
Tepat pukul enam pagi,mbok Har sudah berada di depan rumah Anita,ibu Lasmi mempersilahkan mbok Har,masuk.
Anita sudah menceritakan kepadanya tentang maksud kedatangan mbok Har tadi malam.
Ibu Lasmi tidak keberatan, Anita menggantikan mbok Har untuk sementara.
"Tunggu sebentar mbok ,Anita masih siap siap.tolong nanti beritahu apa apa saja yang harus Anita lakukan dan apa yang tidak,supaya tidak mengecewakan mbok Har."
"Iya ,mba Las,tapi saya rasa Anita tidak akan mengecewakan,hanya perlu kesabaran disana karena menghadapi anak anak yang berbeda dengan anak anak kita biasa."
"Semoga saja Anita terbiasa,kadang saya kasian juga dengannya,semenjak tinggal dirumah ini Anita tidak pernah keluar ,kecuali ada keperluan ,selebihnya dirumah membantu saya."
"Ya,mba Las,nasib orang siapa yang tahu,ucap mbok Har getir.
Mbok Har tau apa yang terjadi pada Anita dari awal hingga akhir,dan juga tahu bagaimana keadaan sifat Anita,karena itulah dia meminta tolong Anita untuk menggantikannya sementara.
Mbok,sudah lama menunggu?"sapa Anita saat keluar rumah melihat mbok Har sedang ngobrol dengan ibunya.
"Baru aja, mba ,kita langsung berangkat mba?!"
"Iya mbok,...ibu Anita berangkat dulu ya. . Assalaam ualaikum,Anita mencium tangan ibunya.
"Ya,nak hati hati,jaga diri."pesan ibunya .
Anita mengangguk ,keduanya meninggalkan kediaman ibu Lasmi hanya dengan berjalan kaki,karena jarak sekolah yang dituju tidak jauh dari kediaman mereka.
Tidak sampai sepuluh menit mereka berjalan, terlihat pintu gerbang sekolah ,tampak berdiri tidak jauh satpam yang mengatur keluar masuk kendaraan milik orang tua anak yang sekolah ditempat tersebut.
Anita memperhatikan deretan mobil yang sepertinya harus antri karena hanya pintu gerbang itulah satu satunya jalan untuk keluar masuk kendaraan dan siapa saja yang akan memasuki lingkungan sekolah.
Akan terlihat antrian panjang apabila pagi hari saat anak anak masuk sekolah,siang hari pada saat anak anak pulang sekolah dan sore hari pada saat anak anak yang dititipkan disekolah dijemput pulang orangtua mereka .
Anita berjalan masuk dengan tangannya dipegang mbok Har,
"Lewat sini saja mba Anita,kalau lewat depan kita mutar jauh keruangan yang kita ."ajak mbok Har pada Anita.
Anita hanya mengangguk angguk kepalanya mengikuti langkah mbok Har yang tergesa gesa.
Tak berapa lama mereka sampai pada sebuah ruangan yang lumayan luas.
Tampak ruangan tersebut kelihatan bersih dan tertata rapi.
"Anita,inilah ruangan mbok ,"
"Maksud mbok,?" tanya Anita agak bingung.
" Disinilah mbok mengawasi dan mengasuh anak anak yang dititipkan setelah mereka pulang sekolah bila belum dijemput orangtuanya ataupun supir mereka,. disana ada tempat tidur kalau mereka yang biasa tidur siang,"mbok Har menunjuk bilik dan berjalan diikuti Anita.
Mbok Har juga menunjukkan ruang makan ,tempat bermain,dan semua fasilitas yang disediakan termasuk televisi yang disediakan.
__ADS_1
Ruangan yang luas tersebut juga dipenuhi dengan mainan yang tertata rapi di lemari.
Anita mendengarkan semua keterangan yang diberikan ,mbok Har juga menerangkan beberapa sifat anak anak yang menjadi tanggung jawabnya.
"Kadang mereka manja dan cengeng ,ada juga yang keras kepala, Nak Anita harus sabar menghadapi mereka."
"Iya mbok,saya akan berusaha,semoga tidak akan mengecewakan mbok Har,"ucapan Anita datar.
Mbok Har memandang Anita,dalam hatinya seandainya Anita lebih ramah dan murah senyum mungkin akan banyak yang berteman dengannya,tapi Anita sangat kaku.
"Semoga anak anak akan betah." gumam Mbok Hat dalam hati. dan berharap tidak akan mendapat laporan yang tidak menyenangkan tentang Anita.
Setalah memberikan penjelasan dan berkeliling ruangan mbok Har mengajak Anita menemui kepala sekolah.
Mbok Har mengetuk pintu ruangan kepala sekolah,setelah mendengar jawaban yang mempersilahkan masuk ,mereka memasuki ruangan kepala sekolah.
"Selamat pagi Bu," Sapa mbok Har dengan salam sambil menganggukkan kepala pada kepala sekolah yang memperhatikan mereka berdua.
