MENGEJAR CINTA ANITA

MENGEJAR CINTA ANITA
Bersama lagi


__ADS_3

Rohan duduk disamping Anita sambil menonton film ,sesekali Rohan melirik Anita yang berada disampingnya.


Tidak terasa dua jam sudah mereka lewatkan hanya diam dengan mata tertuju pada layar televisi.


Rohan melihat Anita yang sama sekali tidak bergerak,lidah Rohan terasa kaku untuk memulai pembicaraan,Rohan melihat sikap dingin Anita tapi entah mengapa justru keadaan Anita seperti itu membuatnya semakin menariknya.


Anita berpaling ke arah Rohan ,karena merasa sejak tadi Rohan memperhatikannya.


" Ada apa.....apa ada yang salah?" tanya Anita.


Rohan menggelengkan kepalanya,


" Tidak ada yang salah....hanya saja aku ingin selalu menjagamu."


" Apa yang dijaga? " tanya Anita dengan nada datar.


"Aku tidak tahu....tapi aku akan selalu menjagamu.' kata Rohan dengan nada penuh penekanan.


" Jangan karena kejadian kemarin membuatmu merasa terikat,." kata Anita memandang Rohan dengan tajam.


Rohan menggelengkan kepalanya.


" Aku tidak tahu,yang aku inginkan hanya selalu bersamamu." kata Rohan menatap Anita .


Anita menarik napas, dia tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Rohan .Anita tidak bisa menerka.


";Aku berjanji akan selalu menjagamu,Anita." kata Rohan sambil menggenggam tangan Anita dengan erat.


Anita menatap dalam pada Rohan.


" Jangan pernah berjanji untuk suatu apapun bila nantinya akan diingkari," kata Anita dengan nada datar dan dingin.


Rohan merasakan Anita seperti mengingatkan akan keadaan dirinya .


Rohan menatap Anita wajah Anita yang tanpa ekspresi,Anita sama sekali tidak terkejut ataupun senang mendengar perkataan Rohan, Anita hanya menanggapinya seolah perkataannya seperti angin lalu.


"Kenapa An..apakah aku tidak boleh melakukan untukmu?" tanya Rohan dengan masih menggenggam tangan Anita.


Anita tidak menunjukkan reaksi apapun saat Rohan menggenggam tangannya,


" Lebih baik kita kembalikan keadaan seperti semula, aku sudah merasa nyaman dengan keadaan terdahulu." kata Anita datar.


Rohan menggelengkan kepalanya.


" Aku tidak mau dan aku tidak ingin Anita!" kata Rohan dengan nada tegas.


Anita menatap nanar Rohan,tapi Rohan tidak perduli,tangannya merapikan beberapa helai rambut Anita yang jatuh menutupi pipinya.

__ADS_1


Rohan mematikan televisi.


" Tidurlah....sudah larut malam."


Rohan tiba tiba mengangkat Anita dan membawanya ke tempat tidur lalu membaringkannya dengan lembut.


Anita yang.mendapat perlakuan Rohan yang mendadak menjadi terkejut dan dia tidak bisa berbuat apa apa saat Rohan sudah membaringkannya ditempat.tidur.


" Rohan....Aku baik baik saja ,jangan seperti ini lagi." protes. Anita yang merasa diperlakukan seperti anak kecil.


Rohan tidak menjawab hanya memandang Anita dalam diam,kemudian menarik selimut menutupi tubuh Anita.


Rohan kemudian bejalan memutar ke sisi lain ranjang dan segera membaringkan tubuhnya.


" Tidurlah......' kata Rohan sambil menggenggam tangan Anita.


Anita memejamkan matanya,dia tidak ingin Rohan berbuat hal yang tidak diinginkannya.Tidak beberapa lama Anita mendengar tarikan napas yang teratur dan genggam tangan Rohan yang mengendor.


Anita tahu Rohan sudah tertidur,Anita merasa tenang mengetahui Rohan sudah tertidur.,tetapi pikirannya masih diliputi dengan banyak tanda tanya karena perubahan Rohan.


Hingga jam dua belas malam Anita masih belum bisa memejamkan matanya, Anita meraih buku yang ada di nakas dan membacanya, tidak beberapa lama akhirnya diapun tertidur.


Anita merasa dia baru saja tertidur ketika mendengar napas seseorang yang tersengal disampingnya,Anita segera bangun dan melihat Rohan seperti nya mengalami mimpi buruk seluruh wajahnya penuh keringat, Anita mencoba membangunkan Rohan.


" Rohan..... bangun...." Anita memegang tangan Rohan ,tapi tidak ada reaksinya,tampaknya Rohan seperti berusaha menggapai .


Anita segera menyentuh Wajah Rohan dan mengusapnya.


" Jangan tinggalkan Aku....Linda.....Anita... kalian jangan tinggalkan aku...Linda...Anita....Anita ... tolong ku mohon..."


