Melody Cinta Nayla

Melody Cinta Nayla
Bab 61-Naura yang malang


__ADS_3

Sejak hari itu sudah dua hari Nayla tak bertemu lagi dengan Rey, lebih tepatnya Nayla yang menghindar dari Rey yang selalu mencoba menemuinya, Nayla melihat Naura yang makin muram,bahkan tak ingin bicara dengannya.


Anak yang malang itu,korban dari orang orang dewasa yang egois. "Naura bisa ibu tanya sesuatu? dimana Mommy Naura?"


"Grandma bilang Mommy sudah di surga.."


"Memang Naura gak pernah liat mommy?"


Naura menggeleng "Kata grandma mommy pergi abis lahirin Naura"begitu yang Naura ucapkan saat Nayla bertanya. Nayla menatap nanar Naura, anak itu tak pernah merasakan kasih sayang ibunya, dan malah diabaikan ayahnya sendiri.


Nayla ingin membenci Rey karna sudah berlaku kejam pada Naura, mengabaikan anaknya sendiri hingga tumbuh menjadi anak yang kurang kasih sayang.


Nayla mengingat pertemuannya dengan Sonia kala itu..


["Aku mencintai Rey bahkan sejak dulu" Sonia menyimpan sebuah amplop di hadapan Nay "Bukalah"


Nay mengambil lalu membuka amplop tersebut,Nay menggeryit.


"Ini..?"


"Ya.. aku..Aku menderita kanker" Sonia meneteskan air matanya.


Nayla menelisik mata Sonia melihat jikalau ada kebohongan, namun Nayla tak menemukannya,Sonia benar benar jujur.


"Aku ingin merasakan sebentar saja kebahagiaan sebelum ajal menjemputku,hidup bersama dengan orang yang aku cintai."


"Kamu yakin tak akan menyesal setelah ini semakin jauh Sonia,jika sampai nanti Rey tak pernah mencintai kamu?"


"Tolong beri aku kesempatan untuk mendapatkan hati Rey"


"Papa akan melakukan apapun agar aku bahagia,dia sedang marah karna Rey menolakku semalam,aku gak mau Rey terluka jika sampai papa membatalkan kerjasamanya,keluarga Rey akan bangkrut"


Sonia membuka sebuah situs berita dari ponselnya yang berisi penurunan saham perusahaan Rey "Dan papa sudah memulainya"


"Tolonglah Nayla jika kamu mencintai Rey tinggalkan dia, karna aku tau Rey tidak akan meninggalkan kamu"


Nayla memejamkan matanya "Kamu tau apa itu cinta nona Sonia?" Nayla menghela nafasnya. "Aku sendiri gak tau apa itu cinta, bahkan umurku sepertinya terlalu muda untuk memikirkan segala hal rumit seperti cinta yang ada di hadapanku sekarang,tapi yang aku lihat dari kamu,kamu menganggapnya lebih seperti obsesi ingin memiliki"

__ADS_1


"Entahlah yang aku mau aku hanya ingin menjalani hidupku dengannya" lirih Sonia.


"Kamu yakin kamu akan bahagia jika kamu bersama Rey, meski dia gak mencintai kamu"


"Ya, aku akan bahagia,aku yakin suatu saat nanti Rey akan mencintaiku" kata Sonia begitu yakin.


"Jika tidak? jika sampai akhir Rey tidak mencintai kamu?"


"Maka dari itu aku minta kesempatan dari kamu.. tinggalkan Rey agar aku bisa mendapatkan hatinya"


"Kenapa aku harus meninggalkannya?"


"Karna aku yakin kamu tidak sejahat itu Nayla" ]. Bab 35- Apa itu cinta.


Hari itu Sonia memohon agar ia meninggalkan Rey, dan kini ia melihat hasil dari keegoisan Sonia, meski nyatanya Nayla memutuskan hubungan dengan Rey tidak karna Sonia, namun hatinya merasa bersalah melihat Naura yang tumbuh tanpa kasih sayang.


Sonia sudah meninggal, meninggalkan Naura sendiri tanpa dapatkan pengakuan dari Ayahnya.


Apa yang sebenarnya terjadi?


Apa yang di maksud Rey bahwa dia tak menginginkan kehadiran Naura?


___________


"Terimakasih, aku akan membayar mahal untuk ini"


"Terimakasih tuan, jika begitu saya permisi" orang suruhan Bram menunduk lalu pergi dari ruangan Rey.


Daniel memperhatikan tuannya, apa ada yang salah hingga tuannya terlihat bahagia hari ini,apa ini ketenangan sebelum badai "Tuan rapatnya akan segera dimulai" kata Daniel takut takut,


"Ya aku segera kesana"Rey berdiri dari duduknya "Aku akan pulang lebih awal hari ini Dan"


"Baik tuan"


Rey benar benar pulang lebih awal,senyum nya tak pernah hilang sejak tadi hingga masuk kedalam rumah, ia akan mencoba menemui Nayla lagi seperti dua hari belakangan ,saat akan memasuki kamarnya Rey melewati kamar Naura terdengar sayup sayup anak itu menangis,Rey melihat sedikit dari celah pintu yang terbuka melihat gadis cilik itu sedang sesegukan sambil tengkurap di tempat tidur.


Hati Rey terenyuh, Sebenarnya Rey selalu mencoba memperbaiki hubungan dengan Naura,setiap kali Rey mencoba memperbaiki sikapnya terhadap Naura, wajah anak itu selalu mengingatkannya pada wanita yang dibencinya dan berakhir menjadi kemarahan,maka dari itu Rey tak pernah mau menatapnya.

__ADS_1


Seorang maid menghampiri Rey lalu membungkukan badannya "Tuan ada tamu yang ingin bertemu dengan anda"


"Siapa? aku tak memiliki janji"


"Nona itu bilang ,katakan saja jika Nayla ingin bertemu"


Rey tertegun Nay, Nayla menemuinya,Nayla mencarinya,sejak kemarin Nayla menghindarinya dan hari ini malah Nay yang mencarinya, Rey bergegas kembali kelantai satu dan menuju ruang tamu dan melihat kosong"Dimana dia??" Rey tak menemukan Nayla disana.


"Dia masih diluar gerbang tuan"


"Brengsek,kenapa tidak di persilahkan masuk"Teriak Rey.


"Maaf tuan akan segera saya sampaikan" maid tersebut menghubungi keamanan agar mempersilahkan Nayla masuk.


Rey mondar mandir dan melihat kearah luar namun dari jauh Nayla masih berjalan masuk, sial kenapa terasa lama, Rey menyesal membuat pelataran yang luas di depan rumahnya.


Nayla masuk setelah dibukakan pintu oleh wanita berseragam maid "Terimakasih" kata Nayla lalu masuk kedalam rumah Rey.


"Hai...." Sapa Rey salah tingkah,Nay melihat Rey yang masih mengenakan stelan kerjanya mungkin Rey baru saja pulang.


"Selamat sore pak Rey" Rey menghela nafasnya Nayla masih menggunakan bahasa formalnya.


"Tolong jangan bicara formal lagi Nay"


"Tidak bisa pak karna saya datang kemari untuk pekerjaan" Rey mengeryit. "Saya menerima tawaran untuk menjadi guru homeschooling Naura"


____________


Warning!!!


jangan berkomentar buruk, jika tak suka cukup tinggalkan!!


kalo suka jangan lupa like,komen,vote,hadiahnya juga boleh😁😁😁


terimakasih sudah membaca🙏


Salam sayang

__ADS_1


dari Ceu ceu😘


__ADS_2