
"Mas boleh tanya sesuatu nggak?"
"Apa,hhmm?"
Kini kedua pasutyri itu sudah kembali kedalam kamar nya dan tengah bersiap untuk pergi kekampus,tempat dimana kedua nya tengah menimba ilmu pendidikan.
"Apa Ayah tidak pernah menikah?maksudnya menikah lagi?"
"Bukan menikah lagi,tapi memang tidak pernah menikah.Bahkan Ayah sama almarhumah Bunda saja tidak pernah menikah"jelas Arsain yang mungkin sudah waktunya terbuka dalam segala hal tentang hidupnya.
Meski Hasna sudah tahu tentang Saina yang merupakan ibu kandung Arsain yang sudah meninggal dunia di usia Arsain yang baru berumur 10 tahun.
Namun Nenek Nilam tidak pernah menceritakan secara mendetail,bagaimana kisah Saina dan juga Zio dimulai hingga melahirkan Arsain.
"Ma_maksud Mas,gimana?maaf aku kurang paham"jawab Hasna terkejut mendapati fakta baru tentang keluarga suaminya.
Arsain pun menuntun sang istri untuk duduk dibibir ranjang dan mulai menceritakan bagaimana kisah orang tuanya.
__ADS_1
Mendengar kisah pilu mertuanya,Hasna sampai menitikan air mata.Dimana dia juga seorang wanita yang ikut merasakan sakit saat mendengar bagaimana Saina yang diperlakukan buruk oleh Arzio.
Hasna bahkan sampai menutup muluitnya agar isak tangisnya tidak keluar,saat mendengar cerita seutuhnya dari Arsain mengenai ibu mertuanya yang tidak pernah dia kenali.
"Astaghfirullah al adzim,bagaimana bisa Ayah bersikap sekejam itu pada wanita?"gumam Hasna setelah Arsain selesai menjelaskan kisah ibu dan juga ayahnya.
"Itulah kenapa Ayah selalu benci jika membahas tentang pernikahan yang bersangkutan dengan nya.Padahal aku yakin,Bunda juga akan bahagia disana jika Ayah bisa move on dan memulai hidup baru dengan wanita baru.Namun sepertinya apa yang Ayah alam,i selama ini masih kurang untuk menghukum dirinya sendiri atas apa yang sudah dia lakukan sama Bunda.Bahkan satu hal yang kini sudah menjadi kebiasaan Ayah jika dirumah"
"Apa itu Mas?"
"Memandangi foto Bunda dan menceritakan semua yang dia lakukan dan yang dia alami pada benda mati itu,dan itu sudah berlangsung selama 12 tahun ini"
"Aku bukan manusia sempurna sayang,bahkan aku terlahir sebagai anak diluar pernikahan bahkan tidak pernah ada pernikahan antara kedua orang tua ku.Jujurt di awal kita menikah,aku merasa tidak layak bersanding dengan mu yang terlahir dari keluarga baik baik dan memiliki keluarga yang utuh dan normal.Itu makanya selama ini aku tidak berani mengungkapkan apa yang aku rasakan karena aku merasa jadi manusia yang cacat jika bersanding denganmu"
"Kenapa Mas bicara seperti itu?apapun kondisinya dan bagaimana pun kita,dimata Allah kita semua sama.Selama Mas tidak melakukan hal buruk dan mencoba memperbaiki diri untuk jadi lebih baik lagi,Mas tidak usah merasa tidak pantas"
"Tetap saja,meski aku terlahir dari keluarga yang kata orang sultan tapi status ku tidaklah normal seperti anak lainnya.Bahkan untuk bermimpi saja aku tidak berani jika suatu saat ada wanita yang mau menerima statusku ini setelah mereka tahu bagaimana aku sebenarnya"
__ADS_1
"Tapi aku mau"
"Iya sayang,aku percaya.Lagi pula mana mungkin seorang wanita rela menunjukan tubuhnya yang tanpa busana jika dia tidak menerima si pria cacat ini"
"Mas"
Hasna langsung menutup wajah merah nya saat Arsain menyinggung aksi kedunya semalam.Hasna yang mulai berani membalas perlakuan Arsain sontak membuat pria yang kini berusia 22 tahun itu merasa melayang.
Gemas dengan tingkah sang istri,Arsain pun segera membawa tubuh Hasna masuk kedalam pelukan nya dan mendaratkan kecupan bertubi tubi dikening dan juga wajah cantik sang istri.
"Terima kasih sayang,terima kasih karena sudah mau menerimaku jadi bagian hidupmu"
"Love you Hasna"
"Me too"
*
__ADS_1
🌸🌸🌸