Mencintai Tanpa Melihat

Mencintai Tanpa Melihat
Episode 27 Sama-sama Salah Sangka


__ADS_3

Tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti disamping Aisyah.Dua orang bertubuh kekar keluar dari mobil tersebut dan tiba-tiba menyeretnya Aisyah masuk kedalam mobil.


"Lepaskan....lepas...."teriak Aisyah.


"Bius dia,biar tidak berisik,"ucap laki-laki yang duduk di kursi penumpang bagian depan.


"Baik, Bang,"ucap kedua pria yang memegangi Aisyah.


Pria yang berada di sebelah kiri Aisyah mengeluarkan sapu tangan kemudian menyemprotkan sesuatu di sapu tangan itu.


"Tidak... jangan..ja...emppp...…"


Aisyah dibekap dengan sapu tangan itu hingga kesadarannya lama-lama hilang.


"Kita langsung balik aja ke markas,gue udah capek,udah banyak juga mangsa kita.Bos pasti senang, karena kita dapat banyak mangsa kali ini,"ucap pria yang duduk di kursi penumpang bagian depan.


"Bang, boleh buka cadar perempuan ini nggak Bang?!"ucap pria yang duduk dekat Aisyah.


"Nanti saja kalau sudah sampai markas, jangan lupa cari handphone nya, jangan sampai keluarganya mengetahui keberadaannya,"ucap pria di samping kemudi.


"Oke, Bang,"ucap pria yang duduk didekat Aisyah,"Wah ini perempuan ternyata miskin, lihat handphone nya aja jadul gini,"ucap pria itu lagi.


*Udah, cepetan buang kartunya.


"ucap temannya.


"iya,iya,"ucap pria itu lagi.


_________________


Di sebuah ruangan dengan cahaya redup.


Aisyah mulai sadarkan diri, matanya masih terasa berat, kepalanya pusing.sayup-sayup terdengar tangisan ditelinga nya.Perlahan matanya terbuka, dilihatnya banyak perempuan disekitarnya.Ada yang menangis ada yang tidur,ada pula yang duduk diam seperti orang linglung.


"Kamu sudah sadar?!"tanya perempuan disebelahnya.


"Kita dimana??"ucap Aisyah tidak menjawab namun malah bertanya balik.


"Aku juga tidak tahu,aku diculik,dibawa masuk ke mobil terus pas aku sadar aku sudah disini,"jawab perempuan yang ada disamping Aisyah itu.


"Aku juga begitu, diculik,dibawa ke mobil,lalu saat sadar sudah ada disini,"ucap Aisyah.


"Kenalkan,aku Nina.Kamu?! Siapa namamu?!"tanya Nina.


"Aku Aisyah.Apa kamu tahu kenapa kita diculik?!"tanya Aisyah


"Aku dengar saat mereka bicara, mereka akan menjual kita,"jawab Nina nampak sedih dengan mata yang berkaca-kaca.


"A....apa?!Di .... dijual?!"tanya Aisyah shock.


"Iya,aku dengar yang cantik-cantik akan dijadikan wanita penghibur dan yang jelek akan dijual organnya,"jawab Nina tertunduk lesu.


"Tidak,kita harus lari dari sini.Aku tidak mau organ ku dijual,aku harus hidup,aku tidak mau terjadi apa-apa dengan kandunganku,"ucap Aisyah dengan air mata yang berderai.


"Kamu sedang mengandung?!"tanya Nina.


"Iya,aku tidak mau terjadi apa-apa pada janinku,aku sangat mencintainya,"ucap Aisyah memeluk perutnya yang masih rata.


"Aku juga ingin lari,Syah.Aku anak tunggal,ibuku sedang sakit.Entah bagaimana keadaan ibuku sekarang,"ucap Nina dengan wajah sendu.


"Kita harus mencari jalan keluar,Nin,"ucap Aisyah


"Iya, tapi bagaimana?! Mereka hanya membuka pintu untuk memberikan makanan dan minuman saja,"ucap Nina.


