Mencintai Tanpa Melihat

Mencintai Tanpa Melihat
Episode 36 Curiga


__ADS_3

"Dimana Keynan, Bik?"tanya Cicilia pada Bik Minah.


"Lagi sholat, Non,"jawab Bik Minah.


Mendengar jawaban Bik Minah Cicilia pun segera menuju ruang ibadah yang biasa digunakan Keynan.Perlahan membuka pintu ruangan itu.


"Ceklek'


"Siapa yang sedang shalat dengan Keynan?"batin Cicilia saat melihat seorang perempuan shalat bersama Keynan.


Akhirnya Cicilia memutuskan untuk menunggu Keynan diruang tamu.


"Key,aku mau bicara,"ucap Cicilia saat melihat Keynan keluar dari ruangan ibadah diikuti Aisyah di belakangnya.


"Bicara apa?"tanya Keynan datar.


"Kita kekamar saja,"sahut Cicilia menarik tangan Keynan, namun seperti biasanya Keynan langsung menghempaskan tangan Cicilia.


Aisyah hanya menghela nafas melihat Keynan dan Cicilia, lalu ke dapur membantu Bik Minah.


Di dalam kamar.


"Ada apa?"tanya Keynan tetap dengan suara dan wajah datarnya.


"Semenjak perempuan bercadar itu ada di sini,kamu tidak pernah lagi tidur di kamarku.Kenapa?Kamu suka ya sama perempuan itu? Akhir-akhir ini aku lihat kamu sering bersama dengannya.Jangan macam-macam kamu, Key,"ucap Cicilia.


"Mau apa juga aku tidur di kamarmu?Aku tidak tahan satu kamar dengan ular betina sepertimu,"ucap Keynan.


"Kau..!!Apa kamu bilang?!Ular betina?! Dengar ya Key,jika kamu berani berselingkuh,akan aku habisi selingkuhan mu itu, termasuk si perempuan bercadar itu.Jika dia berani merayu mu atau kamu menyukainya, akan ku pastikan aku akan menyingkirkan dia,"ancam Cicilia.


"Apa kamu bisa mencintai orang yang wajahnya tidak pernah kamu lihat?! Aisyah itu wanita yang saleh,dia menjaga auratnya dari orang yang bukan mahramnya,"


Tidak seperti kamu yang suka memakai baju kurang bahan,mempertontonkan tubuhmu di muka umum.Dan satu hal lagi,aku bukan orang yang suka selingkuh sepertimu,"ucap Keynan mencibir Cicilia.


"Mana buktinya kalau aku selingkuh?"tanya Cicilia.


"Aku akan mencari bukti itu dan bila aku sudah menemukannya aku akan segera menceraikan mu,"ucap Keynan beranjak pergi.


"Kamu tidak akan pernah mendapatkan bukti apapun,"sergah Cicilia,"Arrkkkkh....," pekik Cicilia mengobrak-abrik alat make-up di meja riasnya hingga berantakan, sedangkan Keynan sudah keluar dari kamar itu.


"Kamu hanya milikku, tidak boleh ada perempuan lain yang boleh memilikimu selain aku, kamu hanya milikku!!!"teriak Cicilia,"Lihat saja nanti,aku akan menjadikanmu milikku seutuhnya!!"


"!Tunggu..!!Keynan begitu memuji perempuan itu,bahkan saat pertama kali perempuan itu kesini, Keynan sudah memberikan keistimewaan padanya.jangan-jangan Keynan sudah mengenal perempuan itu sebelumnya.Aku jadi ingin melihat wajah dibalik cadar itu,"gumam Cicilia tersenyum miring.


***


Keynan mengendarai motor sport nya ke sebuah bengkel motor.


"Sudah lama menunggu?"tanya Keynan begitu masuk ke dalam bengkel itu.


"Enggak,aku juga baru sampai,"sahut laki-laki yang tak lain adalah Bayu.


"Kamu tidak perlu mencari istriku lagi,"ucap Keynan.


"Kenapa?"tanya Bayu heran.


"Dia sudah bersamaku,"ucap Keynan.


"Bersamamu?!"tanya Bayu masih bingung.

