
Sehari setelah pertemuan Anita dengan mantan suaminya Hardi, Anita mendapat telpon dari nomer yang tidak dikenalnya,semula Anita ragu untuk mengangkatnya.
Anita memandang hpnya yang sejak tadi tidak berhenti berbunyi, akhirnya Anita mengangkatnya.
"Hello........"
" Hello Anita,ini aku Hardi......."
Anita diam beberapa saat setelah mengetahui siapa uang yang menelponnya.
" Ada apa!"
"Anita .... aku ingin bertemu....."
" Untuk apa?"
" Ada hal yang ingin aku bicarakan padamu.....Anita."
" Saya rasa tidak ada lagi yang perlu dibicarakan.semua sudah selesai!"
"Anita....ku mohon beri waktu untuk aku bertemu denganmu."
" Sepertinya tidak bisa."
" Anita.....aku sudah mencarinya kemana mana,ke rumah ibu juga sudah,tapi ibu tidak mau mengatakan keberadaan kamu.......
"
" Dari mana Abang dapatkan nomorku?"
Setelah perceraian Anita memang mengganti nomer hpnya,dia tidak ingin berhubungan lagi dengan Hardi ataupun keluarga Hardi.
" Aku memaksa Lina memberikannya."
"Sebenarnya Abang mau apa?"
"Aku ingin berbicara padamu,ada hal penting yang ingin aku sampaikan padamu."
'Rasanya tidak ada hal lain yang berhubungan dengan saya ,tolong jangan ganggu lagi" pinta Anita dengan nada datar.
Dan segera memutuskan hubungan telpon dengan Hardi.
Anita mengusap wajahnya dengan kedua tangan,Anita tidak tahu apa maksud Hardi ingin bertemu dengannya.
Anita sudah tidak ingin lagi berhubungan dengan Hardi,baru beberapa bulan dia sudah merasa tenang,kini terusik lagi .
**"
Hardi memandang hp yang ada ditangannya, ada rasa marah karena Anita menolak bertemu dengannya.
Pertemuannya beberapa hari yang lalu dengan Anita membuatnya merasa harus segera membawa kembali Anita dalam kehidupan.Dia tidak akan melepaskan Anita setelah kejadian yang lalu,ditambah lagi mamanya sudah menyadari kesalahannya selama ini dan mau menerima Anita.
__ADS_1
Hanya saat ini sangat sulit untuk menghubungi Anita, seandainya dia tahu keberadaan Anita,dia akan langsung menemuinya.
Hardi sangat tahu siapa Anita...tapi dia tetap akan berusaha sekuatnya,dan tidak ingin melepaskannya lagi.
Beberapa hari kemudian Hardi sengaja ke taman kota,teringat dia akan pertemuan dengan Anita ditanam kota,dan berharap bisa bertemu kembali.
Beberapa kali Hardi menghubungi Anita,tetapi tidak pernah dijawab, mengirim SMS ataupun WA juga tidak pernah di balas.
Anita bukannya tidak tahu apa yang diinginkan Hardi,tapi Anita sudah tidak ingin bertemu dan berhubung lagi, karena baginya Hardi adalah masa lalu yang kelam.
***
Anita sedang.menemani Rico mencari bahan untuk tugas prakarya sekolah .
Saat Anita sedang memilih bahan untuk Rico dan.menunjukan pilihannya,ada ada sepasang mata yang.menatapnya dengan tajam,seolah berusaha mengenali kalau yang dia lihat itu benar seperti dugaannya.
" Anita......"
Anita yang.merasa namanya di panggil segera menoleh.Tampak olehnya wanita paruh baya yang dia kenal berdiri tidak jauh darinya.
Anita diam membeku tidak menjawab.. dia tidak menyangka akan bertemu Rahma,mantan mertuanya .Rico meraih tangan Anita,
" Ma....kita pulang .barang yang Rico cari sudah semua." kata Rico sambil menarik tangan Anita .
Rico merasakan keadaan Anita yang kurang nyaman,sehingga dia segera.mengajak Anita berlalu.Rico termasuk anak yang peka dengan keadaan.jadi dia merasakan kalau Anita tampak tertekan.
Anita segera mengikuti Rico.
Rahma hanya memandang kepergian Anita dan anak kecil yang.menggandengnya tanpa bisa menahan keduanya .
Rahma penasaran dengan siapa dan anak siapa yang bersama dengan Anita.
Anita dan Rico cepat keluar dari pertokoan dan segera meninggalkan pertokoan.
