
"Memangnya ada apa ya Pak?apa ada masalah?"tanya Bu Nilam setalah ke empatnya duduk disofa ruang tamu rumah Bu Nilam.
"Begini Bu,kabar tentang kehamilan Saina dan juga berita yang tersebar lewat media sosial soal Saina yang melakukan open BO itu sudah sampai ditelinga warga dan saya bersama Pak RW mewakili warga mananyakan hal itu?apa benar selama ini Saina melakukan hal yang tidak wajar itu Bu?"tanya Pak RT yang membuat Bu Nilam dan Bayu membelalakan matanya.
Apa lagi Bu Nilam yang baru mengetahui kalau ternyata sang anak tengah berbadan dua.Bu Nilam pun sempat melirik dan menatap nanar pada arah Bayu,mengerti dengan arti tatapan Bu Nilam Bayu pun segera mengangguk dan menjawab pertanyaan dari Pak RT mewakili Bu Nilam.
"Maaf Pak jika saya ikut campur namun disini selain Bu Nilam yang dekat dengan Saina adalah saya.Namun saya bisa pastikan kalau kabar yang Pak RT dan Pak RW dengar atau lihat itu tidak benar Pak.Dan asal Bapak ketahui foto Saina dengan beberapa pria itu,itu adalah saya seorang Pak,namun karena bagian mukanya diblur maka seolah olah itu dibuat dengan beberapa pria namun saya bisa saya pastikan kalau itu hanya saya seorang Pak"jelas Bayu yang mewakili Bu Nilam yang sudah tidak bisa berkata kata lagi kala dirinya masih shock dengan kabar tentang Saina yang tengah berbadan dua.
"Baiklah,lalu bagaimana dengan kehamilan nya Nak?karena itu cukup meresahkan kami apalagi para ibu ibu yang memiliki anak perempuan.Mereka begitu takut kalau Saina akan membawa pengaruh buruk untuk anak anaknya"lanjut Pak RT lagi dan di angguki oleh Pak RW.
"Itu juga hoax Pak,maaf sudah embuat warga disini kurang nyaman"jawab Bayu yang terpaksa berbohong demi keamanan Bu Nilam dan Saina sendiri.
Setelah mendengar penjelasan dari Bayu,Pak RT dan Pak RW pun pergi meninggalkan rumah Bu Nilam dengan membawa para warga yang benar benar kepo dengan keadaan Saina yang sebenarnya.
*
__ADS_1
*
"Apa Nak Bayu tahu kalau Saina sedang hamil?"tanya Bu Nilam lirih saat orang orang yang tadi datang kerumahnya sudah tidak ada lagi disana.
Dengan sebuah anggukan lemah Bayu pun mengiyakan kalau dirinya tahu tentang kehamilan Saina.
Mendapat jawab dari Bayu Bu Nilam pun menunduk dengan kedua tangan menutupi wajahnya.
Bahunya pun kini mulai terlihat bergetar karena tangisan yang sedari tadi dia tahan karena tidak ingin membuat Saina semakin terpuruk dengan melihatnya bersedih.
"Apa Nak Bayu tahu siapa yang sudah membuat Saina hamil?"tanya Bu Nilam lagi setelah dirinya merasa tenang.
"Dia sahabat saya disekolah Bu,saya juga tidak tahu kenapa dia melakukan hal bejad itu pada Saina.Padahal selama ini dia tidak pernah melakukan hal diluar batas"jawab Bayu menundukan kepalanya karena ikut merasa malu dengan apa yang sudah Zio lakukan pada Saina.
"Apa Nak Bayu bisa membawa Ibu bertemu dengan nya?"tanya Bu Nilam lagi yang kini sudah bertekad akan menyelesaikan masalah Saina dengan tangan nya sendiri.
__ADS_1
Jika perlu Bu Nilam akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian agar biar hukum yang menyelesaikan permasalahan yang anaknya alami saat ini.
"Besok saya akan bawa Zio kemari Bu"jawab Bayu yang juga mantap akan ikut turun tangan membawa Zio untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah dia lakukan pada Saina.
*
*
Sementara Zio sendiri dalam keadaan yang sama sama buruk dimana saat pulang kerumah dirinya mendapat kabar kalau sang Mamah kembali dibawa kerumah sakit karena tiba tiba saja kondisi nya drop.
Mamah Mariana dibawa kerumah sakit setelah ditemukan pingsan dan terjatuh dari tangga rumah nya,karena luka dipelipisnya membuat semua orang panik dan langsung membawanya kerumah sakit dengan bantuan supir pribadi dan art yang sudah sejak lama bekerja disana.
Dan saat baru saja tiba dirumah Zio pun harus kembali pergi namun kali ini pergi kerumah sakit untuk melihat kondisi sang Mamah.
****************
__ADS_1