__ADS_1


"Papa yang membawanya pulang,"jawab Keynan.


"Kok bisa? Memang papamu tahu kalau Aisyah istrimu?"tanya Bayu.


"Tidak,dia menolong papaku saat papa hampir menjadi korban kecelakaan, lalu papa membawanya pulang,"ucap Keynan.


"Apa dia memang kesini untuk menyusul mu?"tanya Bayu.


"Tidak,dia sampai ke kota ini karena diculik jaringan human trafficking,, namun dia dan teman-temannya berhasil melarikan diri, hingga akhirnya bertemu papa,"jelas Keynan.


"Syukurlah kalau dia sudah ditemukan dan selamat.Lalu, soal kamu menikah dengan Cicilia,apa dia tidak marah padamu?!"tanya Bayu.


"Awalnya dia memang marah,tapi setelah aku jelasin dia mau mengerti,"ucap Keynan.


"Kamu memberi tahu semua orang kalau dia istrimu?"tanya Bayu.


"Tentu saja tidak, Cicilia bisa membunuhnya jika dia tahu Aisyah adalah istriku,"jawab Keynan.


"Jadi kalian menyembunyikan hubungan kalian?"tanya Bayu memastikan.


"Iya, terpaksa kami pura-pura tidak mempunyai hubungan apapun untuk sementara waktu,"ucap Keynan.


"Wah , beruntung sekali kamu punya istri yang pengertian,"ucap Bayu.


"Alhamdulillah.Gimana soal Cicilia?Apa ada perkembangan?!"tanya Keynan.


"Sekarang dia tidak pernah lagi menyewa gigoolo.Boayguartnya juga susah sekali didekati, apalagi hotel yang selalu didatangi nya itu adalah hotel miliknya sendiri,kami susah sekali mencari informasi,"ucap Bayu.


"Tolong lah Bay,cari cara apapun agar aku bisa lepas dari Cicilia.Aku sudah tidak tahan dengannya, Bay.Aku dan Aisyah berasa pasangan selingkuh,"ucap Keynan.


"Ha...ha...ha...ada-ada aja kamu.Kamu sih,main nikah aja sama dia, nggak nyari bukti dulu biar nggak usah nikah sama dia!!"ucap Bayu.


"Cctv di restoran pas dia bawa aku udah dihapus.Trus yang di hotel, nggak bisa kita dapatkan, itu kan hotel dia.Dan yang bikin aku nggak bisa ngelak,dia punya foto-foto aku sama dia yang seolah-olah aku sedang bercinta dengan dia.Aku nggak tahu gimana reaksi Aisyah kalau sampai Aisyah lihat foto-foto itu,"ujar Keynan.


"Sebenarnya soal menceraikan dia itu tidak sulit, tapi kalau aku ceraikan dia sekarang, Wira akan menghancurkan semuanya.Wira tidak akan terima kalau aku menceraikan Cicilia,"


"Aku harus membuatnya bangkrut dulu agar dia kehilangan kekuatannya dan Cicilia harus kehilangan pekerjaannya agar dia juga tidak bisa berkutik dan tidak bisa menganggu keluarga ku lagi,"jelas Keynan.


"Iya,kamu benar,selama mereka mempunyai uang mereka akan mempunyai kekuatan,jadi kita memang harus menghancurkan sumber pendapatan mereka,,kamu jangan khawatir aku akan berusaha keras untuk mendapatkan bukti"ujar Bayu


"Makasih Bay,.Oh ya,kapan resepsi pernikahan kalian?"tanya Keynan.


"Belum tahu, pengobatan mama belum selesai, masih beberapa kali kemoterapi lagi,"jawab Bayu.


"Kamu bahagia dengan Kirana?"tanya Keynan.


"Gimana ya?!Dia itu jutek, tukang perintah, tukang maksa, tapi ngangenin,"ucap Bayu tersenyum membayangkan Kirana.


"Kayaknya kamu sudah jatuh cinta padanya,"ucap Keynan sambil tersenyum.


"Huh,aku tidak tahu,tapi rasanya sepi kalau nggak ada dia.Walaupun sudah hampir satu bulan kami menikah tapi cuma jadi teman berantem,"jawab Bayu.


