelas minuman.


"Mama mau Ghea buatkan makanan,,,? Mama mau makan sesuatu,,,?" Tanya Ghea.


"Mama tidak lapar Ghe,,,! Mama kan tadi sudah makan dirumah sakit. Seharusnya kamu tanyakan itu kepada suamimu, kalian pasti belum makankan,,,?" Ucap Mama Lidya.


Ghea sadar kalau Reyhan belum makan malam.


"Iya mama benar, kami memang belum makan ma,,," Ghea tertawa garing.


"Kamu mau makan apa,,,? Aku buatkan ya,,,,!"


Ghea berbalik ingin menuju dapur, namun Reyhan meraih tangan Ghea dan menghentikannya.


"Ghe,,,! Sudah, tidak apa- apa,,,! Aku sudah meminta Bram untuk membawakan makan malam kita. Kamu temani mama saja" Ucap Reyhan.


Ghea kembali duduk disamping mama. Tidak berselang lama Bram datang bersama Alya dengan membawa beberapa bukusan makanan.


Ghea tersenyum dan menyambut kedatangan mereka. Semua bungkusan makanan dibuka dan kemudian ditata dengan rapi diatas meja. Makan malam pun siap.


"Makan malam siap,,,!" Ucap Alya.


"Ayo kita makan,,,!".


Bram bangun dan langsung menuju meja makan, ia merasa sudah sangat kelaparan. Sementara itu Ghea dan Reyhan ingin menuntun mama Lidya, namun mama Lidya menolaknya.


"Kalian berdua makan saja, mama tidak lapar. Mama hanya ingin istirahat dikamar" Ucap mama Lidya.


"Ghea bantu mama kekamar ya,,,!".


"Tidak apa- apa Ghe,,,! Kamu temani Reyhan makan. Mama bisa sendiri" Mama Lidya bangun dan melangkah perlahan menuju kekamar.


"Kita makan yuk,,,!" Ajak Reyhan.


"Iya,,,!" Balas Ghea.

__ADS_1


Reyhan dan Ghea menyusul Bram dan Alya untuk makan malam bersama. Mereka sangat menikmati makanan mereka sambil bercada tawa bersama. Makan malam selesai dan makanan telah habis semua, kini energi mereka telah kembali lagi. Ghea dan Alya membereskan meja makan sedangkan Reyhan dan Bram kembali duduk santai di ruang tamu.


"Tuan muda, terima kasih makan malamnya. Saya sangat senang bisa makan malam bersama Tuan muda dan juga Nona Ghea" Ucap Bram.


"Anggap saja itu sebagai ucapan terima kasih karena kamu telah bekerja keras hari ini" Reyhan menjawab santai.


"Iya, terima kasih Tuan muda. Tuan muda masih membutuhkan sesuatu,,,? Kalau tidak ada yang Tuan muda butuhkan, saya mohon pamit" Ujar Bram.


"Pakaianku dimana,,,?" Tanya Reyhan


"Ini Tuan. Saya sudah mengemas semuanya didalam tas ini" Jawab Bram sambil memberikan tas itu kepada Reyhan.


"Letakkan disitu" Tunjuk Reyhan.


"Kamu sudah boleh pulang".


"Baik Tuan muda. Kalau begitu saya permisi pulang" Bram berjalan menuju keluar namun panggilan Ghea menghentikan langkahnya.


"Tunggu Bram,,,!" Panggil Ghea.


"Kamu langsung pulang kan,,,? Kamu antar Alya pulang ya,,,!"


"Ghea apaan sih,,, Aku bisa pulang sendiri" Alya malu.


"Ghea apaan sih,,,! Bikin gue malu aja. Gue udah seharian ini dikerjain sama tuh cowo, tahu nggak,,,,!" Alya.


"Alya boleh nebeng kan Bram,,,?".


Bram menatap Reyhan namun Reyhan hanya tersenyum datar.


"Gimana nih Tuan,,,! masa iya saya harus pulang bareng Alya lagi,,,,!" Bram.


"Sorry Bram,,,! Aku nggak mau ikut campur. Kamu urus sendiri urusanmu" Reyhan.


"Iya Nona,,,! Alya boleh ikut" Ucap Bram Akhirnya.


