
Semenjak insiden pengusiran yang dilakukan Anita pada Susi, membuat Ratih makin menyukai Anita, Ratih mengharap Anita menjadi menantu yang sebenarnya ,tidak seperti sekarang ini.
Rico dan Anita juga semakin akrab,hanya saja hubungan Anita dengan Rohan masih tetap seperti awal bertemu,Rohan yang tidak peduli dengan kehadiran Anita dan Anita yang dingin tanpa banyak keduanya seperti gunung es.
Anita sedang berjalan jalan ditanam kota dengan Rico,setelah melalui ulangan semester Rico ingin di ajak jalan,ke taman kota.
Secara tidak sengaja matanya melihat seseorang yang sangat dia kenal sedang duduk sendirian di bangku yang ada di taman,Hardi mantan suaminya .
Anita berharap Hardi tidak melihat kehadirannya tetapi semua itu terlambat,Hardi melihat kehadiran Anita,dan mendekatinya.
"Anita....Apa kabar?'
" Baik." sahut Anita sambil memperhatikan Rico yang sedang bermain ayunan.
"Dengan siapa? tanya Hardi,setahu Hardi selama ini Anita tidak pernah ke taman kota,
Anita tidak menjawab,hanya pandangannya terarah pada Rico yang tersenyum padanya.
Hardi mengikuti arah pandangan mata Anita,.
Rico melambaikan tangannya dengan ceria.
Anita malas lambaian tangannya.
" Siapa anak Itu?" tanya Hardi.
" Namanya Rico.'
"Apa hubungannya dengan mu?"
Anita diam tidak menjawab,dan untuk mengatakan yang sebenarnya juga tidak ada gunanya bagi Hardi ataupun dirinya.
Anita diam membeku, tanpa ekspresi,
Hardi merasa Anita berusaha menjaga jarak dengannya.
" Apakah aku boleh mengetahui bagaimana keadaan kamu sekarang An?"
" Seperti yang terlihat,semua baik baik saja." kata Anita datar.
" Ma......' Rico berteriak memanggil Anita sambil melambaikan tangannya.Dari tempatnya bermain Rico melihat ada orang lain yang berada dekat dengan Anita,hal itu membuatnya tidak nyaman .
__ADS_1
Anita menoleh pada Rico.Hardi yang mendengar panggilan Rico tampak terkejut.
" Maaf saya tinggal." ucap Anita segera berlalu menuju Rico yang.menunggunya.
Hardi melihat Anita dan anak lelaki itu bergandengan tangan,ada perasaan sakit menyaksikan Anita yang pergi begitu saja,hilang sudah sosok Anita yang dulu begitu hangat waktu berada disisinya,walau bagaimanapun Hardi masih.mengharapkan kehadiran Anita disisinya,kebodohan yang dia buat dimasa lalu menimbulkan masalah dalam rumah tangganya yang menimbulkan kehancuran.
Hardi sudah tidak punya apa apa lagi,setelah perceraian nya dengan Anita ,Hardi dihadapkan pada kenyataan lagi,karena Lilian menantu kesayangan mamanya masih menjalin hubungan dengan Surya,lelaki yang dulu pernah dipergoki Hardi dengannya.Dan kini kejadian itu terulang lagi
Ibu Hardi yang begitu suka cita mendapatkan cucu dari menantu kesayangannya , Lilian yang merasa dirinya sudah begitu disayang mertua.membuatnya lupa diri dan menganggap semuanya bisa dilakukan sesuka hati.
Hari itu,hari yang naas bagi Lilian, Mertuanya mengatakan ingin mengajak cucunya ke acara keluarga dan mengajak Lilian ikut serta,tetapi Lilian menolak dengan alasan kurang enak badan .
Rahma yang begitu perhatian akhirnya minta Lilian istirahat di rumah, dia sendiri yang akan membawa cucunya, dan lagi cucunya tidak minum asi ,jadi tidak masalah.
Akhirnya Rahma hanya berangkat ditemani Hardi ,namun karena ada sesuatu hal acara yang mau mereka datangi batal,membuat Hardi mengajak pulang mamanya,saat memasuki halaman rumah Hardi melihat ada mobil yang tidak dikenal parkiran di depan rumahnya,Hardi maupun Rahma langsung masuk ke rumah karena pintu rumah ternyata tidak di kunci.
Hardi mendengar suara yang sangat mencurigakan dan terdengar sangat keras berasal dari ruang keluarga.Hardi memegang bahu ibunya, Hardi sudah bisa menebak apa yang akan dilihatnya,hanya saja dia tidak tahu apakah ibunya akan bisa menerima kenyataan ini.
" Ma, apapun yang terjadi,mama harus kuat." kata Hardi.sambil memeluk ibunya.Rahma tidak mengerti apa yang diucapkan Hardi karena dia begitu konsentrasi memperhatikan cucu nya.
Secara tak terduga matanya menatap dua sosok yang tanpa sehelai benangpun sedang bergumul di sofa,Rahma mengenali salah satunya adalah Lilian menantu kesayangannya yang tampak mengerang dan mendesah,berteriak menikmati setiap gerakan yang dilakuakan pasangannya yang berada diatas tubuh Lilian.
