
Semua orang yang ada dipesta itu fokus melihat ke arah layar monitor yang terpampang di hadapan mereka, apalagi dengan ukuran yang lumayan besar membuat semua mata dapat melihatnya walaupun dari sudut ruangan.
Berputarlah sebuah kolase foto yang menampakkan sebuah acara untuk perayaan ulang tahun yang terlihat sederhana. Ada kue yang bertuliskan happy birthday suamiku terlihat di bagian atasnya, serta sebuah kotak hadiah bertuliskan i love you juga ada di sana.
Setelah itu keluarlah tulisan dibagian bawahnya. "Perayaan hari ulang tahun untuk suamiku, yang sedang bekerja di luar kota."
Kemudian foto-foto lain bermunculan. Mulai dari sebuah mobil, jalanan, serta kota yang memperlihatkan bahwa pembuat foto sedang dalam sebuah perjalanan. Lalu, keluarlah tulisan dibagian atas nya. "Perjalanan untuk memberi kejutan pada suamiku."
Semua orang melihat video itu dengan penuh tanda tanya, sementara Calvin mulai merasa ada yang tidak beres.
Setelah itu keluarlah foto sebuah apartemen. Mulai dari halaman, tempat parkir, dan juga nomor dari unit apartemen itu dengan tulisan dibagian tengahnya. "Akhirnya sampai di apartemen suamiku. Bagaimana ya, reaksinya dengan kejutan ini?"
Semua orang semakain penasaran dengan apa lagi yang akan ditayangkan dalam video itu, sementara Calvin dan Rere tampak mulai panik.
Kemudian, keluarlah foto-foto dari isi apartemen tersebut. Mulai dari ruang tamu, dapur, ruang keluarga serta kamar. "Aku sudah sampai, suamiku."
Setelah itu, barulah muncul foto-foto dari isi lemari pakaian. Rak sepatu dan tas, serta tempat tidur dengan bertuliskan, "kenapa ada banyak barang wanita di kamar suamiku?"
Calvin yang sudah sadar dengan maksud video itu langsung berlari ke ruangan pengendali layar monitor, sementara Rere memangil orang-orang yang bertanggung jawab di tempat itu.
Kemudian, muncullah foto-foto yang menampakkan Calvin dan juga Rere tengah berduaan di setiap ruangan apartemen itu. Juga foto kemesraan mereka yang terus memenuhi layar monitor membuat semua orang tercengang.
Video itu terus berputar menampilkan foto-foto kemesraan Calvin dan juga Rere, yang tentu saja membuat semua orang penuh tanda tanya.
"Hentikan, hentikan video itu!" teriak Rere membuat orang-orang langsung melihat ke arahnya.
"Siapapun juga, tolong hentikan video tidak benar ini. Ini, ini penipuan dan kebohongan!" ucap Rere, sementara Calvin berusaha untuk mendobrak ruang kendali yang terkunci dari dalam.
__ADS_1
Setelahnya, barulah muncul foto-foto yang membuat semua orang membulatkan mata mereka, yaitu foto-foto pernikahan Zanna dan juga Calvin. Bahkan foto kebersamaan mereka juga tampak dilayar monitor itu. Kemudian keluarlah tulisan yang tampak jelas di akhir video, beserta foto Zanna, Calvin, dan juga Rere yang dulu sempat mereka abadikan saat perayaan ulang tahun perusahaan.
"Aku ingin memberi kejutan pada suamiku, ternyata malah dialah yang memberi kejutan untukku. Aku tidak menyangka bahwa suamiku sedang menjalin hubungan dengan wanita lain, bahkan mereka juga berencana menikah. Lalu, aku harus bagaimana? Tentu saja aku harus pergi dan merelakan semuanya. Selamat atas pernikahan kalian hari ini, aku harap seorang pengkhianat dan penggoda seperti kalian bisa hidup dalam kebahagiaan. Ini adalah hadiah perpisahan untukmu, suamiku."
Suasana yang semula hening berubah menjadi riuh dan juga ramai. Orang-orang mulai berbisik-bisik tentang video yang baru saja mereka lihat, dan tentu saja video itu bermaksud untuk menunjukkan bahwa Calvin sudah menikah dan malah berselingkuh dengan Rere.
"Wah, apa ini? Bagaimana mungkin semua ini bisa terjadi?" seru salah satu wanita yang ada di pesta itu.
"Iya benar. Jadi ini adalah pernikahan seorang pelakor yang sudah berhasil merebut suami orang lain? Sungguh luar biasa."
Orang-orang mulai mencemooh Rere dan juga Calvin membuat wanita itu menangis.
"Tidak, semua ini tidak benar. Kami, kami saling mencintai,"
"Benar-benar wanita yang tidak tahu malu!"
Para tamu undangan memang tidak tahu jika Calvin sudah menikah, hanya ada beberapa orang yang merupakan teman kantor saja yang tahu. Itu pun mereka hanya diam dan tidak berniat ikut campur, malahan mereka terlihat senang dengan apa yang menimpa Calvin dan juga Rere.
Calvin yang baru berhasil mendobrak ruang kendali terlihat sangat murka. Ternyata video itu berputar secara otomatis, dan tidak ada yang orang di dalamnya.
"Brengs*ek. Siapa, siapa sebenarnya yang sudah melakukan semua ini?"
Brak.
Calvin menendang kursi yang ada di ruangan itu. "Aku akan menuntut mereka semua yang sudah melakukan ini, tapi siapa yang telah memberikan semua foto itu?"
Tiba-tiba Calvin terpikirkan satu orang yang bisa melakukan semua ini, dan pasti wanita itulah yang telah melakukannya.
__ADS_1
"Zanna!" Dia mengepalkan tangannya dengan geram dan segera pergi dari ruangan itu.
Zanna dan Naomi yang sejak tadi memperhatikan dari sudut ruangan tersenyum lebar. Dia merasa sangat bahagia karena semuanya berjalan dengan lancar, dan pasti apa yang dia lakukan akan merusak reputasi mereka.
Lalu, bagaimana dengan reputasinya sendiri? Tentu saja Zanna sudah memikirkannya. Kalau pun dia tidak menunjukkan wajahnya dalam video itu, orang-orang pasti akan mencaritahu tentang Calvin dan ujung-ujungnya mereka tahu juga tentangnya.
"Apa kau menyukai hadiahku, Calvin? Ah, sepertinya kau tidak melihatnya sampai habis ya. Sayang sekali." Zanna tersenyum simpul sambil tetap melihat ke arah kerumunan orang.
Rere menangis tersedu-sedu mendengar semua cacian dan hinaan yang semua orang layangkan padanya, sementara Calvin mencari keberadaan Zanna yang dia yakini datang ke tempat itu.
"Apa Nona tidak akan menunjukkan diri pada mereka?" tanya Naomi membuat Zanna menoleh ke arahnya.
"Em ... tentu saja aku harus muncul, Naomi. Pasti akan jauh lebih seru, 'kan?" Zanna tersenyum sinis sambil membuka masker yang sejak tadi menutup wajahnya.
Begitu juga dengan Naomi, yang tentu saja mengikuti apa yang nonanya lakukan.
"Mas Calvin!" Rere langsung berlari menghampiri Calvin yang baru saja muncul, sementara orang-orang tetap tidak menghentikan aksi mereka.
"Diam!" teriak Calvin tiba-tiba membuat orang-orang terdiam, dia lalu naik ke atas panggung dan melihat ke sana kemari untuk mencari keberadaan Zanna.
•
•
•
Tbc.
__ADS_1