
Zanna yang tahu kalau Calvin sedang mencarinya segera menggeser tubuh agar laki-laki itu dapat melihat keberadannya, sepertinya laki-laki itu sudah tahu kalau dialah yang membuat semua kekacauan ini.
"Kau memang hebat, Calvin. Tapi yah, aneh juga kalau kau tidak mengetahui bahwa ini adalah maha karyaku." Zanna terkekeh pelan membuat Naomi menatapnya dengan penuh tanda tanya.
Calvin yang sudah berhasil melihat keberadaan Zanna langsung turun dari podium, membuat semua orang kembali mengeluarkan suara.
"Zanna!" teriak Calvin membuat Zanna tersenyum sambil melihat ke arahnya.
Rere yang mendengar suara Calvin memanggil Zanna terlonjak kaget, dia tidak menyangka kalau ternyata wanita itu ada di tempat ini.
Orang-orang yang baru melihat Zanna juga ikut tersentak kaget, mereka ingat benar bahwa wanita itulah yang ada dalam video tadi.
Naomi langsung berdiri di samping Zanna saat melihat Calvin berjalan ke arah mereka. Dia harus melindungi nonanya jika sampai laki-laki itu melakukan kekerasan.
Semua tamu yang melihatnya tentu tidak tinggal diam, mereka yang sejak tadi sudah banyak mengambil video dan juga foto kembali menyiapkan ponsel untuk adegan selanjutnya.
"Kau, kau yang telah melakukan semua ini, Zanna?" tanya Calvin dengan suara tertahan. Wajahnya berubah merah padam dengan rahang mengeras, dan terlihat jelas bahwa saat ini dia sangat marah.
Zanna beranjak dari duduknya dan berdiri di hadapan Calvin, tetapi dengan jarak yang tidak dekat.
"Selamat atas pernikahanmu, Calvin. Bagaimana, apa kau suka dengan hadiah yang aku berikan?" tanya Zanna dengan suara yang riang gembira.
"Tutup mulutmu! Beraninya kau melakukan ini padaku," bentak Calvin membuat Zanna langsung tergelak, sementara orang-orang yang ada ditempat itu bersorak senang. Memangnya ini perlombaan tujuh belasan apa?
"Apa yang Mbak lakukan di sini?"
Zanna yang akan membalas ucapan Calvin kalah cepat dengan teriakan Rere, membuatnya langsung menatap wanita itu dengan tajam.
"Apa semua ini perbuatanmu?" teriak Rere lagi membuat orang-orang terpaksa menutup telinga mereka karena suaranya itu.
"Tentu saja. Jika bukan aku, lalu siapa lagi?" jawab Zanna dengan cepat, ringan dan juga tepat.
"Kau-" Rere ikut mengepalkan tangannya dengan geram, dia lalu memajukan kakinya dan bersiap untuk menampar Zanna.
Grep.
__ADS_1
Naomi yang akan bergerak kalah cepat dengan tangan Zanna, yang ternyata langsung menangkap tangan Rere sebelum mengenai pipinya.
"Kalian semua lihat? Sebenarnya siapa yang sudah tersakiti di sini?" Zanna menghempaskan tangan Rere sampai wanita itu mundur beberapa langkah ke belakang, lalu melihat ke arah semua orang.
"Iya benar, dasar kau pelakor. Berani sekali kau ingin memukul wanita itu, seharusnya kau lah yang dipukul sampai mati!"
Orang-orang mulai kembali melayangkan hinaan pada Rere, dan membela keberadaan Zanna di tempat itu.
"Hentikan semua ini atau kau akan menyesal, Zanna," ucap Calvin penuh penekanan, tetapi Zanna sama sekali tidak memperdulikannya.
"Memangnya apa yang akan aku sesali selain menikah denganmu, Calvin?" Zanna terkekeh pelan. "Dan ya, apa yang aku lakukan ini belum sebanding loh dengan pengkhianatan yang kau lakukan."
