
Anita akhirnya dibawa pulang ke rumah kediaman Ratih dan keluarga.
Mobil yang mereka tumpangi membelah kesunyian dalam malam yang sudah mulai larut.
Anita melihat pemandangan malam sepanjang jalan uang dihiasi berbagai warna lampu jalan
Sudah lama Anita tidak pernah keluar pada malam hari.
Anita duduk disamping Rohan dikirain penumpang.Rohan sengaja menyetir sendiri. Ratih dan Rico duduk dibelakang.
Beberapa saati merek memasuki pekarangan yang sangat luas,Rohan menyuruh mereka turun karena dia mau memarkirkan mobil ke dalam garasi.
Anita berdiri menatap bangunan yang ada dihadapannya,bantuan yang.merupakan rumah kediaman Ratih dan keluarganya.
Bangunan yang lumayan mewah. untuk ukuran Anita,
Ratih mengajak Anita masuk
"Anita masuklah.,istirahat dulu,kamu pasti lelah ."
" Baik bu.'
" Jangan panggil ibu,panggil mama,seperti Rohan memanggil mama,'
"Iya,,,ma,"
Tak beberapa lama Rohan datang dengan. membawa koper milik Anita,
"Mari saya bawa sendiri." kata Anita sambil meraih koper miliknya.
Tapi dihalangi Ratih."Sudah Anita,biar Rohan yang bawa."
Anita tidak jadi mengambil koper tersebut dan berjalan mengikuti Ratih sambil membimbing Rico, yang sudah mulai mengantuk.
" Ma ..... Rico tidur dengan mama ya,' pinta Rico..
"Ya...." Anita mengangguk mengiyakan.
Ratih yang.mendengarkannpermintaan Rico segera menyela." Rico,mama Anita kan masih cape,biar mama Anita istirahat dulu."
Rico cemberut mendengar perkataan Ratih.
" ngga apa Bu, saya tidak cape,saya temani Rico.' kata Anita pelan.
"Baiklah kalau begitu,tapi Rico janji ya jangan nakal." kata Ratih sambil mengelus kepala cucu nya.
"Tidak nakal kok nek Rico janji.'
Mereka sudah berada dalam rumah, Rico langsung masuk kamar dan berpesan supaya Anita nanti tidur di kamarnya.
Setelah menunjukkan kamar yang akan ditenpati Anita, Rohan segera berlalu dari hadapan Anita.
Ratih juga sudah kembali ke kamarnya yang agak jauh dari kamar Anita,sedang kamar Anita berdekatan dengan kamar Rico,jadi tidak terlalu jauh bagi Anita kalau bolak balik ke kamar Rico.
Sedang kamar Rohan berseberangan dengan kamar Rico yang dibatasi oleh ruang keluarga tangan sangat luas.
Anita memasuki kamarnya dan segera membersihkan diri secepatnya,.
Anita merasa gerah dengan pakaian yang dia kenakan karena membuatnya tidak leluasa bergerak.
Setelah membersihkan diri .Anita segera memasuki kamar Rico yang masih tampak terang benderang.
"Belum tidur Rico.?"
__ADS_1
" Belum ma, Rico nunggu mama Anita." sahut Rico sambil tersenyum
" Ma ....kata nenek mulai besok Rico pulang sekolahnya pukul satu ,sama yang lainnya, Rico tidak pulang pukul Lima lagi." kata Rico penuh kesenangan
" Ya ,nanti akan yang jemput Rico." sahut Anita.
" Benarkah ma?"
" Iya, benar."
"Asik......' Rico tertawa senang.
" Sekarang Rico.tidur sudah larut malam."
" Baik ma, tapi mama tidur disini kan.?"
'Iya, mama Nani Rico.
" Mama ambil bantal sama selimut dikamar mama dulu ya." kata Anita langsung berdiri meninggalkan Rico.
Tak beberapa lama Anita sudah kembali ke kamar Rico dengan bantal dan selimut di tangannya.
Anita.menghamparkan satu selimut untuk alas tidurnya diatas karpet,setelah mematikan lampu Anita berbaring,
"Tidurlah,Rico.'
" Ya ,ma.'
Tak beberapa lama akhirnya keduanya sudah memasuki alam mimpi dalam malam yang tenang dan damai.
\*\*\*
Subuh saat azan subuh bergema , Anita sudah bangun dan segera mandi dilanjutkan dengan sholat subuh,di kamarnya.
Setelah selesai Anita kembali kek kamar Rico untuk membangunkan Rico,.
" Ma..... masih ngantuk,"
" Ya....mama tahu,tapi Rico kan mau sekolah,nanti mama yang ngantar Rico."