Anita melihat wajah Rohan yang penuh keringat,ada butir bening dikedua sudut matanya.


Anita merasakan kepedihan dalam dadanya.


" Rohan......bangun....." Anita mengguncang tubuh Rohan lebih kuat lagi.


Rohan seperti tersentak dan membuka matanya,tampak olehnya wajah Anita yang begitu dekat dengannya..


Rohan tiba tiba meraih Anita dan memeluknya dengan kuat seperti takut akan kehilangan Anita..


" An.....jangan tinggalkan aku....aku mohon tetaplah disisiku." pinta Rohan masih terus memeluk Anita.


Anita tidak bisa berkata apa apa, sepertinya mimpi Rohan sangat mempengaruhi jiwanya, Anita tidak tahu apa yang dialami Rohan.Tapi kalau melihat keadaan Rohan saat ini tampaknya ada beban berat yang menghimpitnya .Napas Rohan masih belum teratur.


" Kamu mimpi buruk...Rohan." kata Anita, sambil berusaha melepaskan diri dari pelukan Rohan.


" Aku tidak akan membiarkanmu pergi dariku An..." gumam Rohan dalam hati,dia sudah merasa tenang dan mulai melonggarkan pelukannya pada Anita.

__ADS_1


" Maaf....... sudah mengganggu tidurmu." kata Rohan dengan pelan dan mencium pucuk kepala Anita.


Anita merasakan deru napas Rohan di kepalanya.


" Tidak apa." kata Anita menarik napas lega.tadi dia sangat ketakutan saat melihat keadaan Rohan.


Anita meraih tissue yang berada didekatnya,dan menyeka wajah Rohan yang.masihbberkeringat.


Rohan memejamkan matanya merasakan tangan Anita yang menyeka wajahnya .Rohan merasakan sentuhan lembut tangan Anita yang menyejukkan hatinya.


Rohan meraih tangan Anita dan menciumnya.." Terimakasih."


Anita memandang Rohan,tiba tiba merasakan tangan Rohan meraihnya dan memeluknya begitu ketat,


" Rohan... tolong lepaskan." kata Anita.


" Biarkan seperti ini....


diamlah....aku tidak akan berbuat lebih.....' Rohan memejamkan matanya . Anita tidak bisa bergerak,


dalam pelukan Rohan.


Karena rasa kantuk yang mulai menyerang Anita dengan cepat tertidur,berbeda dengan Rohan yang hanya memejamkan matanya tetapi sebenarnya tidak tidur,mimpi tadi membuatnya merasa takut akan kehilangan Anita.


Rohan menyentuh wajah Anita dengan lembut,wajah yang tenang tanpa ekspresi,Rohan merasakan hasrat yang terpendam mulai bergejolak dalam dirinya, jantungnya berpacu dengan cepat dan tubuh nya terasa panas.


Rohan merasakan aliran darah bergerak dengan cepat dan dia merasakan satu pergerakan yang di daerah pangkal pahanya yang mulai mengeras.


Rohan mengatur napasnya agar tidak terdengar Anita,Rohan tidak ingin Anita terbangun dan mengetahui keadaan dirinya.


" Kenapa berdekatan denganmu aku tidak bisa mengendalikan diri,Anita." gumam Rohan dalam hati.


" Apakah aku sudah normal kembali." gumam Rohan sambil tersenyum.


Semenjak kepergian Linda,Rohan tidak pernah lagi merasakan miliknya menjadi bergairah seperti ini,Rohan sudah pernah mencobanya pada beberapa wanita tetapi tidak berhasil,itulah yang membuat Rohan putus asa hingga membuatnya menjauhi makhluk yang bernama wanita.


Dan kini ada Anita ,wanita ini telah membangkitkan rasa dalam dirinya ,dia tidak ingin kehilangan Anita ,seperti dia kehilangan Linda.


Rohan merasakan miliknya berdenyut,tetapi dia tetap berusaha mengendalikan diri,walau bagaimanapun dia tidak ingin melampiaskannya ke Anita walaupun Anita adalah istrinya yang sah.


Rohan akan bersabar menunggu Anita menerimanya,Rohan juga tahu Anita masih mencintai mantan suami nya,Rohan akan berusaha menghilangkan rasa itu dari Anita,dan membuat Anita menjadi mencintainya.


Anita bukan wanita yang mudah disentuh hati dan perasaannya.Anita sangat dingin dan kaku.


Rohan juga tidak tahu apakah dia sudah jatuh cinta pada Anita,tapi yang dia tahu dirinya menginginkan Anita untuk dirinya sendiri.


Rohan mengecup bibir Anita dan mengecup kedua mata yang terpejam itu,dan kemudian berusaha melanjutkan tidurnya

__ADS_1


Rohan kemudian tertidur setelah bisa mengendalikan dirinya.


\*\*\*\*


__ADS_2