Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.31)


__ADS_3

"Assalamu'alaikum"salam dari seseorang mengalihkan pandangan Rey dari ponsel ke arah pintu.


"Waalaikum'salam"jawab Rey sembari bangkit dari duduknya.


"Nak Rey?"


"Nenek Nilam,Om Zio?"


Ketiga orang yang baru bertemu lagi setelah sekian lama nya itu pun nampak begitu sama sama kaget.


Rey cukup menyenali keluarga Maladewa namun tidak dengan rumah mereka jadi Rey begitu dibuat kaget dengan kehadiran Nenek Nilam dan Zio dirumah teman nya.


Meski masih dilanda rasa bingung namun Rey tetap menghampiri keduanya dan menyalami dengan takzim.


"Nak Rey ada keperluan apa kemari?"tanya Nenek Nilam yang sudah cukup lama tidak bertemu dengan anak dari sahabat Zio itu.


"Antar teman yang sakit Nek.Aku nggak tahu jika dia salah satu anggota keluarga Maladewa"jawab Rey.


"Teman yang sakit?Arsain?"


"Bukan,aku tahu Bang Arsain.Tapi bukan Bang Ar yang sakit,tapi___"


"Hasna?"tanya Nenek Nilam dengan wajah panik.


"I_iya Nek"


"Ya ampun,Hasna kamu kenapa sayang?"

__ADS_1


Nenek Nilam pun segera berlalu meninggalkan Rey dan juga Zio disana untuk melihat kondisi cucu menantunya itu.


Rey sendiri menatap bingung ke arah Nenek Nilam yang berlari ke arah kamar Hasna.


"Terima kasih karena sudah mengantarkan menatuku pulang"ucap Zio membangunkan Rey dari lamunan nya.


"Eh,iya Om sama sama. Tapi apa suami Hasna itu Bang Arsain Om?"


"Dia suda cerita sama kamu kalau dia sudah nikah?"


"Sudah Om,tapi masih menutup rapat siapa suaminya.Aku ngga menyangka kalau Bang Ar lah suami Hasna"


"Mungkin mereka belum siap buat mempublikasikan hubungan keduanya.Tapi selama mereka bisa menjaga batasan dengan lawan jenis sih Om tidak masalah"


"Kalau untuk Hasna sih Om tidak perlu khawatir dia benar benar menjaga batasan Om,bahkan teman laki lakinya hanya Rey itu pun setelah tahu kalau sudah punya kekasih baru dia mau berteman dengan catatan dia juga harus berteman dengan kekasih Rey.Tapi kalau Bang Ar___"Rey menjeda ucapan nya karena takut salah ucap dan menimbulkan kesalah pahaman.


"Rey kurang tahu hubungan mereka seperti apa,tapi anak anak dikampus mengira jika Bang Ar adalah kekasih nya Om karena mereka cukup dekat"


"Siapa gadis itu?"


"Kalau tidak salah nama nya Naya Om,anak satu fakultas dengan Bang Ar"


"Hhmmm,baiklah.Terima kasih informasinya nanti biar Om konfirmasi lagi sama Arsain"


"Iya Om baik.Semoga hanya teman biasa ya Om"


"Semoga"

__ADS_1


*


*


Sementara dikamar Hasna,Nenek Nilam begitu heboh karena terlalu khawatir dengan cucu menantunya itu.


"Aku baik baik saja Nek,cuma butuh istirahat saja"ucap Hasna mencoba menenangkan Nenek Nilam yang begitu mencemaskan nya.


"Tapi muka kamu itu pucat sekali sayang,kita kerumah sakit ya?"


"Tidak perlu Nek,aku cuma butuh istirahat dirumah"


"Baiklah jikaitu mau kamu,tapi kita panggil dokter saja ya biar jelas kamu sakit apa?"


"Iya Nek,aku setuju tapi periksa dirumah saja ya?"


"Iya sayang,sebentar Nenek keluar dulu buat hubungi dokternya"nenek Nilam pun segera mencari keberadaan putra sambung nya Zio untuk meminta agar segera menghubungi dokter keluarga nya untuk datang dan memeriksa keadan Hasna saat ini.


"Ciee,istri dari anak sultan mah beda ya.Sakit aja bukan kita yang datangin dokter,eh dokter yang datangi kita.Bikin iri nggak sih Na?"


"Huusss,nggak boleh begitu,setiap manusia pasti mempunyai berkah dan rezekinya masing masing Lin.Mungkin sekarang kamu belum mendapatkan itu tapi siapa tahu kedepan nya"


"Bantu doanya ya,semoga kelak aku juga diratu kan oleh suamiku seperti kamu saat ini,Aamiin"


"Aamiin Allahumma Aamiin"


.

__ADS_1


🌸🌸🌸


__ADS_2