Rico memperhatikan wajah Anita yang tampak kelihatan lega.
" Ma..... siapa orang tadi yang.memanggil mama?"
" Ceritanya panjang Rico,nanti bila waktunya tiba ,mama akan cerita.pada Rico....,sekarang Rico Jangan memikirkannya."kata Anita mengusap kepala Rico.
****
Hampir tiga bulan Anita tinggal dirumah mertuanya , hubungannya dengan mertua bagitu baik,demikian dengan hubungannya dengan Rico, semakin akrab.berbeda dengan Rohan, walupun sesekali bertemu keduanya tidak pernah bertegur sapa apalagi berbincang, keduanya seperti orang asing yang tidak saling kenal,walaupun tinggal serumah.
Keduanya juga saling menghormati untuk tidak campur masalah masing masing,disini privasi sangat terjaga.
Hanya saja semenjak ada Anita Rico jadi kurang berinteraksi dengan papanya,paling hanya sekedar menanyakan kabar atau keadaaan sekolah,selebihnya tidak ada lagi.
Rico banyak mencurahkan waktunya pada Anita, dimana dengan Anita di bisa bercerita dan mengutarakan apa yang mengganjal dihatinya.
Rohan kadang merasa dirinya diabaikan oleh anaknya sendiri,tetapi.mengingat dirinya yang tidak bisa sepenuhnya selalu bersama Rico,membuatnya memaklumi hal itu, karena memang pada saat sekarang ingin Rico memerlukan perhatian yang lebih besar.
__ADS_1
***
Anita sedang di kamar mengerjakan desain gambar yang diminta Lina, Hubungannya dengan Lina tetap berlanjut walaupun saat ini dia sudah berkeluarga,tapi Lina tahu seperti apa status Anita .
Kadang Lina sangat menyayangkan
karena Anita dianggapnya menyia -nyiakan waktu mudanya hanya untuk mengurus anak orang lain,yang bukan darah dagingnya sendiri.
Tapi berbeda dengan pendapat.Anita ,baginya waktu yang digunakannya bersama dengan Rico sangatlah berharga.Mungkin keinginannya dulu ingin punya anak tidak tercapai membuatnya melimpahkan kasih sayang pada Rico sepenuhnya.
" Anita.......ada tamu.' kata Ratih berdiri di pintu kamar Anita.
Anita menatap mertuanya," Tamu....?"Anita merasa bingung,karena Anita to dak pernah memberikan alamat rumah mertuanya kecuali pada ibunya, dengan Lina pun dia tidak memberikan.
" Siapa ma.....?"
"Temui dulu , Anita.....'
" Ya ma...." Anita berjalan keluar kamar. menuju ruang tamu.
Anita sangatl terkejut mengetahui siapa yang menjadi tamunya, adalah ibunya Hardi.Anita menjadi serba salah.
" Bu....."
" Maaf ....Anita saya mengganggu."
Anita duduk," Ada apa Bu?'
" Maafkan kesalahan ibu selama ini, Anita,.....saya tidak menyangka apa yang telah saya lakukan sudah menghancurkan semuanya......
" kata Rahma dengan nada sendu.
Anita diam menatap ibunya Hardi.
Anita menghela napas.
" Sudahlah Bu,semuanya sedang berlalu,tidak ada yang perlu dimaafkan." kata Anita dengan nada datar.
" Semua ini salah ibu.seandainya ibu tidak egois hubunganmu dengan Hardi tidak akan seperti ini, semuanya sudah jelas, tapi ibu terlambat untuk mengetahuinya.."
" Apa maksud ibu?"
" Mengenai Lilian,selama ini ibu dibohongi ,tapi juga karena kebodohan ibu yang terlalu percaya padanya....ibu dan Hardi sudah melihatnya dengan mata kepala sendiri perbuatan yang dilakukannya." Rahma menyandarkan bahunya pada sofa seperti tidak berdaya lagi,hilang sudah keangkuhannya dulu saat menganiaya Anita,yang ada kini sosok lemah tanpa daya.
" Sudah lah Bu, semua sudah berlalu, tidak baik diungkit lagi.' Kata Anita pelan.Ada rasa iba memenuhi relung hatinya.
" Sekali lagi ibu minta maaf kepada mu......."
" Sudahlah Bu ,jangan dipikirkan lagi."
"Ibu berharap Anita mau kembali ke rumah,ibu mohon dengan sangat,ibu tidak tahan melihat Hardi yang sangat menderita karena karena perbuatan ibu.
__ADS_1
\*\*\*\*