
Nayla sedang di meja makan mereka sedang sarapan bersama, Nayla mengatakan kalau mulai hari ini Nayla akan mengajar di rumah Naura,setelah mengatakan permasalahan Naura pada orang tuanya,mereka memutuskan untuk meminta Nay mengajar di rumah saja,tentu saja Nay tidak mengatakan bahwa Rey adalah daddy dari Naura, Nay tak ingin ibu atau Bima melarangnya,karna Nay juga memiliki misi untuk menyatukan Rey dan Naura, Nay mempersiapkan hatinya semoga ini akan mudah jadi dirinya bisa hidup tenang.
"Keluarga yang aneh" cibir Bima.
"Gak tau lah itu bukan urusan kita" Padahal dia memang akan campur tangan dengan masalah Naura dan Rey,"lagian gaji yang ditawarin juga gede...oh ya kakak juga udah punya uang muka ,nanti pulang anter ke dealer ya kita ambil motor baru" Nayla tertawa sambil tepuk tangan,sebenarnya untuk menutupi kegugupannya dihadapan ibu dan Bima.
"Emang berapa gajinya kak?"Tanya bima penasaran.
"15 juta" Bima tersedak, ibu menganga
"Masa sih Nay? itu lebih dari dua kali gaji kamu di Tk Nay" Gaji Nay juga lumayan di Tk milik Rey karna memang itu Tk elit dan Internasional.
(Sebenarnya aku gak tau gaji guru Tk😂 maafin ya jika salah tapi kan Rey kaya jadi gak masalah gaji Nay besar🤣🤣)
Nayla berangkat dengan ojek online seperti biasa,Nayla menyiapkan hatinya ketika memasuki gerbang rumah Rey, salah satu yang Nay sukai ketika masuk pelatarannya luas juga banyak tanaman yang menyejuk kan suasana,'kalo piknik di halaman juga kayaknya seru'.
Nayla masuk setelah seorang maid membuka pintu "Selamat pagi bu Nay, saya Ani yang akan melayani dan menyiapkan keperluan untuk kegiatan mengajar anda" kata seorang Maid bernama Ani tersebut.
"Gak papa saya bisa menyiapkan semua sendiri"
"Maaf bu Nay,saya di perintah langsung oleh tuan Rey agar melayani anda" Nayla meringis.
"Ya sudah,apa Naura sudah siap?"
"Sudah Bu guru, nona Naura sudah berada di ruang belajar,mari saya antar" Ani membawa Nayla kearah ruang belajar,Nay tidak melihat keberadaan Rey, mungkin pria itu sudah pergi bekerja, baguslah untuk permulaan bukannya lebih baik tidak dulu bertemu,meski sebenarnya Nay ingin melihat Rey.
Ani mengajak Nay memasuki sebuah pintu di dalamnya Naura sudah menunggu,sepertinya itu bukan ruang belajar khusus Naura karna ruangan itu di dominasi coklat tua, dan putih mungkin itu ruang kerja Rey karna juga terdapat meja kerja juga rak buku besar di dinding di penuhi buku buku.
__ADS_1
"Hai sayang" sapa Nay.
"Hai bu Nay" jawab Naura.
"Udah siap buat belajar" Naura mengangguk.
"Kok gak ceria gitu muka nya?" Nayla duduk di kursi sebelah Naura.
"Gak papa,kata daddy aku gak boleh, buat ulah sama bu Nay kalo gak aku mau di kurung dikamar seharian"
Astaga Rey malah mengancam Naura, "Oke,kalo gitu Naura harus nurut dan jadi anak baik" Naura hanya mengangguk.
Ani membawakan buah dan susu untuk Nay dan Naura, Naura sudah terlihat bosan. tiba tiba Nay ingat sesuatu. "Ayo makan sambil jalan jalan."
"Boleh emang kan kata daddy aku harus belajar yang bener"
.
.
Di dalam rumah Ani mencari keberadaan Nayla dan Naura,bahkan ia meminta maid yang lain untuk ikut mencari ke seluruh rumah besar Rey,namun tak ada yang melihat keberadaan mereka.
Sudah dua jam dan sudah hampir waktunya makan siang namun mereka tak menemukan Nay dan Naura,sedangkan satpam di depan juga tak melihat mereka keluar dari gerbang.
Ani makin kelabakan bagaimana jika nona nya di culik oleh gurunya itu Ani segera menghubungi Daniel untuk memberitahu kepada tuannya.
Dengan langkah lebar Daniel menuju ruangan Rey,sambil terus menghubungi Nayla.
__ADS_1
"Tuan"Daniel masuk tanpa mengetuk pintu.
"Tidak bisakah ketuk pintu dulu" Rey menatap tajam Daniel.
"Maaf tuan nona Naura dan Bu guru Nay hilang"
"Apa bagaimana bisa,hilang bagaimana?apa penjaga tidak menjaga dengan benar" Rey bangkit dan langsung menyambar jasnya di sandaran kursi.
Daniel mengikuti Rey dari belakang,Rey mencoba menghubungi ponsel Nay namun tak tersambung "Saya sudah mencoba menghubungi bu Nay namun tak tersambung tuan" Rey semakin gelisah saja apa yang terjadi pada Nay mengapa dia bisa hilang,tidak tunggu kenapa dia juga menghawatirkan Naura,ada rasa takut dalam diri Rey,bagaimana jika mereka diculik.
"Lebih cepat Dan" Daniel mengangguk dan memacu mobilnya lebih cepat lagi.
Rey berlari kedalam rumah semua maid dan para penjaga sudah berkumpul "Akan ku pecat kalian semua,bagaimana bisa mereka hilang" teriak Rey "Apa yang kau lakukan bukankah aku menyuruhmu melayani Nay" Rey menatap tajam pada Ani yang menunduk semakin dalam.
Daniel memeriksa ruang kerja dan keluar dengan membawa tas Nay "Tuan barang bu guru masih ada di sini,juga ponselnya" Daniel menunjukan ponsel Nay yang ternyata mati.
"Jika tidak ada yang melihat mereka keluar gerbang bukankah mereka masih ada di rumah ini" tanya Rey.
"Kami sudah menggeledah rumah tuan tapi tak di temukan" kata Ani takut takut.
"Tuan anda harus memeriksa dulu Cctv" kata Daniel, mereka saling melihat mengapa tak ada yang ingat tentang Cctv ,mereka semua terlalu takut dan mencari tanpa memeriksa Cctv terlebih dahulu.
Rey memasuki ruang kerjanya,dan membuka laptopnya yang sudah terhubung dengan semua Cctv dirumahnya.
"Astaga kamu membuatku takut sayang" Rey menyandarkan punggungnya disandaran kursi.
___________
__ADS_1
Hayo loh kemana Nay sama Naura??