"Kita lihat saja nanti, begitu ada kesempatan,kita kabur,"ucap Aisyah.

__ADS_1


"Baiklah,aku setuju.Kita akan mencari celah untuk melarikan diri,"ucap Nina yang kini mempunyai semangat setelah berbicara dengan Aisyah.


_____________


Di sebuah kamar yang luas...


"Nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif atau diluar servis area,"suara itu terdengar dari benda pipih persegi panjang digenggaman Keynan.


Berkali-kali Keynan menghubungi nomor Aisyah,tapi hanya jawaban itu yang Keynan dengar di handphone nya.


"Dimana kamu Ay' mengapa handphone kamu nggak aktif?! Perasaan ku tidak enak dari tadi sore.Entah mengapa hatiku gelisah sekali.Aku sangat mengkhawatirkan mu,"batin Keynan.


Tok...,.tok.....tok....


"Key,buka pintunya!!"seru Cicilia dari luar.


"Huh...mau apa lagi perempuan second itu,"gerutu Keynan mengusap wajahnya kasar.


"Ceklek,"Keynan membuka pintu kamarnya, Cicilia berusaha menerobos masuk tapi Keynan menghalangi dan mendorong Cicilia kemudian Keynan langsung keluar dan menutup pintu kamarnya.


"Apa sich yang kamu sembunyikan di kamar ini?!"tanya Cicilia penasaran.


"Tidak ada,"ucap Keynan datar.


"Jika tidak ada yang kamu sembunyikan di kamar ini,kenapa kamu tidak membiarkan orang lain masuk ke dalam kamar ini?!"tanya Cicilia.


"Sudahlah,apa yang kamu inginkan?!"tanya Keynan kesal.


"Ayo,kita kekamar,"ucap Cicilia sambil menarik tangan Keynan.


"Lepaskan"!!!"bentak Keynan menghempaskan tangan Cicilia.Cicilia mendengus sebal.


Keynan berjalan lebih dulu menuju kamar Cicilia, kemudian duduk di sofa.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?!"tanya Keynan datar setelah Cicilia duduk disampingnya.


"Jika kamu mempunyai keinginan seperti itu, seharusnya kamu tidak menikah dengan aku , karena kamu tidak akan pernah mendapatkan semua itu dariku,"ucap Keynan tersenyum miring.


"Kenapa sich kamu tidak bisa mencintaiku?!Apa kurangnya aku di matamu?!"tanya Cicilia dengan nada kesal.


"Karena aku tidak pernah mencintaimu,aku tidak menginginkan mu dan aku tidak bisa hidup dengan wanita seperti mu,"kata Keynan.


"Kenapa?!Apa karena kamu mempunyai kelainan?!Kamu tidak berhassrat pada wanita?! Kalau itu masalahnya,kita bisa berobat.Aku mencintai mu Key,aku mencintaimu sejak enam tahun yang lalu.!Selama enam tahun aku berusaha mendapatkan hatimu,apa tidak sedikitpun kamu menghargai cintaku?"ucap Cicilia memelas.


"Mencintai ku?! Cihh....Cinta macam apa yang kamu miliki untuk ku?! Selama enam tahun kamu mencintai ku, sudah berapa pria yang menghangatkan ranjang mu?!Jika kamu benar-benar mencintaiku selama enam tahun ini,kamu tidak akan pernah memberikan tubuhmu pada orang lain selain diriku,"kata Keynan dengan tatapan menghina pada Cicilia.


"Aku selalu berusaha mendekati mu, tapi kamu selalu menjauhiku.Aku mengungkapkan cintaku padamu, tapi selalu kamu tolak.Bahkan bukan hanya sekali aku menyatakan cintaku, berkali-kali Key aku menyatakan cintaku padamu,"jelas Cicilia.