Pemandangan yang membuatnya muak dan perbuatan yang dilakukan Lilian sangat mengecewakan nya.
" Lilian!!!" teriak Rahma dengan penuh emosi,dan teriakan
membangunkan cucunya.yang berada dalam gendongannya.
Lilian yang.mendengar namanya dipanggil terkejut begitu juga lelaki yang berada bersamanya.
"Ma......'Lilian kelabakan mencari pakaiannya yang berhamburan dilantai.
Hardi menyentuh tangan Rahma untuk menenangkannya,baginya pemandangan seperti tadi tidak mengejutkannya,karena ini yang kedua kalinya Lilian kepergok dirinya,berbeda dengan mamanya yang tampak shock.
Hardi segera menuntun ibunya ke kamar,pemandangan tidak senonoh tadi cukup membuat ibu terpukul,Rahma melihat Hardi yang tampak tenang,dan itu membuatnya heran.
"Kenapa kamu tidak marah?" tanya mamanya setelah suasana hatinya agak tenang.
" Untuk apa marah ma, perbuatan ini sudah pernah dilakukan Lilian."
" Apa,!!!!"
__ADS_1
Hardi duduk di kursi, Rahma membaringkan cucunya yang kembali tidur
"Kenapa kamu mendiamkannya Hardi, dimana jatah dirimu sebagai seorang suami?!!!!" Rahma tampak kembali emosi.
"Duduklah ma, Hardi akan ceritakan semuanya,."
Rahma duduk disisi tempat tidur.
"Ma......masih ingat dengan rencana pertunangan Hardi yang diputuskan Lillian dua tahun yang lalu?"tanya Hardi.
Rahma mengangguk " Apakah mama tahu alasannya?" tanya Hardi lagi.
"" Katanya Lilian ingin melanjutkan kuliahnaya.'' sahut Rahma,
" Itu semua tidak benar,...... beberapa hati sebelum acara pertunangan ,Hardi memergoki Lilian selingkuh,mereka mengontak sebuah rumah,disamakan mereka berbuat.... sejak saat itu juga Hard sudah tidak ingin melanjutkan pertunangan,tapi mama sangat menyayangi Lilian, kalau Hardi yang memutuskan pertunangan itu pasti mama tidak akan terima,mama pasti kecewa dan menganggap Hardi membangkang." Hardi menarik napas melihat mamanya yang mendengarkan penuturannya.
" Satu satunya jalan agar Mama tidak menyalahkan Hardi dengan meminta Lilian yang memutuskan..tapi saat itu Lilian menolak dan bersikeras tetap akan melanjutkan, akhirnya Hardi mengancamnya,kalau Lilian tidak mau memutuskan Hardi akan membongkar perbuatan Lilian kepada mama,dan kedua orang tuanya,."
Hardi mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.
" Lilian akhirnya bersedia,dan pertunangan itu batal,tapi siapa yang menyangka Lilian memanfaatkan kebaikan mama,kasih sayang.mama,dengan menjebak Hardi, hingga menghancurkan rumah tangga Hardi ma,"ucap Hardi dengan nada lemah.
" Hardi kehilangan orang yang Hardi cintai ma,hanya karena mama memandang status sosial Anita yang berbeda dengan mama."
keluh Hardi,beban pikiran yang.selam ini dia tahan sendiri akhirnya ditumpahkan dihadapan mamanya.
Hardi memandang bayi mungil yang terbaring tidur dengan nyenyaknya.
"Hardi tidak yakin kalau cucu yang mama sayang itu adalah darah daging Hardi,bisa jadi benih lelaki yang tadi mama lihat,dan lelaki yang sama yang Hardi lihat dua tahun yang lalu."
Rahma menatap anaknya yang tampak terluka,Rahma baru menyadari apa yang telah dilakukannya telah menyakiti anaknya sendiri.
" Hardi......maafkan ..mama," kata Rahma sambil menangis.
" Semua sudah terjadi dan tidak bisa diulang kembali,Hardi hanya ingin menyelesaikan semua ini secepatnya , dan Hardi harap mama jangan halangi Hardi untuk.membawa Anita kembali ke rumah ini.'
Rahma sangat terpukul......dan tidak bisa berkata apa apa lagi,apa yang dia lakukan selama ini adalah kesalahan besar,Lilian yang dianggapnya menantu yang paling baik dan pantas untuk anaknya ternyata tak lebih dari sampah .
Teringat ucapan Hardi yang.mengatakan cucu nya,kini timbul keraguan dalam hatinya untuk mengakui bayi yang tidak berdosa itu adalah cucunya.
Rahma meremas kedua tangannya, sedang Hardi keluar dari kamar mamanya,
__ADS_1
Hardi.menelpon kedua orang tua Lilian untuk menjemput anak mereka,dan hari itu juga semua masalah diselesaikan tanpa ditunda lagi, yang ada dipikiran Hardi mencari Anita..
\*\*\*\*