Mengejar Maaf Saina

Mengejar Maaf Saina
Seasion 2(Part.12)


__ADS_3

"Hasna,namaku Hasna Kak"


"Nama yang cantik,seperti orang nya"


Hasna pun segera memalingkan wajahnya saat mendengar sebuah pujian dari pria yang bukan mahram nya.


Hasna kini memilih melihat ke arah luar jendela disiaa perjalanan nya menuju kerumah yang selama dua tahun ini sudah menjadi rumahnya.


30 menit berlalu mobil milik Rayyan pun akhirnya berhenti didepan sebuah rumah mewah yang nampak begitu familiar untuknya.


"Kamu tinggal dirumah Om Zio?"tanya Rayyan yang memang cukup mengenal Arzio dengan baik karena Arzio adalah teman dari ayahnya.


"Iya,terima kasih ya karena sudah mengantarku pulang tapi maaf aku tidak bisa mengajak kamu masuk,permisi Assalamualaikum"


Tanpa menunggu jawaban dari Rayyan ,Hasna pun langsung keluar dari mobil lalu berlari kearah gerbang rumah besar itu.


"Waalaikum'salam"gumam Rayyan membalas menjawab salam dari Hasna.


Rayyan sendiri masih enggan beranjak dari tempatnya,menatap punggung Hasna yang perlahan menjauh dan hilang dibalik pintu gerbang rumah Maladewa.


Rayyan masih sibuk memikirkan siapa sebenarnya gadis itu?kenapa dia tunggal rumah Maladewa?setahunya keluarga Maladewa hanya memiliki anak laki laki yang bernama Arsain.

__ADS_1


Lalu siapa Hasna sebenarnya?kenapa dia baru tahu jika Zio memiliki anak perempuan?sejak kapan Zio menikah lagi?setahunya Zio tidak pernah mau menikah setelah kekasihnya meninggal dunia.Itulah yang kini ada dan memenuhi benaknya Rayyan.


Merasa lelah berpikir tentang pertanyaan yang tak juga menemukan jawabannya,Rayyan pun kembali menginjak pedal gas dan meninggalkan rumah mewah itu.


Hasna sendiri dibuat kaget oleh Nenek Nilam yang mengatakan padanya jika Zio masuk rumah sakit.


Tadi saat Hasna yang baru saja masuk kedalam rumah Hasna bertemu dengan nenek Nilam yang bersiap untuk pergi keluar rumah dengan wajah yang panik.


"Assalamualaikum,loh Nenek mau pergi?"tanya Hasna setelah mengucapka salam dan melihat nenek Nilam tengah bersiap untuk pergi.


"Waalaikum'salam,iya sayang Nenek mau pergi tapi kamu maukan temani Nenek?"


"Memang Nenek mau kemana?kenapa begitu panik?"


"Astaghfirullah al adzim.Iya Nek,ayo kita berangkat sekarang kalau bagitu"


"Iya Nak,ayo"


Keduanya pun memasuki mobil yang sudah siap untuk membawa keduanya kerumah sakit dimana Zio berada kini.


Saat mobil yang dipakai oleh nenek Nilan dan juga Hasna pergi meninggalkan rumah Maladewa tenyata bertepatan dengan mobil Arsain yang masuk kesana.

__ADS_1


Setelah memarkir mobilnya Arsain pun segera berlari masuk kedalam rumah dan langsung berlari ke arah kamarnya.


Berharap akan menemukan Hasna disana.Namun nihil,Hasna tidak ada Hasna disana.Kamarnya kosong tidak ada siapapun disana.


Bahkan meranjang pakaia kotor pun masih terlihat kosong yang itu menandakan jika Hasna belum tiba dirumah.


Karena biasanya jika Hasna sudah pulang keranjang itu akan terisi dengan pakaian kotor.Karena sudah jadi kebiasaan gadis itu yang akan langsung membersihkan diri begitu tiba dirumah dan mengganti pakaian nya.


Arsain pun segera keluar kembali kini Arsain akan menuju ke arah dapur,siapa tahu menemukan orang yang dia cari ada disana.


Namun baru saja tiba ditengah tengah tangga Arsain merasakan jika ponsel miliknya kembali berbunyi.


Namun kali ini bukan Naya yang menelpon nya melainkan Ardana,Kakenya.


"Halo.Assalamualaikum Kek,ada apa?"


"........."


"Innalillahi,baik Kek Arsa kesana sekaranga"


Arsain pun segera berlari keluar rumah menuju kearah dimana mobil pribadinya terparkir.Arsain pun segera menyalakan mobil itu dan meninggalkan rumah

__ADS_1


Belum lagi masalah kesalah pahamannya dengan Hasna usai,kini ditimpah lagi dengan kondisi kesehatan sang Ayah yang tiba tiba drop dan mengharuskannya dirawat dirumah sakit selama 3 hari kedepan.


...****************...


__ADS_2