Melody Cinta Nayla

Melody Cinta Nayla
Bab 70- Melepaskan rasa


__ADS_3

"Kamu yakin?" Nayla mengangguk, terlihat seringaian dari bibir Rey,Nay bergidik hukuman apa yang akan Rey berikan,apa ia harus menyesal menawarkan diri menggantikan hukuman Ani.


"Baiklah, kemari" Rey menggerakan jari telunjuknya.


"Huh??"


"Kemari sayang, bukankah kamu akan menggantikan hukuman Ani" dengan ragu Nay mendekat kini jaraknya hanya selangkah saja dari Rey.


"Kesini sayang.. duduk disini" Rey menepuk pahanya.


"Apa?? tidak mau" Nay menggeleng.


"Ya sudah kalau begitu, biar aku menghukum Ani saja, atau aku pecat saja dia langsung"


Mata Nay membeliak "Jangan!!" teriaknya.


"Ya sudah ayo kemari" Nay melangkah lagi "Lama sekali" Rey menarik tangan Nay dan akhirnya Nay terjatuh duduk di paha Rey.


"Su..dah kan aku sudah duduk, jadi jangan hukum Ani"


"Siapa bilang kamu hanya akan duduk"


"Apa!! lalu?" Nay memalingkan wajahnya saat matanya bertatapan dengan manik Rey.


"Hmm cium aku" Rey menunjuk bibirnya.

__ADS_1


"Apa?"


"Kamu banyak bicara kata 'Apa' hari ini,apa bu guru ini menjadi bodoh sekarang" Rey menoyor dahi Nay pelan.


Nayla mengerjapkan matanya,terlihat berfikir seperti orang bodoh, Astaga Rey semakin gemas.


"Tunggu apa lagi ayo" Rey menjilat bibir bawahnya.


"Apa harus cium, yang lain saja bagaimana?"


Rey menggeleng "Tidak ada tawar menawar"


"Baiklah" kata Nay lesu.


Nayla menarik nafas panjang, ini bukan pertama kalinya ia dan Rey berciuman bukan, namun ini adalah pertama kalinya setelah sekian lama mereka berpisah,


Nayla mendekatkan wajahnya, dan Rey menahan nafasnya senyumnya terkulum menanti apa yang akan dilakukan Nay..


'Ah gadisku'


Jantung Rey berdebar kencang, namun ia masih akan membiarkan Nay melakukannya lebih dulu, ia sungguh ingin melahap bibir yang di olesi warna pink itu, 'Tahan Rey dia yang akan menciummu'


Dan


Cup..

__ADS_1


Rey mengerjapkan matanya apa itu bahkan iya tak bisa merasakan kecupan Nay yang sekilas itu.


Nay mencoba bangkit dari pangkuan Rey,namun Rey menahannya. "Sudah kan jadi lepaskan aku" Wajah Nay memerah karna malu.


Rey mengeratkan tangannya di pinggang Nay, "Apa itu yang namanya Ciuman?" dengan cepat Rey meraih tengkuk Nay dan menempelkan bibirnya pada bibir Nay, melu mat, dan menyesapnya dalam.mata Nay membulat saat merasakan lidah Rey menelusuri bagian dalam mulutnya, "Itu baru ciuman" Rey menjeda lalu melanjutkan ciumannya kembali, lama... dalam dan semakin dalam,Rey tak melepaskan lumatannya dan makin menekan tengkuk Nay memperdalam ciumannya.


Rey melepaskan segalanya, rasa cintanya rasa rindunya yang ia tumpahkan dalam ciumannya, berharap Nay menyambutnya dan membalas semua perasaannya.


Nay mulai memejam dan mulai membalas ciuman Rey ia mulai terbuai, Rey tersenyum di sela ciumannya tangannya mulai naik menelusuri punggung Nay, mengelusnya lalu menekan hingga tubuh Nay makin merapat di dadanya yang telan jang.


Debaran mereka saling menyatu dibalik dada yang menempel, di iringi nafas yang makin menderu dari keduanya.


Kecupan Rey mulai turun keleher Nay yang jenjang dan memberi tanda kemerahan, "Ah.. Rey.." Nay mengeluarkan desa han yang membuat Rey makin menggila,satu tangannya meremas sebuah gunungan yang menonjol dari balik kemeja Nay, sedangkan tangannya di belakang terus menekan tubuh Nay yang makin merapat kearahnya.


Nayla merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasa, sesuatu yang mendorongnya pada keinginan lebih,, tubuhnya mulai merespon getaran kala tangan Rey mulai meremat dua gunungannya bergantian, nafasnya makin menderu sesuatu yang terasa akan meledak seiring cumbuan Rey yang makin turun ke bagian dada,bahkan ia tak sadar beberapa kancing kemejanya telah terbuka "Rey... ah.." jeritan kecil keluar dari mulutnya dengan kepala yang mendongak dan mulut sedikit terbuka ketika Rey memberi kecupan keras di atas dada Nay yang yang masih tertutup Br*.


Ponsel di tas Nay berdering di dalam tas yang entah sejak kapan teronggok di lantai seolah menjadi alarm yang membawa Nay pada kesadarannya,ia mendorong dada Rey hingga Rey sedikit tersentak.


"Shi it" Maki Rey.


_______________


Astoge giliran bikin adegan begini lancar jaya..


Ampun gustiiii..😱

__ADS_1


dosa tanggung masing masing ya🤪 jangan tergoda ini belum seberapa🤫


💃💃💃


__ADS_2