
" Sayang ... Aku laper," rengek Jingga seperti anak kecil yang meminta makan pada Ibunya.
" Lapar?" bukankah beberapa menit yang lalu kita baru saja makan? "tanya Angkasa mencoba memastikan karena seingatnya mereka baru saja makan.
" Ya, tapi aku sudah lapar lagi. Masakin, ya.... "mohon Jingga dengan menaik turunkan alisnya serta wajah yang di buat menggemaskan guna merayu sang suami.
Padahal, mereka bisa saja memesan makanan di luar. Namun, akhir-akhir ini Jingga sudah 'tak mau lagi pesan makanan di luar. Dia lebih suka dengan makanan yang di masak oleh Angkasa sendiri karena menurutnya rasanya jauh lebih enak dan bikin ketagihan.
Melihat wajah memohon istrinya, membuat Angkasa tidak tega jika menolak.
" Yaudah, aku masakain." Angkasa segera menutup leptopnya, lalu beranjak pergi menuju dapur.
Baru saja membuka kulkas, ia langsung di perlihatkan dengan bahan-bahan makanan yang ternyata sudah habis semua. Karena terlalu sibuk, membuat Angkasa lupa bahwa ia belum belanja bahan makanan.
" Sayang …, " panggil Angkasa yang kembali berjalan menghampiri istrinya.
" Ada apa?" tanya Jingga bingung kenapa suaminya justru kembali lagi bukannya memasak di dapur.
Angkasa duduk kembali di samping istrinya. " Kita belanja ke supermarket bawah dulu, ya. Soalnya bahan makanannya habis," jelas Angkasa.
__ADS_1
" Yaudah, aku ganti baju dulu" Jingga segera beranjak dari tempat duduknya, berjalan menuju kamar untuk mengganti pakaiannya.
Sejak menikah, Angkasa memang selalu posesif soal penampilan Jingga jika keluar. Dia melarang keras Jingga keluar dengan memakai celana pendek yang biasa ia kenakan. Meskipun memakai kaos oversize, tetap harus memakai celana panjang jika keluar rumah.
Angkasa tidak ingin, tubuh mulus istrinya terekspos dan di perhatikan oleh pria lain. Cukup ia sendiri yang boleh memandang, dan menikmati itu semua.
Setelah itu, mereka berdua berjalan bersama menuju lantai bawah untuk membeli bahan makanan di supermarket.
Sesampainya di supermarket, Angkasa sudah seperti ibu-ibu yang sedang berbelanja bahan makanan. Angkasa terlihat fokus dan sangat pandai dalam memilih bahan makanan yang segar, sedangkan Jingga hanya menggandeng tangan Angkasa dan memperhatikannya saja. Sejujurnya Jingga merasa minder jika Angkasa yang pria saja tahu soal mana bahan makanan segar, dan pandai memasak sedangkan dia hanya tahu makan saja.
Sebenarnya mereka berdua itu sama-sama memiliki perasaan insecure karena kepribadian mereka yang seakan terbalik.
" A, apa kamu tidak masalah jika aku tak bisa memasak?" tanya Jingga saat Angkasa masih memilih sayuran.
" Tentu saja tidak!" jawab Jingga cepat karena dia memang tidak masalah.
Angkasa tersenyum, lalu meletakkan telapak tangannya di puncak kepala Jingga. "Begitupun aku yang tidak masalah jika kamu tak bisa memasak. Sepertinya aku baru sadar, bahwa sebenarnya kita itu saling melengkapi satu sama lain." jelas Angkasa.
Terkadang, kekurangan yang kita miliki bisa menjadi sebuah kelebihan bagi orang lain. Itulah namanya jodoh yang bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing sehingga membuat mereka utuh jika bersama.
__ADS_1
" Tapi, aku akan tetap terus berlatih ilmu bela diri agar bisa menjaga istri dan calon anak-anakku kelak," lanjutnya.
" Dan aku belajar memasak? " sahut Jingga.
Angkasa tersenyum." Jika kamu mau, aku akan mengajarinya. Tapi, tidak bisa juga tak masalah agar kamu bisa bergantung padaku. "
Jingga mengerutkan kening dan mengerucutkan bibirnya." Apa kamu suka jika aku bergantung padamu?"
" Tentu saja, karena jika kamu bergantung padaku. Kamu tidak akan pernah pergi meninggalkanku, " pungkas Angkasa dengan tersenyum.
Astaga A … kenapa kamu selalu bisa buat aku meleleh sih? Jika kamu seperti ini, mana mungkin aku pergi darimu. Bisa-bisa aku yang justru takut kehilangan kamu.
...****************...
Oh, ya. Maaf baru update karena wifi di rumah lagi eror.
Padahal, author berharap bakalan banyak yang komen biar rame kolom komentarnya, tapi sudahlah tidak apa-apa. Tapi, tetap akan ada pemenangnya.
Untuk pemenang give away komentar terbaik + gift adalah Kak Suswati dan Lia Wildan.
__ADS_1
Buat yang menang, silahkan memberitahu nomor telepon lewat dm Instagram @Novi_Rahajeng08
Buat yang belum beruntung jangan berkecil hati.