Mencintai Tanpa Melihat

Mencintai Tanpa Melihat
Episode 62 Karena Dendam


__ADS_3

Di kediaman Wishaka.


"Om,mana janji Om untuk menikahkan aku dengan Keynan?"tanya Santi saat mereka ada di taman belakang.


"Om sudah mengatakan padamu bahwa Om tidak janji padamu,"jawab Danu.


"Om memang tidak berjanji, tapi Om bilang akan berusaha,"sergah Santi.


"Tapi kamu kan tidak jadi mendonorkan darah kamu pada Dio!"balas Danu.


"Itu bukan salah Santi, Om, kalau ternyata Aisyah lebih dulu mendonorkan darahnya untuk Kak Dio,"kilah Santi.


"Tapi intinya kamu tidak mendonorkan darah kamu untuk Dio, jadi Om tidak harus berusaha untuk mendekatkan kamu dengan Keynan,"balas Danu.


Memang Danu mengakui jika wajah Santi jauh lebih cantik dari wajah Aisyah,tapi Danu juga menyadari bahwa akhlak Aisyah jauh lebih baik dari Santi.


"Santi memang cantik tapi dia perempuan yang keras kepala, matre, dan tidak perduli dengan orang lain.Yang penting baginya adalah kebahagiaanya sendiri,tanpa perduli pada apapun dan pada siapapun,"


"Sedangkan Aisyah,dia perempuan yang rajin beribadah, pintar memasak, menurut pada suami, tidak pernah meminta apapun pada Keynan, tidak pernah berbuat yang macam-macam, selalu menghormati orang lain, tegas saat berbicara dengan orang lain, tidak mau mengusik orang lain, namun akan melawan jika di usik,"


"Tapi kekurangannya adalah wajahnya yang buruk rupa dan hanya berpendidikan sebatas SMA,"batin Danu.


"Aku memang tidak mendonorkan darah ku untuk Kak Dio, tapi apa Om lupa dengan jasa papaku pada Om?"tanya Santi pada Danu.


Glek


Tenggorokan Danu seakan tercekat saat mendengar kata-kata Santi.


"Jika Om lupa,aku akan mengingatkan Om.Om Danu tidak bisa melanjutkan kuliah jika papaku tidak membiayainya.Om hanya akan menjadi lulusan SMA,"


"Tidak bisa bekerja di Wishaka company dan tidak bisa menjadi menantu Wishaka otomatis Om tidak akan tinggal di rumah sebagus,semewah,dan sebesar ini"ucap Santi.


"Tapi aku tidak bisa memaksa Keynan untuk menikahimu.Dari kecil Keynan tidak dekat dengan Om.Dia dibesarkan dan dididik oleh kakeknya,"ucap Danu.


"Aku tidak mau tahu,pokoknya Om harus mencari cara untuk mendekatkan ku dan Kak Keynan.Kalau perlu, singkirkan wanita bercadar itu,"ucap Santi kemudian bangkit dari duduknya, dan berjalan meninggalkan Danu.


"Apa papa akan melakukan keinginan perempuan itu?"tanya Reni.


"Apa maksud mama?"tanya Danu yang kaget saat tiba-tiba Reni muncul di depannya.


"Mama sudah mendengar semuanya.Perempuan itu menginginkan Keynan dan ingin menyingkirkan Aisyah,"kata Reni.


"Papa tidak tahu,"ucap Danu tanpa semangat.


"Papa boleh membalas budi kepada orang lain, tapi tidak dengan menyakiti orang lain.Papa tahu kan, betapa Keynan mencintai Aisyah?Dan Aisyah,apa papa lupa,jika dia yang menyelamatkan nyawa kedua anak papa bahkan menyelamatkan nyawa papa!!"kata Reni terlihat nampak sangat kesal dengan Danu.


"Tapi papanya Santi juga berjasa pada papa,ma,"ucap Danu.


"Jika karena biaya kuliah papa, hitunglah berapa papanya Santi menghabiskan uang untuk membiayai papa kuliah.Kalikan sepuluh kali lipat dan berikan pada perempuan itu,"


"Tidak akan ku biarkan siapapun yang mengusik ketiga anakku.Siapapun yang berani mengusik ketiga anakku akan berhadapan dengan ku, termasuk papa!!"ucap Reni dengan nada suara yang tegas kemudian pergi meninggalkan Danu.


"Kenapa mama berubah seratus delapan puluh derajat? Walaupun aku senang dengan perubahannya.Dia tidak lagi suka berfoya-foya, lebih sering dirumah bahkan suka memasak bersama Aisyah,"gumam Danu.