"Tutup mulutmu-"
"Kau yang seharusnya tutup mulut, Calvin!" potong Zanna dengan cepat membuat laki-laki itu terdiam. "Dengar, aku datang ke sini bukan untuk berbasa-basi denganmu. Aku hanya ingin memastikan bahwa hadiah yang aku berikan untukmu berjalan dengan baik, juga ingin mengucapkan salam perpisahan denganmu."
"A-apa?" Calvin menatap Zanna dengan tajam, dia lalu melihat ke arah wanita yang sedang berdiri di samping wanita itu. "Na-naomi? Kenapa, kenapa kau bisa bersamanya?" Dia merasa sangat terkejut.
Tanpa memperdulikan ucapan Calvin, Zanna lalu beralih melihat ke arah orang-orang yang ada di tempat itu.
"Tidak, Nak. Kau tidak perlu minta maaf, karena kau sudah melakukan sesuatu yang benar. Seharusnya mereka berdualah yang meminta maaf, benar-benar memalukan," ucap salah satu wanita paruh baya yang tinggal di apartemen yang sama dengan Calvin.
"Iya benar, mereka pantas mendapatkannya."
Zanna tersenyum senang karena semua orang mendukung apa yang dia lakukan, dia kembali melihat ke arah Calvin yang mematung di tempat itu.
"Sekali lagi aku ucapkan selamat, Calvin. Permisi." Zanna segera berbalik dan beranjak pergi dari tempat itu, dengan diikuti oleh Naomi.
Calvin tersentak kaget melihat kepergian Zanna. "Tidak. Tunggu, Zanna!"
Calvin yang akan mengejar Zanna tidak bisa melangkahkan kakinya karena ditahan oleh Rere.
"Kau mau ke mana, Mas? Kita harus menyelesaikan masalah ini,"
"Minggir!" Calvin menepis tangan Rere dan bergegas mengejar langkah Zanna dan tidak menghiraukan panggilan dari wanita itu.
__ADS_1
Hadiah yang Zanna berikan untuk Calvin menjadi viral di media sosial. Tayangan yang diunggah dari para tamu undangan berhasil ditonton oleh jutaan orang, padahal belum ada 2 jam diunggah oleh mereka.
Tentu saja para netizen sangat bersemangat sekali jika membahas tentang pelakor, seperti apa yang terjadi pada Zanna.
Para netizen itu langsung mencari akun media sosialnya Rere, Calvin, dan juga Zanna untuk mencari tahu masalah yang terjadi agar lebih jelas lagi.
Zanna yang sudah keluar dari gedung itu benar-benar merasa sangat lega, serasa beban berat yang ada dihatinya langsung lenyap seketika.
"Hah." Zanna menghembuskan napas kasar membuat Naomi merasa khawatir.
"Apa Nona baik-baik saja?" tanya Naomi sambil menatap Zanna penuh kekhawatiran.
"Tentu aku baik-baik saja, Naomi. Rasanya sungguh sangat lega sekali," jawab Zanna membuat Naomi bernapas lega.
"Syukurlah jika seperti itu, Nona."
Zanna menganggukkan kepalanya. "Jangan lupa untuk memberi tambahan uang pada Amy, Naomi. Aku tidak bisa menemuinya sekarang, atau dia akan terkena amukan Calvin jika laki-laki itu tau."
"Baik, Nona." Naomi mengangguk paham.
Setelah itu Zanna dan Naomi berjalan ke arah mobil mereka berada, dan bergegas untuk segera pergi dari tempat itu.
"Zanna!"
Zanna yang sudah akan masuk ke dalam mobil menoleh ke arah belakang, dan tampaklah Calvin sedang berlari ke arahnya.
"Tunggu, Zanna. Ada yang harus kita-"
"Tidak ada, Calvin. Tidak ada lagi yang harus kita bicarakan."
•
•
•
__ADS_1
Tbc.