
Setelah drama lamaran yang tidak romantis selesai, Rey,Naura,Ibu dan Meylani pulang, Rey tak berhenti tersenyum wajahnya terlihat lebih hidup.
"Kalian sudah pulang?" sapa Amanda "Bagaimana lamaran nya? apa di terima?" tanya nya lagi.
Di antara semuanya hanya ibu yang tersenyum "Tentu,itu sebabnya Rey tak berhenti tersenyum"
"Oh ya,selamat ya Rey"
Rey hanya bergumam lalu pergi menaiki tangga untuk ke kamarnya,sebelum memasuki kamarnya Rey mengantar Naura "Ani tolong bersihkan Naura, da temani dia sampai tertidur"
"Baik tuan"
"Selamat malam daddy"Naura mencium pipi Naura.
"Ya.." Hanya itu yang Rey ucapkan,namun itu sudah membuat Naura senang,sudah beberapa hari Rey selalu mengantar Naura tidur meski hanya sampai depan pintu saja.Rey mengusak rambut Naura lalu berjalan ke arah kamarnya, Ani membawa Naura dan masuk ke kamarnya.
"Wah nona bagaimana acara lamaran nya?" tanya Ani.
Naura dengan antusias menceritakan semua yang terjadi di rumah ibu guru Nay nya.
"Jadi nona senang?"
"Naura seneng akhirnya Naura bisa punya mommy" pekiknya.
Ani tersenyum saat mata nona mudanya memancarkan kebahagiaan gadis kecil itu tak pernah mendapat kasih sayang dari tuannya,namun sejak kehadiran ibu guru Nayla perlahan tuannya membuka hati.Bu guru itu seolah menebar aura positif bagi tuan dan nona muda nya.
__ADS_1
*
*
Rey merebahkan dirinya di ranjang besarnya, senyum nya tersungging mengingat tak lama lagi kasur luas itu akan segera di isi dirinya dan istrinya...Nayla,ia sungguh tak sabar menantikan hal itu, setelah berunding tadi Rey dan Nay akan bertunangan tiga hari lagi, dan pernikahan akan di gelar satu minggu setelah pertunangan.
Secepat itu?
Tentu saja Rey tak akan membuang waktu lama,karna ia sudah menunggu cukup lama untuk ini.
Apa semua akan siap pada waktunya?
Tentu saja dengan kekuatan uang semua bisa terlaksana dengan cepat,dan mulai dari besok tugas asisten Daniel bertambah untuk mengurus segala sesuatunya.
"Hallo Bram.."
"Ya tuan? anda membutuhkan bantuanku?" tanya Bram di sebrang sana.
"Tidak aku hanya akan memberikan kabar baik"
"Oh aku tak sabar mendengarnya"
"Aku akan segera menikah dengan Nay" Rey berjalan ke arah walk in closetnya ia akan mandi.
"Oh ya, selamat jika begitu,kapan tepatnya?"
__ADS_1
"Aku akan kirimkan kartu undangan nanti,ajaklah anak dan istrimu nanti" Langkah Rey terhenti dahinya mengeryit ia baru menyadari sesuatu.
"Tentu aku akan datang nanti"
"Hm.. Bram bisakah aku minta bantuan mu sekali lagi"
"Apa pun itu"
"Aku akan kirimkan lewat pesan"
Rey menutup telponnya,dan beralih ke laptopnya untuk mengecek CCTV, Rey menyeringai ketika mendapati sesuatu.
Rey sangat peka dengan tata letak barang barangnya jika ada sesuatu yang bergeser sedikit saja maka ia akan tau, Rey menyalin hasil rekaman CCTV lalu mengirimkan nya pada Bram.
Cari tau tentang perempuan ini..
Rey sudah menaruh curiga sejak awal pada Amanda apa yang diinginkan perempuan itu dengan mendekati Ibunya, dan tiba tiba ingin menginap dirumahnya.
Amanda perempuan itu menyelinap masuk ke kamar Rey ketika mereka tidak di rumah, mau apa dia sebenarnya?.
Disisi lain Amanda masuk ke kamar Naura,Amanda memandang wajah Naura yang terlelap,tangannya terangkat dan mengelus rambut Naura.
____________
Jadi siapakah Amanda?
__ADS_1