Sedangkan tidak jauh dari tempat Danu dan Reni bicara, Santi mengepalkan tangannya.Saat Santi meninggalkan Danu, Santi tidak sengaja melihat Reni yang bersembunyi dekat tempat dia dan Danu bicara tadi.

__ADS_1


Santi berpura-pura tidak mengetahuinya dan melangkah pergi.Namun tanpa diketahui oleh Reni Santi kembali dan bersembunyi mendengarkan pembicaraan antara Danu dan Reni.


"Nenek tua itu!! Awas saja kamu, tidak akan aku biarkan kamu menghalangi rencana ku,"batin Santi.


Keesokan harinya.


"Mama jangan....." Aisyah tidak melanjutkan kata-katanya,langsung berlari kearah Reni.


"Akkkhh!!"pekik Reni terpeleset di anak tangga.


"Mama!!"teriak Aisyah secepat kilat menarik tangan Reni yang terpeleset di tangga sambil berpegangan pada railing (pagar tangga).


Reni yang ditarik Aisyah sekuat tenaga pun akhirnya menabrak tubuh Aisyah yang menariknya.


"Auwhh!!"pekik keduanya saat tubuh mereka bertabrakan.


"Ay!!"teriak Keynan yang baru keluar dari kamar.


"Jangan kesini!! Tangga itu licin!!"teriak Aisyah menunjuk anak tangga yang membuat Reni terpeleset.


Keynan pun mengamati anak tangga yang ditunjuk oleh Aisyah.


"Tolong kalian bersihkan anak tangga ini,"perintah Keynan pada beberapa pelayan yang berada di ujung tangga bagian bawah.


Para pelayan itu datang ke tempat itu karena mendengar teriakkan Reni dan Aisyah.


"Baik Tuan Muda,"jawab mereka bergegas mengambil alat pembersih.


"Ais, sepertinya kaki mama terkilr,"kata Reni yang tangan kanannya dipegang oleh Aisyah sedang tangan kirinya berpegang pada railing.


"Mas, tolong aku,kaki mama terkilir," ucap Aisyah.


"Awhh, berhenti Key,kaki mama benar-benar tidak bisa dipakai untuk berjalan,"ucap Reni sambil meringis.


"Ay, ikuti Mas!"perintah Keynan pada Aisyah.


"Iya Mas,"jawab Aisyah segera mengikuti Keynan.


Tanpa banyak kata, Keynan langsung menggendong Reni ke lantai bawah dan langsung menuju garasi.


"Pak tolong,antar kami ke rumah sakit,"ucap Keynan saat sudah berdiri di depan rumah dan melihat supir keluarga mereka.


"Baik Tuan Muda,"jawab supir itu bergegas menuju garasi, mengeluarkan mobil dari garasi.


Akhirnya Reni dibawa ke rumah sakit oleh Keynan dan Aisyah di antar seorang supir.


"Sial!! Kenapa perempuan bercadar itu bisa menyelamatkan nenek tua itu sich!!Nggak sekalian saja kedua perempuan itu jatuh dari tangga dan mati,"batin Santi yang melihat Reni hanya terkilr dan selamat dari rencana jahatnya.


Sesampainya di rumah sakit Reni langsung ditangani oleh dokter.


"Bagaimana keadaannya dok?"tanya Keynan.


"Kakinya bengkak karena keseleo , pasien akan dirawat di sini.Dan nanti saat sakit di kakinya mereda,kami akan melakukan Fisioterapi,"jelas dokter.


𝐅𝐢𝐬𝐢𝐨𝐭𝐞𝐫𝐚𝐩𝐢 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐩𝐢 𝐟𝐢𝐬𝐢𝐤 𝐝𝐢𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤𝐚 𝐧𝐲𝐞𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐞𝐧𝐠𝐤𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐚𝐥𝐚𝐦𝐢 𝐩𝐚𝐬𝐢𝐞𝐧 𝐦𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐝𝐚. 𝐅𝐢𝐬𝐢𝐨𝐭𝐞𝐫𝐚𝐩𝐢𝐬 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐥𝐚𝐭𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐦𝐮𝐥𝐢𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐬𝐭𝐚𝐛𝐢𝐥𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐤𝐮𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐜𝐞𝐝𝐞𝐫𝐚, 𝐬𝐞𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐩𝐚𝐬𝐢𝐞𝐧 𝐬𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐚𝐡𝐚𝐩 𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐤𝐭𝐢𝐯𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐧𝐨𝐫𝐦𝐚𝐥

__ADS_1


"Lakukan saja yang terbaik untuk mama saya dok,"ucap Keynan.


Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Keynan dan Aisyah bisa menemui Reni.


"Bagaimana keadaan Mama? Maaf, karena Aisyah menarik mama,kaki mama jadi terkilr,"ucap Aisyah.


"Sudah mendingan,Ais.Kamu tidak salah, justru mama sangat berterimakasih padamu sudah menyelamatkan mama.Jika kamu tidak menarik mama mungkin sekarang mama tinggal nama,"ucap Reni.


"Tapi, siapa sebenarnya yang ingin di celakai oleh Santi?"gumam Aisyah tapi masih bisa didengar oleh Reni dan Keynan.


"Maksudmu??"tanya Keynan dan Reni bersamaan.


"Aisyah melihat Santi sengaja menumpahkan sesuatu di anak tangga, sepertinya baby oil.Saat Aisyah menengok kebawah mencari pelayanan untuk bersihkan nya ,mama tiba-tiba menginjak anak tangga itu.Padahal Aisyah tidak mendengar suara langkah kaki,"ucap Aisyah.


"Mama tadi sedang membalas pesan,jadi tidak melihat kamu Ais dan mama juga memakai sendal rumah yang tidak menimbulkan suara jika mama berjalan,wajar saja jika kamu tidak mendengar langkah kaki mama,"ucap Reni.


"Siapa sebenarnya yang ingin di celakai Santi?"gumam Keynan tapi masih bisa di dengar oleh Reni dan Aisyah.


"Jika Santi yang melakukan ini, mungkin memang mama yang diincarnya,"sahut Reni.


Tapi kenapa,ma?"tanya Aisyah.


"Mungkin karena dia mendengar pembicaraan mama dan papa.Mama memergoki dia bersembunyi tak jauh dari tempat mama dan papa bicara,"ucap Reni.


"Memangnya apa yang kalian bicarakan?"tanya Keynan.


"Santi meminta papamu untuk mencari cara agar dia bisa menikah denganmu.Santi mengungkit soal papanya yang telah membiayai papamu kuliah untuk menekan papamu,"


"Mama sudah mengatakan pada papamu untuk mengganti uang biaya kuliah itu sepuluh kali lipat dan mengembalikannya pada Santi agar Santi tidak menekan papamu lagi,"


"Dan sepertinya Santi mendengar pembicaraan mama dan papa.Mungkin dia menganggap mama akan jadi penghalangnya hingga dia melakukan hal ini,"jelas Reni panjang lebar.


"Tapi kita tidak mempunyai bukti untuk membuktikan dia bersalah,"ucap Keynan.


"Lalu kita sekarang harus bagaimana Key?"tanya Reni.


"Kita akan menambah cctv di rumah, agar bisa melihat semua ruangan.Dan kalian harus lebih berhati-hati,"


"Santi, itu cerdas, dia melakukan banyak kecurangan dalam menjalankan perusahaan mereka tanpa diketahui oleh papanya hingga dia membuat sebuah perusahaan bangkrut dan pemilik perusahaan itu menjadi dendam,"


"Kecelakaan yang dialami kedua orang tuanya itu adalah sebuah balas dendam, pabriknya yang terbakar juga bagian dari balas dendam itu, bahkan orang itu membakar semua aset yang dimiliki oleh keluarga Santi,"ucap Keynan.


"Jadi dia sudah tidak punya apa-apa?"tanya Reni.


"Menurut informasi dia hanya tinggal memiliki tabungan,"ucap Keynan.


"Tapi kenapa orang itu begitu dendam dengan Santi,Mas?"tanya Aisyah.


"Santi menggoda pengusaha itu hingga membuat pengusaha menandatangani surat pengalihan seluruh hartanya, kemudian Santi mengusirnya, hingga pengusaha itu jadi gelandangan,"jawab Keynan.


"Tapi kenapa Santi melakukan itu pada pengusaha itu Mas?"tanya Aisyah.


"Karena waktu SMA pengusaha itu menolak cinta Santi di depan seluruh penghuni sekolah pengusaha itu menghinanya habis-habisan,"


Dulu tubuh Santi gemuk dan wajahnya jelek, kemudian setelah lulus SMA dia melakukan banyak operasi di seluruh tubuhnya sampai dia terlihat seperti sekarang, kemudian membalas dendam pada orang yang telah mempermalukannya itu.,"jelas Keynan panjang lebar.

__ADS_1


🌟 Dendam tidak akan membuat hidupmu tenang dan tidak akan bisa mendatangkan kebahagiaan.🌟


"To be continued


__ADS_2