"Jadi kamu belum bobol gawang?!"tanya Keynan.


"Boro-boro,aku suka digebukin sama dia, kalau ketahuan tidur di ranjangnya,"gerutu Bayu.


"Ha...ha...ha...."Soal berantem kamu emang jago,sama siapapun nggak takut, tapi sama bini sendiri mati kutu,"ledek Keynan.


"Aku butuh solusi, bukan ledekkan,"ujar Bayu bersungut-sungut.

__ADS_1


"Oke...oke...Wanita itu suka dirayu, walaupun kalau dirayu kita dibilang ngombal.Suka disentuh, apalagi dipeluk.Walaupun suka menolak kalau disentuh atau dipeluk, tapi sebenarnya mereka suka,"


"Hanya ingin kita berjuang saja.Sekali-kali juga perlu ditakuti, seolah-olah kita mau menerkam mereka, pasti bakalan ciut nyali mereka,apalagi kalau gawangnya udah berhasil kamu bobol, pasti bakalan nurut."ucap Keynan.


"Widihhh.... sudah banyak pengalaman kamu bro!!"kata Bayu.


"Sudah hampir setahun aku menikah, Bay.Percaya dech kalau sering dibelai si macan betina mu itu akan jinak ,"ucap Keynan.


"Wah perlu dicoba nih,"ucap Bayu senyum-senyum sendiri.


"Mau aku kasih ilmu cara mengatasi istri yang lagi ngambek atau uring-uringan?"tanya Keynan.


"Mau dong, apaan? Kasih tahu aku,"tanya Bayu antusias.


"Caranya, eksekusi dia dia atas ranjang,baru setelah itu ajak untuk membicarakan masalah kalian,"jelas Keynan.


"Beneran bro? Jangan ngasih ilmu sesat ya?!"tanya Bayu ragu.


"Di jamin efektif dah,ya udah aku cabut dulu,"ucap Keynan.


"Oke,"sahut Bayu.


Setelah Keynan pergi, Bayu pun meninggalkan tempat itu.


"Aku akan ke mall dulu,,aku pengen beli jam tangan baru,"batin Bayu lalu mengendarai motornya menuju mall.


Sesampainya di mall Bayu langsung membeli jam tangan.Setelah mendapatkan jam tangan yang diinginkan, Bayu berencana segera meninggalkan tempat itu.


"Kak,"tiba-tiba seorang gadis bergelayut manja di lengan Bayu.Tak jauh dari Bayu ada sepasang mata yang menatap tajam.


"Eh,Ara? Ngapain di sini?'


'Ya belanja lah,kak, masak mau karaokean,"jawab Ara.


"Ya sudah sana, kakak mau pulang,*ucap Bayu.


"Pulang kemana?Udah hampir satu bulan kakak nggak pernah nginep di rumah,kakak tidur dimana sich?"ketus Ara.


"Tidur di rumah bini kakak,"ucap Bayu.


"Apa?Bini?!Ha...ha...ha....Pacar saja kakak nggak punya, bercandanya nggak lucu tau!?"ledek Ara.


"Serah Lo dech,"ucap Bayu malas.


"Ya udah, kalau gitu kakak harus beliin Ara baju,"kata Ara.


"Beli sendiri sana,!"ucap Bayu.


"Nggak mau, kalau kakak nggak mau nemenin Ara beli baju,Ara bakalan ngadu sama papa-mama kalau kakak nggak pulang ke rumah dan nggak jagain Ara selama satu bulan ini,"ujar Ara.


"Dasar tukang ngadu!"kata Bayu mencubit gemas hidung adiknya.


Sosok yang melihat adik kakak itupun nampak meremas kedua tangannya.


"Ayo kak, cepat,"ajak Ara.


"Iya, iya.Dasar bocah,"ketus Bayu.


Bayu pun membantu adiknya memilih baju,dan mengomentari penampilan adiknya,sesekali mengacak-acak rambut adiknya karena gemas.

__ADS_1


"Awas saja kalau pulang nanti,"gumam perempuan yang sejak tadi mengawasi Bayu dan Ara.


To be continued


__ADS_2