Enam tahun lalu Cicilia bertemu Keynan disebuah kafe, Cicilia langsung menyukai Keynan,sejak saat itu Cicilia terus mengejar-ngejar Keynan,bahkan berkali-kali menyatakan cinta dan mengajak Keynan pacaran, tapi Keynan selalu menolaknya.Keynan tahu bahwa Cicilia suka bergonta-ganti pasangan.


"Kamu menyatakan cinta padaku tapi kamu juga menjalin hubungan dengan pria lain, bahkan bergonta-ganti pasangan .Apa kamu pikir aku tidak tahu?!"ujar Keynan.


Dertt..... dertt.... dertt....


Handphone Cicilia berbunyi, kemudian Cicilia bangkit mengambil handphone nya menatap layar handphonenya dan tertera nama Santo di layar,Cicilia mengabaikannya.


"Key,kamu itu taat beribadah, bukanya kamu berdosa jika kamu tidak memberikan nafkah batin padaku?!"ucap Cicilia.


Dertt.....dertt....dertt... handphone Cicilia kembali berbunyi, Cicilia hanya meliriknya.


"Bagaimana aku memberikan nafkah batin kepada mu,jika dalam hatiku sama sekali tidak ada keinginan untuk menyentuhmu.Dan milikku tidak pernah bangun walaupun kamu berdiri di depanku tanpa sehelai benang pun,"ucap Keynan.


"Ting,"suara notifikasi dari handphone Cicilia.


"Jika Nona tidak mau menemui saya,saya pastikan video panas kita akan tersebar besok pagi,"isi pesan yang ditulis oleh Santo

__ADS_1


"Aku masih ada urusan penting,tiga jam lagi temui aku di hotel biasa,"balas Cicilia


Tatapan mata Cicilia pum kembali pada Keynan.


"Oh ya??!,kamu tidak pernah tertarik padaku?!"ucap Cicilia, perlahan dilepaskannya helai demi helai kain yang menempel ditubuhnya dengan gaya yang sangat eroootis.


Keynan masih diam ditempatnya.Cicilia menghampiri Keynan yang duduk di sofa degan hanya menggunakan kacamata hitam berenda yang menutupi bukit kembarnya dan kain segitiga yang juga berwarna hitam, sangat kontras dengan kulitnya yang putih mulus.


Perlahan Cicilia duduk dipangkuan Keynan, dengan posisi berhadapan dengan pria itu,membuka satu persatu kancing kemeja Keynan dengan gaya yang sennsuual.


Cicilia membuka kemeja Keynan dan juga kacamata hitam yang menutupi bukit kembarnya, menggesek-gesekan bukit kembarnya di dada Keynan, mencium dan meluumaaat bibir Keynan, menggesek-gesekkan bagian inti tubuhnya pada bagian inti tubuh Keynan.


Tanganya pun bergerilya menyusuri seluruh tubuh Keynan, Cicilia tersenyum smirk merasakan tubuh Keynan menegang, tangan Keynan mengepal, wajahnya pun memerah, matanya terpejam.Cicilia yakin jika Keynan mulai terbakar gaiiiraaah.


Sedang Keynan, nafasnya memburu, menahan emosi.Tangannya mengepal, mencoba menahan diri agar tidak mendorong tubuh Cicilia.Matanya terpejam tidak ingin melihat perempuan didepannya.


Keynan merasa begitu jijik saat tubuhnya disentuh dan digerayangi Cicilia.Wajahnya merah , ingin rasanya dia mencekik leher perempuan didepannya ini,dan melemparnya jauh-jauh dari hidupnya.


"Jika aku sudah bisa menghancurkan perusahaan milik Wira dan menghancurkan karirmu, akan ku lempar kau jauh-jauh dari hidupku.Dasar wanita jal*ng,"batin Keynan.


Dertt....dertt.... dertt......


Handphone Cicilia kembali berbunyi dan kali ini tidak berhenti lagi hingga membuat Cicilia pun frustasi,hasssratnya sudah naik tapi tidak bisa dituntaskan.


Cicilia yakin kali ini dia pasti bisa mendapatkan Keynan,tapi jika dia terus mengabaikan telepon dari Santo,pria itu bisa nekat, menyebarkan video panas mereka.