Akhirnya Alya dan Bram pulang bersama karena tidak bisa menolak perintah dari Ghea, walaupun sebenarnya mereka berdua sama- sama canggung.


Ghea mendekati Reyhan dan merangkul lengannya.


"Malam ini aku tinggal disini ya,,,! Aku tidak tega meninggalkan mama sendirian. Kamu tidak apa- apakan pulang sendiri,,,?" Tanya Ghea.


Reyhan membalas tatapan Ghea.


"Kenapa aku harus pulang kalau istriku tinggal. Aku akan tinggal dimanapun kamu tinggal".

__ADS_1


Ghea dan Reyhan sama- sama tersenyum.


"Kalau begitu aku beresin kamar aku dulu. Kamu tunggu disini ya,,,!" Ucap Ghea sambil berlalu menuju kamarnya.


Reyhan menatap Ghea sambil berucap lirih :


"Bagaimana aku bisa pulang kerumah sendirian, kalau kamu tidak ikut denganku. Aku tidak akan sanggup melewati malam ini kalau kamu tidak ada disampingku Ghe,,,!".


Mama Lidya tiba- tiba keluar dari kamar hingga membuat Reyhan kaget.


"Mama,,,! Mama kenapa,,,? Mama butuh sesuatu,,,?" Tanya Reyhan sambil menghampiri Mama Lidya.


"Tidak apa- apa,,,! Mama baik- baik saja kok. Mama hanya ingin melihat kalian" Ucap mama Lidya.


"Alya dan Bram kemana,,,? Sudah pulang ya,,,? Ghea dimana,,,?" Kalian tidak akan pulang juga kan,,,? Kalian akan menginap disinikan,,,?".


Reyhan tersenyum


"Alya sudah pulang bersama Bram ma,,,! Ghea sedang membereskan kamarnya, kami akan menginap malam ini. Jadi mama tidak perlu khawatir".


"Baiklah,,,! Mama senang kalian mau menginap disini" Mama Lidya menatap Reyhan dan berkata :


"Reyhan,,,! Bagaimana hubungan kalian berdua,,,? Apa hubungan kalian baik- baik saja. Ghea tidak melakukan sesuatu yang salahkan,,,? Mama harap kamu bisa lebih sabar menghadapi Ghea. Maafkan Ghea jika dia telah melakukan kesalahan ya,,,!"


"Ma,,,! Kenapa mama bicara seperti itu. Kami baik- baik saja ma,,,,! Kami memang masih saling menyesuiakan diri satu sama lain, tapi hubungan kami baik bahkan sangat baik" Ucap Reyhan sambil tersenyum.


"Ghea adalah istri yang paling baik ma,,,! Ghea juga tidak pernah melakukan kesalahan apapun. Jadi Mama tidak perlu khawatir ya,,,!".


"Benarkah,,,! Mama senang mendengarnya. Kamu harus bisa menjaga Ghea dengan baik. Kamu mengerti,,,?".


"Iya ma,,,! Reyhan mengerti".


Ghea keluar dari kamar dan melihat Reyhan sedang berbicara dengan mamanya.


"Mama,,,! Kenapa mama keluar,,,,! Mama belum tidur,,,?" Tanya Ghea.


"Mama hanya mau minum, mama haus,,,!" Jawab mama Lidya.


"Mama kan bisa panggil Ghea, kenapa mama harus keluar sendiri. Ayo masuk,,,! Ghea yang akan ambilkan mama minum" Ghea menuntun mama Lidya masuk kekamar.


"Oh iya,,,!" Ghea berbalik melihat Reyhan.


"Kamu pasti capek, kamu mandi dulu ya,,,! setelah itu langsung istirahat. Aku temani mama dulu".


Reyhan mengangguk pelan sambil tersenyum genit. Setelah Ghea masuk kekamar mama Lidya, Reyhan pun menuju kamar yang telah dibersihkan Ghea. Begitu masuk kedalam kamar Reyhan langsung disambut oleh aroma terapi yang menjadi faforit Ghea. Reyhan menatap sekeliling kamar Ghea

__ADS_1


"Jadi ini kamar yang menemani tidurmu selama ini,,,!" Batin Reyhan.


Bersambung,,,,!!!


__ADS_2