"Pagi, mbok,bagaimana ,sudah adakah pengganti mbok untuk sementara waktu" Jawab ibu Asti yang menjabat sebagai kepala sekolah tersebut.
" Sudah Bu,ini mba Anita ." Mbok Har memperkenalkan Anita.
Anita menyalami Bu Asti.
"Saya Anita Bu,.' kata Anita memperkenalkan diri.
"Panggil saya Bu Asti. saya yang bertanggung jawab di sekolah ini." sahut ibu Asti ramah.
"Apakah mbok Har sudah memberitahukan semuanya kepada mba Anita?"
"Sudah Bu."
"Apa sudah paham atau ada yang perlu ditanyakan bila kurang jelas."
"Sudah jelas semua Bu."
"Baiklah kalau begitu,hari ini sudah mulai bekerja,dan satu hari ini mbok Har akan mendampingi mba Anita,karena besok mbok Har sudah harus berangkat ." Ibu Asti memandang mbok Har dengan sedih.
"Mbok maaf saya tidak bisa menjenguk orang tua mbok."ucap Bu Asti lirih.Tampaknya untuk Asti merasa kehilangan .
'Ngga apa Bu, terima kasih sudah memberi perhatian kepada saya selama ini,bulan depan saya balik ke sini lagi Bu,"ucap mbok Har sambil tersenyum.
Setelah selesai Anita dan mbok Har pamit keluar menuju ruangan yang pertama mereka datangi.
Saat pagi waktu anak anak masih belajar Anita membersihkan ruangan bersama mbok Har,karena itulah salah satu aktifitas Anita nantinya,menyiapkan ruangan untuk anak anak.
"Nanti harus sabar menghadapi anak anak,mereka kadang ada juga yang nakal ,ada juga yang jahil,mbok kadang sering diganggu." ucap mbok Har pelan.
Anita mengangkat kedua alisnya,"Apa mereka seberani itu mbok,apa mbok ngga pernah menegur mereka?"
__ADS_1
Mbok Har menggelengkan kepalanya,mereka anak anak orang kaya kitab tidak bisa melarang atau menegur mereka,juga perilaku mereka yang manja,sedikit sedikit mengadukan kepada orang tua mereka,dan bila orang tua mereka tidak terima ,mereka akan menegur kepala sekolah,kasihan ibu Asti"
sahut mbok Har tersenyum,seolah sudah biasa.
"Tapi kalau tidak ditegur dan diingatkan mereka akan berperilaku salah hingga dewasa." sahut Anita.
"Biarkan saja mba Anita,kita tidak bisa berbuat banyak."mbok Har menarik napas panjang.
Anita menggelengkan kepalanya,bagaimana hal ini bisa dibiarkan.
Waktu menunjukkan pukul satu siang.sudah waktunya pulang ,Anita memperhatikan anak-anak yang berlari keluar ruang kelas menuju kendaraan yang menjemput mereka,entah itu orangtua mereka ataupun supir mereka yang ditugaskan menjemput.
Anita memperhatikan beberapa anak yang berjalan menuju ke arah tempatnya berada.
Sesampainya didepan pintu beberapa anak tersebut menatap Anita dengan penuh tanda tanya.
Anita balas menatap tanpa ekspresi.
Tak beberapa lama mbok Har keluar ruangan. dan menyuruh anak anak tersebut masuk karena makan siang sudah disiapkan.
Anita masih memperhatikan beberapa anak yang masih berjalan menuju tempatnya berdiri.
Semua nya ada dua puluh tiga anakku yang dititipkan orang tuanya sampai sore,selebihnya mereka pulang ke rumah masing masing,
Setelah semua anak selesai makan mbok Har berbicara pada mereka.
"Kesini,kumpul semua,mbok mau bicara pada kalian.,!"
Anak anak mendekati mbok Har.
Anita memperhatikan mereka satu persatu.
"Mbok mau pulang kampung besok,jadi mbok tidak bisa menemani kalian.dan akan digantikan sementara sama Bu Anita,"Ucap mbok Har sambil melihat pada Anita yang berdiri disampingnya .
"mbok harap kalian jangan nakal ya,"
Anak anak menatap pada Anita,semuanya mengangguk dan menjawab permintaan mbok Har."
"Iya mbok,"
Anita menatap satu persatu anak anak yang akan berada dalam pengawasannya. dan mengenalkan diri.
"Nama ibu Anita,untuk sementara ibu akan menggantikan mbok Har menemani kalian." ucap Anita datar dengan pandangan tajam kepada mereka.
Beberapa anak ada yang tersenyum ada yang menggeleng ada yang acuh tak acuh.
Hingga sampai sore sepertinya tidak ada hal yang membuat Anita maupun mbok Har harus ekstra mengawasi mereka,kelihatannya mereka tidak banyak tingkah.
Anita berharap kedepannya tidak ada masalah.
__ADS_1
\*\*\*