"Dasar bodyguard sialan !! dia terus saja menerorku.Dan tidak akan berhenti jika aku belum melayaninya.Siaall,bangs*t!"maki Cicilia dalam hati mengetahui siapa yang terus menelponnya.


Cicilia pun bangkit dari pangkuan Keynan, kemudian memakai kembali pakaiannya didepan mata Keynan.Meraih handphonenya yang terus berbunyi.Ciciliapun mulai mengetik pesan.


"Aku akan ke sana sekarang,"isi pesan Cicilia pada Santo.


Tanpa sepatah kata Cicilia meraih tasnya kemudian berlalu pergi meninggalkan Keynan dan menutup pintu dengan kuat hingga membuat Keynan terperanjat.


"Dugaaku tidak salah,kamu benar-benar pria normal.Wajahmu sudah memerah, kelihatannya kamu benar-benar menahan hasssrat mu saat aku menyentuh tubuh mu.Aku benar-benar salut,kamu bisa menahan hasssrat mu dengan segala godaan dari ku,"


"Aku semakin bersemangat untuk memiliki diri mu. Tunggu saja,aku akan mencari kesempatan untuk memilikimu, seutuhnya.Kamu tidak akan bisa menahan diri lagi untuk tidak menyentuh tubuhku."batin Cicilia berjalan keluar dari rumah tanpa menyadari bahwa didepan pintu kamar nya tadi ada seseorang yang sedang menguping.


Keynan melorotkan tubuhnya menyandar pada sofa.


"Huhf... akhirnya pergi juga barang loak itu,"gumam Keynan kemudian menatap keris pusaka nya,"Apa keris pusaka milik ku sudah menjadi cacing mati?!Kenapa tidak beraksi sama sekali?!"


" Bagaimana aku bisa membahagiakan Aisyah jika dia mati?! Padahal tiap pagi dia bangun, tapi kenapa dia tidak bereaksi sama sekali walaupun sudah dibelai Cicilia?! Arrrgghhh..!!!"teriak Keynan frustasi.


Keynan segera beranjak dari tempatnya,menuju kamarnya.Keynan melepas seluruh pakaiannya, membuangnya ke tempat sampah, kemudian menggosok dan menyabun tubuhnya berkali kali di bawah shower yang mengucur deras,merasa jijik dengan sentuhan Cicilia.


'Maafkan aku Aisyah,aku membiarkan wanita lain menyentuh tubuhku.Aku melakukannya karena aku sudah jengah dengan sikap Cicilia.Aku berharap setelah kejadian ini,dia tidak akan pernah menggodaku lagi,"batin Keynan.


___________


Didalam sebuah mobil sport.


"Santo, setengah jam lagi aku sampai di hotel xx.Aku mau kamu sudah ada di sana saat aku sudah tiba nanti,"ucap Cicilia lalu memutuskan sambungan telepon.


Sesampainya di hotel Cicilia langsung masuk ke kamar hotel yang biasa ditepatinya.


"Ceklek,"


Pintu kamar itu tidak terkunci, yang artinya Santo sudah ada didalam.Cicilia pun mengunci pintu, dilihatnya Santo dengan senyum lebar menyambutnya.


"Nona sayang, akhirnya Nona datang juga.Jangan pikir aku tidak tahu dimana Nona berada.Sekali lagi jika Nona mengabaikan panggilan ........."ucapan Santo langsung dipotong Cicilia.


"Tidak usah banyak bacot, puaskan aku malam ini,jika kamu tidak bisa memuaskan aku, jangan bermimpi untuk menyentuh aku lagi,"ucap Cicilia langsung menanggalkan pakaiannya.


Santo pun tidak membuang-buang waktu, saat-saat seperti ini sudah ditunggunya, menikmati tubuh super model,menghujam ya di atas ranjang semalaman tanpa mengeluarkan sepeser uang pun.

__ADS_1


To be continued.....


__ADS_2