"Rico membuka matanya, benarkah ma,?"
"Ya....sekarang Rico mandi dan sholat subuh dulu ya, mama mau siapkan sarapan "
Anita berdiri keluar kamar menuju dapur
Rupanya Ratih sudah ada di dapur,melihat kedatangan Anita , yang tampaknya sudah rapi,.
"Rico sudah bangun?"
"Sudah ma,,"
" Biar Anita aja,ma..,yang buat sarapan , mama duduk aja.
Anita segera menyiapkan bahan untuk diolah.
Ratih segera menyingkir dan duduk sambil memperhatikan apa yang dilakukan Anita.
Tak beberapa lama sarapan pagi sudah tersedia di meja makan, sarapan pagi yang tidak biasa bagi Ratih maupun Rico..
Selama ini mereka lebih sering sarapan dengan menu nasi goreng ditambah dadar telor, tapi pagi ini sangat berbeda.
Nasi putih dengan telor yang diolah sedemikian rupa, ditambah dengan sop ayam dengan yang tampak lezat, aroma sop yang menggiurkan ternyata sampai ke kamar Rico,membuat anak itu segera keluar dari kamar mencari sumber bau yang membuatnya lapar.
__ADS_1
" Ma....nek....masak apa?" Baunya enak sekali sampai ke kamar Rico."
"Mama Anita masak buat sarapan." sahut Ratih sambil menatap meja makan.
Ratih melihat Rico yang sudah tampak rapi dengan seragam sekolahnya, padahal masih terlalu pagi untuk berangkat ke sekolah, biasanya jam segini Rico masih tidur.
Ratih merasa senang dengan perubahan cucunya,yang tampak lebih bersemangat lagi.
" Rico mau sarapan sekarang? Mumpung kuah sopnya masih hangat.'tanyanAnita.
"Mau ma,masakan mama Anita bikin Rico lapar." segera Rico duduk .
Anita mengambilkan nasi dan kuah sop, untuk Rico.
" Rico mau disuapin?" tanya Anita
.
"Ngga ...ma ..Rico sudah besar.' tolak Rico tersenyum, sambil memasukan makanan ke dalam mulutnya.
Ratih juga akhirnya ikut sarapan bersama Rico,.masakan Anita lumayan enak,satu poin penilaian Ratih bertambah pada menantunya.
Setelah ketiganya selesai sarapan , Anita membereskan meja maka. dan sekaligus mencuci semua perabotan kotor.Ratih melihat masih ada piring kosong dan mangkok kecil yang berisi sop juga lauk pauk di atas meja.
" Anita itu sop dan lauk pauknya tidak di simpan ke lemari" tanya Ratih .
" O....itu untuk papanya Rohan,nanti Anita tutup dengan tudung saji,supaya tidak dihinggapi lalat ,ma." sahut Anita datar tanpa ekspresi.
Ratih mengangguk.
" Ma.Ratih mau siap siap dulu untuk ngantar Rico."
Anita memang diminta Ratih untuk.memgantat jemput Rico dan tadi malam Ratih memberikan kunci mobil miliknya pada Anita.
Saat keduanya bersiap berangkat Rohan baru keluar dari kamar dengan pakaian yang juga sudah rapi.
Rohan melihat Anaknya yang bersiap untuk berangkat mengantar Rico,
" Kalian mau berangkat ke sekolah?'
" Ya ...pa ...mulai sekarang yang memgatar dan menjemput Rico ...mamanya Anita .pa."jawab Rico.
" Ya Rohan.Anita yang akan.mengurus Rico, jadi kamu fokus bekerja saja lagi,kunci mobil mama juga sudah mama serahkan. pada Anita.' kata Ratih.
Rohan diam sejenak sebelum berkata." Baiklah kalau begitu.'
Anita dan Rohan segera berpamitan pada Ratih dan Rohan.
Anita menggandeng tangan Rico menuju mobil.
"Akhirnya Rico punya mama" kata Rico dengan penuh kebahagian.
Tapi Rico harus rajin belajar ,jangan nakal,dan harus nurut sama nenek dan papa.' kata Anita.
"Iya mama Anita yang cantik,mamanya Rico yang tampan ini.' jawab Rico Sambil tertawa.
Keduanya meninggalkan rumah Ratih menuju sekolah.
"Rohan sarapan sudah disiapkan Anita, makanlah " kata Ratih.
Rohan hanya mengangguk menuju dapur.
Rohan merasakan sarapan yang lain dari biasanya.
__ADS_1
" Enak juga rasanya," gumam Rohan sambil menyuap nasi ke dalam mulutnya
\*\*\*